Saturday, January 16, 2016

Meluruskan Bengkoknya Pohon

Semuanya sudah tahu caranya, dan sebagian pernah melakukan ini, meluruskan bengkoknya batang pohon yang ditanam. Jadi ini ditulis hanya pengingat saja, siapa tahu ada yang lengah ternyata ada pohon di halaman dan pekarangan yang miring dan dibiarkan. Coba lihatlah lagi tanamannya! Santai dan ringan mengisi waktu dan sharing cerita apa yang saya sudah dilakukan. Yang utama menjadi penyemangat saya untuk selalu memelihara tanaman buah dalam pot (tabulampot) dalam kondisi rapi, tegak, dahan proposional dan bentuk simetris. Sambil menunggu tanaman berbuah.


Pohon klengkeng putih Matalada yang saya tanam berasal dari cangkokan. Saya membelinya dari penjual bibit tanaman ketika tinggi pohon sekitar setengah meter. Tentu batang pohonnya masih terlihat layaknya dahan yang cenderung miring. Masih seperti di pohon aslinya yang tumbuh menyamping. Setelah dibiarkan tumbuh apa adanya sekitar 3 bulan dalam pot, tingginya bertambah menjadi sekitar 1,5 meter. Saat ini cukup kuat akar-akarnya dan merimbun dahan dan daunnya. Saya mulai meluruskan batang pohonnya dan melakukan pemangkasan dahannya.

Saya hanya memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah. Barang yang tidak terpakai tetapi masih tersimpan. Saya lihat di gudang ada beberapa tangkai sapu rusak yang sengaja masih disimpan. Ada beberapa batang kayu lurus. Ada batang pipa-pipa air kelebihan juga masih tersimpan. Semuanya barang-barang ini sepanjang sekitar 1 sampai 3 meter. Memang saya sengaja menyimpan barang-barang bekas dan berlebih ini untuk nanti jika diperlukan. Dan sekarang barang ini dibutuhkan. Barang inilah yang saya gunakan untuk meluruskan pohon kelengkeng putih.

Pertama meluruskan batang pohon utama yang bengkok. Ini perlu kayu lurus dan kuat dengan tangkai sapu bekas untuk menahan dan meluruskan batang pohon. Pasang mepet dengan batang utama pohon dan ikat mulai dari batang bawah, tengah dan atas dengan tali plastik rafia. Sekarang batang pohon telah benar-benar lurus. Namun masih miring. Batang kayu untuk menyangga batang pohon yang miring. Bagian bawah kayu penyangga diganjal dengan pecahan keramik atau batu agar tidak amblas ke tanah. Bagian atas diikatkan pada batang batang bohon. Tidak lama, batang pohon lurus sekarang.

Cara lain meluruskan batang pohon bisa digunakan selain dengan kayu pelurus, tetapi menggunakan lilitan kawat. Untuk membentuk batang pohon dengan dilit kawat sesuai keinginan pemiliknya. Setelah meluruskan dan membentuk batang pohon, lakukan pemangkasan tanaman untuk membuang dahan dan ranting yang tidak diinginkan. Pangkas tunas atau daun baru yang jika dibiarkan akan tumbuh dan merusak bentuk tanaman yang dinginkan. Sebaik apapun bibit tanaman yang ditanam, tetap perlu dilakukan pembentukan dan pemangkasan terus-menerus agar tanaman bisa tumbuh seperti yang diinginkan. (Pulung Chahyono, www.pulung-online.blogspot.com; mitra_ulung@yahoo.com)

No comments: