Wednesday, September 10, 2014

Nglaras Live Music Saradan

Cukup sering menempuh perjalanan antara Solo dan Blitar membuat saya biasa berhenti di Rumah Makan Utama Saradan Madiun. Beristirahat sambil menikmati menu makanan kegemaran saya, Rawon. Selanjutnya nglaras santai mendengar live music sebelum melanjutkan perjalanan. Musik gratis, atau bisa sukarela memberi uang ke keranjangnya. Khas penyanyinya menguncir rambutnya. Live music mepet samping depan pintu masuk rumah makan dengan organ tunggal dan sound system. Posisinya membuat pengujung di dalam maupun teras luar bisa melihatnya.



Berbagai kendaraan travel umum dan pribadi terlihat ramai berjajar parkir di halaman depan luas rumah makan. Live music sederhana di rumah makan Utama Saradan ini bisa memberi kesan tersendiri diantara rumah-rumah makan di sepanjang jalan arteri perjalanan. Lumayan menghibur. Mampu menyegarkan kembali tubuh dan pikiran dalam perjalanan jauh melelahkan. Lagu-lagu yang dibawakan biasanya lagu nostalgia, lagu daerah nusantara, nasional atau bahkan lagu barat. Sesekali dinyanyikan lagu populer masa kini.

Pengunjung rumah makan kadang me-request lagu. Pemain organ sekaligus penyanyinya cukup menguasai berbagai musik lagu bergenre keroncong, campursari, pop, dangdut, atau rock. Terlihat pengujung, bahkan pelancong mancanegara bisa menikmati lagunya. Pengujung kadang juga menyumbangkan suaranya. Beberapa kali saya melihatnya. Pemusiknya antusias melayani. Bahkan saat penyumbang lagu lupa syair saat menyanyi, pemusik mengisi sela-sela syair yang terlupakan penyumbang lagu. Tetap bisa terlihat santai dan menggembirakan.

Rumah makan sekaligus sebagai tempat istirahat yang biasanya juga dikenal sebagai rest area memang menjamur di jalur-jalur jalan antarkota dan antarpropinsi. Ini sepertinya menjadi bisnis yang berkembang dan menjanjikan laba bagi pengusahanya. Disini penempuh perjalanan bisa sejenak melepas kelelahan dan kepenatan dalam perjalanannya. Selain di jalan umum, rumah makan sebagai rest area juga disediakan ruas panjang jalan tol bebas hambatan sehingga pengemudi maupun penumpangnya beristirahat di tengah perjalanannya.

Fasilitas umum yang dibutuhkan para penempuh perjalanan disediakan rumah makan Utama Saradan. Toilet yang lumayan terjaga kebersihannya di samping rumah makan. Mushola cukup luas untuk pengunjung sholat berjamaah. Tempat perbelanjaan di pinggir jalan untuk kebutuhan oleh-oleh dan bekal perjalanan. Ada ruang meeting ada bagi yang memerlukannya. Rumah makan Saradan, kita bisa sejenak istirahat sambil nglaras live music untuk meredakan kelelahan mesin kendaraan dan pengemudinya sebelum melanjutkan perjalanannya kembali. (Pulung Chahyono, www.pulung-online.blogspot.com, mitra_ulung@yahoo.com)

No comments: