Thursday, December 30, 2010

Mata Merah di Final AFF 2010

Kedua mata saya merah. Semakin perih dan memerah pada malam 26 Desember 2010. Saat itu pertandingan final sepakbola Leg Pertama antara timnas Garuda Nusantara dan Harimau Malaya di stadium Bukit Jalil Malaysia. Seolah tidak peduli dengan merah dan perihnya mata, saya terus saja menonton pertandingan seru sepakbola ini melalui televisi. Dengan satu harapan agar saya bisa melihat Garuda Nusantara menampilkan permainan terbaiknya. Dan akhirnya mata ini telah benar-benar memerah, semerah kostum para supporter Tim Garuda yang menjejali stadion sepakbola.

Namun mata ini bukan memerah karena semangat dan emosi berlebih saat menonton final sebakbola. Juga bukan tambah memerah karena kekalahan timnas Garuda Indonesia melawan Harimau Malaya dengan skor telah 0 – 3. Ini sakit mata beneran, orang biasanya juga menyebutnya "belekan". Saya sudah mulai merasakan mata merah ini sejak beberapa hari sebelumnya. Saya merasakan penyakit mata belekan ini sebagai paling tidak "mengenakkan". Sekilas saya agak bisa mengingatnya, terakhir penyakit mata merah belekan ini menyerang bola mata saya waktu saya masih bocah.

Demi mata ini bisa membaik saya berusaha pergi ke dokter; sampai tiga kali, setiap berselang empat hari. Awalnya ke dokter ketika hanya mata kanan saja yang mulai memerah. Ketika merahnya mulai merambah mata kiri empat hari kemudian, saya kembali ke dokter dan menjalani fluorencence test. Diberitahu bahwa diagnostic procedure ini untuk memastikan benar-benar tidak ada "benda asing" di mata saya. Dan kali ini dokter telah yakin dan benar-benar tepat memberikan resep obatnya dengan antibakteri dan antibiotik. Dari hari ke hari terasa ada perbaikan pada mata saya. Syukurlah.

Saya juga iseng browsing di http://www.webmd.com/, kenapa sih mata menjadi merah? Disana banyak dijelaskan berbagai sebab diantaranya abrasi (goresan kornea), keratitis (infeksi kornesia), blepharitis (inflamasi & infeksi kelopak mata), neuritis optik, dan banyak lagi. Sakit mata saya ini disebut conjuctivitis. Mungkin sudah kategori akut (Acute Hemorrhagic Conjunctivitis-AHC). Sekedar ingin tahu saja karena "rule of thumb"-nya bahwa dari kepastikan penyakit akan ditentukan obatnya yang tepat. Conjuctivitis ini membuat mata merah dan berair disebabkan oleh virus atau bakteri sekitar 2-3 minggu.

Itulah, sakit mata kok ya mbarengi pertandingan seru piala AFF 2010. Mulai semifinal timnas Indonesia dan Philipina tanggal 19 December 2010 dengan skor 1-0 mata kanan sudah agak terasa perih dan merah. Berlanjut memburuk sampai akhir final Leg Kedua Garuda Nusantara melawan Harimau Malaya dengan skor 2-1. Garuda Nusantara menang! Tapi, eit ntar dulu karena di final leg pertama skor 0 – 3, Garuda Nusantara kalah akumulasi goal dan harus rela menjadi runner up piala AFF 2010. Yang jelas, mata merah saya bukan karena terkena "sinar laser". Walah laser nyambung opo ora iki? Garuda tetap di dadaku, dan terus lebih baik. (Pulung Chahyono, www.pulung-online.blogspot.com, mitra_ulung@yahoo.com)

No comments: