Saturday, June 30, 2012

Aliran Air

Digambarkan dalam video “Ken Banchard” dalam pelatihan Situational Leadership II, berbagai aliran air baik dari sungai kecil dan besar, tujuannya sama mengalir ke laut. Semua air mengalir sesuai kodratnya, selalu mencari jalan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Demikian sekalipun air dari parit kecil, kemudian mengalir ke sungai kecil, berlanjut ke sungai yang lebih besar dan akhirnya ke samudra luas.

Dalam perjalanan alirannya, air kadang harus melalui jalan yang sempit atau melebar. Sesempit apapun dan seluas permukaannya air akan terus bergerak mengalir. Selalu bergerak dan berubah kecepatannya untuk menyesuaikan jalan yang dilaluinya. Kadang jalannya cukup landai, namun kadang juga harus terjun untuk mencapai tujuannya.

Jika harus melalui permukaan yang lebih tinggi, air akan berkumpul terlebih dahulu sampai mencapai ketinggian tertentu untuk bisa melalui permukaan yang lebih tinggi. Perlu waktu untuk menanti berkumpul dari aliran lain atau alirannya sendiri, kemudian mampu melewati permukaan lebih tinggi untuk menuju jalur yang mengarah ke lautan.

Kalanya ada dimana air harus bergerak tenang, beriak atau bergelombang. Pergerakan air yang demikian ini menyesuaikan dengan permukaan yang ada. Membentur batuan atau berbelok menghindarinya. Bergerak tenang untuk menanti aliran yang beriak. Mengalir beriak untuk menunggu bergelombang. Kemudian bergelombang mengikuti keadaan. Walau tentu tidak harus berurutan demikian. 


Banyak potensi air yang mengarah ke tujuan lautan, namun tidak sampai ke sana. Namun kemudian air bermanfaat lain dalam kehidupan. Walaupun tidak mampu mencapai samudra yang luas, namun air ini telah memberikan manfaatnya bagi kehidupan. Yang harus pasti adalah air itu selalu bergerak dan berubah. Demikian kalau kita ingin belajar dari air. (Pulung Chahyono, www.pulung-online.blogpot.com, mitra_ulung@yahoo.com).

No comments: