Sunday, October 24, 2010

Simpang Lima atau Enam?

Simpang Lima menjadi salah satu andalan tujuan wisata di Semarang Jawa Tengah. Ini bisa terlihat di poster tujuan wisata Semarang yang bisa dijumpai di tempat-tempat umum. Disebut Simpang Lima karena merupakan daerah simpang pertemuan lima jalan besar. Dari kedekatan arahnya, sebelah barat adalah jalan Pandanaran, dari arah barat-laut jalan Gajah Mada, dari arah timur-laut adalah jalan KH Ahmad Dahlan, dari arah timur jalan Ahmad Yani, dan dari arah selatan adalah jalan Pahlawan. Kelima jalan ini bertemu di jalan lingkar luar alon-alon, yang juga disebut jalan Simpang Lima.

Thursday, September 30, 2010

Becekan & Resepsi Standing Party

Tradisi mbecek dilakoni masyarakat kampung sejak dulu secara turun-temurun. Suatu kegiatan dengan mendatangi dan memberikan bantuan berupa bahan makanan; beras, gula, dan sejenisnya kepada keluarga, tetangga atau kenalan yang memiliki hajat pernikahan atau khitanan. Bantuan bahan makanan biasanya diberikan oleh kaum wanita, sedang para laki-lakinya berupa uang. Pada dasarnya tradisi mbecek bertujuan sama seperti kegiatan gotong-royong lainnya seperti sayan memperbaiki rumah atau kerja bakti membuat jembatan, yaitu saling membantu secara moril maupun materiil. Tradisi ini masih ada kentara terutama di komunitas desa.

Friday, September 3, 2010

Manfaat Kurma Mendunia

Puasa Ramadan selalu dilengkapkan dengan kurma. Memang keduanya sulit dipisahkan. Terasa hangat dan mantap saat berbuka puasa dengan kurma. Rasa lapar setelah seharian penuh berpuasa menjadi terpuaskan dengan manisnya kurma. Badan yang lemas menjadi bugar kembali, karena glukosa yang terdapat dalam buah kurma mudah dimanfaatkan sebagai sumber energi tubuh. Tentunya tidak hanya glukosanya, buah kurma banyak sekali mengandung vitamin, mineral dan nutrisi lain yang sangat berguna bagi tubuh manusia.

Saturday, August 21, 2010

Salam Merdeka Dari Kampung

Waktu itu, tiga tampah berwarna dasar putih ditulisi angka warna merah dan hitam di tengahnya masing-masing 8-17-45 dan dipasang di tiang gapura kiri. Tiga tampah lainnya ditulisi 8-17-Angka Tahun dipasang di tiang gapura kanan. Gapura didirikan dengan dua tiang bambu di masing-masing kakinya. Juga dua potong bambu untuk palang atas gapura. Semua potong bambu dihaluskan ruasnya dan dicat putih. Di antara dua palang atas dipasang lembar anyaman bambu berulisan "Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI". Gapura dihias rumbai-rumbai janur kuning, juga gambar atau hiasan lain yang mampu dibuat.

Thursday, August 12, 2010

Kekasih Yang Tak Dianggap: HUT RI

"Hanya kita sendiri yang bisa lebih mencintai diri kita sendiri daripada orang lain" diucapkan di atas panggung oleh Pinkan Mambo, seorang artis penyanyi. Ucapan ini diantara prolog yang dia sampaikan sebelum menyanyikan lagu hitnya "Kekasih Yang Tak Dianggap". Saya memuji kemampuan dia berinteraksi dengan penonton di depan dan sekitar panggung yang berdiri kokoh di pinggir timur lapangan sepakbola berumput sintetis. Interaksi tidak hanya mengandalkan gerakan tubuh, tetapi juga kata dan terlebih semangat menghiburnya. Bahkan sampai rela berbasah-basah terkena rintik hujan saat terus berusaha di atas open stage bundar di depan panggung utama HUT RI.