Saturday, April 19, 2014

Digondol Gendruwo

Keberadaan lelembut dipercaya sebagian masyarakat. Lelembut adalah makhluk halus yang konon memiliki komunitas, berbudaya, dan beranak-pinak di alam lelembut, seperti halnya alam kehidupan manusia. Dengan mata kasatnya manusia tak mampu melihat bangsa lelembut, demikian sebaliknya. Hanya manusia dan lelembut "pintar" yang bisa saling melihat. Bahkan ada manusia dianggap bisa berinteraksi, menikah dan memiliki anak dengan bangsa lelembut. Terlepas kontroversi alam perlelembutan, ini sekedar menulis ingatan pengalaman saat masih anak di kampung halaman Pakunden Blitar. (Foto: Pemakaman Umum, Trilara, Desa Blitar)

Friday, April 4, 2014

Negeri Seribu Portal

Pintu portal di jalan masuk kampung pemukiman negeri ini hampir selalu bisa ditemui saat menelurusi jalur jalan di dalamnya. Pemasangan pintu portal dibuat berbentuk pagar satu atau dua bagian, atau sekedar palang jalan yang bisa dibuka-tutup. Biasanya terbuat dari besi yang kuat. Sebagai pemalangan jalan demi menjaga keamanan pemukiman warga. Masuknya orang luar dibatasi atau bahkan dilarang. Karena berpotensi menyebabkan keadaan kampung pemukiman tidak aman. (Foto: Portal Jalan di kampung Tegalsari, Laweyan Surakarta)

Sunday, March 23, 2014

Mancing Lele di Selokan

Saat mau masuk ke area parkir motor sisi Timur pusat perbelanjaan Paragon Solo, saya melihat orang-orang berkerumum di pinggiran selokan beberapa waktu yang lalu. Setelah parkir motor, saya keluar area parkir ke arah kerumunan orang ingin mengetahui apa yang mereka lakukan. Ada anak, bapak dan ibu yang berada di sepanjang pinggir selokan. Sebagian berdiri namun kebanyakan mereka duduk di pinggiran selokan. Ternyata mereka asik memancing ikan di air selokan.

Wednesday, March 19, 2014

Lima Kreasi Beda Pasang Media Caleg

Pasang media promosi caleg di pohon dan tiang listrik pinggir jalan? Sudah sangat umum! Apapun aturan dan alasannya, ini sangat jamak terlihat saat menjelang pilihan anggota legislatif. Satu pohon dan tiang listrik pun bisa ditempel lebih satu poster. Juga biasa, spanduk melintang dan baliho di persimpangan jalan. Namun ada kreasi berbeda pemasangan media caleg yang terlihat selama dua hari saya melintasi jalan-jalan dari Solo, Nganjuk, Blitar, Kediri, Jombang, Mojokerto dan Surabaya.

Sunday, February 23, 2014

Jangan Musuhi Kebaikan

Rule of tumb-nya, orang baik harus didukung. Seperti halnya kasus akhir-akhir ini tentang pemimpin Surabaya dan Jakarta. Kenyataannya Risma & Jokowi telah melalui proses pemilihan mayoritas sebagai pemimpin. Harusnya tidak ada pengkondisian hingga Risma berniat mengundurkan diri atau penyadapan di kamar rumah Jokowi hingga terkesan ingin mengorek isu pribadi. Bahkan kemudian mereka mengatakan lebay dan pencitraan terhadap Risma & Jokowi.