Waktu itu, tiga tampah berwarna dasar putih ditulisi angka warna merah dan hitam di tengahnya masing-masing 8-17-45 dan dipasang di tiang gapura kiri. Tiga tampah lainnya ditulisi 8-17-Angka Tahun dipasang di tiang gapura kanan. Gapura didirikan dengan dua tiang bambu di masing-masing kakinya. Juga dua potong bambu untuk palang atas gapura. Semua potong bambu dihaluskan ruasnya dan dicat putih. Di antara dua palang atas dipasang lembar anyaman bambu berulisan "Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI". Gapura dihias rumbai-rumbai janur kuning, juga gambar atau hiasan lain yang mampu dibuat.
"Hanya kita sendiri yang bisa lebih mencintai diri kita sendiri daripada orang lain" diucapkan di atas panggung oleh Pinkan Mambo, seorang artis penyanyi. Ucapan ini diantara prolog yang dia sampaikan sebelum menyanyikan lagu hitnya "Kekasih Yang Tak Dianggap". Saya memuji kemampuan dia berinteraksi dengan penonton di depan dan sekitar panggung yang berdiri kokoh di pinggir timur lapangan sepakbola berumput sintetis. Interaksi tidak hanya mengandalkan gerakan tubuh, tetapi juga kata dan terlebih semangat menghiburnya. Bahkan sampai rela berbasah-basah terkena rintik hujan saat terus berusaha di atas open stage bundar di depan panggung utama HUT RI.
Secara leksikal "Java Coffee" itu artinya ya kopi yang dihasilkan dari pulau Jawa. Menurut Wikipedia, kata "Java" dalam bahasa populer di negara Amerika merujuk pada kopi secara umum. Memang sejarahnya kopi dari Jawa sudah mulai menyebar dan terkenal di pasar dunia sejak kolonial Hindia Belanda membudidayakannya secara besar-besaran di pulau Jawa. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, "Kopi Jawa" selain merujuk ke asal kopi, juga berarti minuman kopi yang berwarna hitam pekat, kental, panas dan terasa cukup manis. Ada akronim yang umum untuk menyebut kopi jenis ini di Jawa, nasgithel (panas, legi, kenthel), panas, manis dan kenthal. (Foto: Kopi Arabica, sumber: www.plantamor.com)
"If you can't explain it simply, you don't understand it well enough." (Albert Einstein)
Wisma Megantara
Jl. Mendung II, No. 31 Kentingan, Solo, Rumah Kost Berbatas Tembok Kampus, Depan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah. Kamar luas 3x4m (kamar mandi luar), 4x4m (kamar mandi dalam), tarif murah, sirkulasi udara baik, dan pemandangan langsung ke area Fakultas Teknik. Peta lokasi bisa dilihat melalui Google Maps dengan keyword: Wisma Megantara Solo (contact: mitra_ulung@yahoo.com atau langsung ke alamat kost)
Housewares & Gifts Shop
Toko Peralatan Rumah Tangga & Dapur "Mitra Ulung" Jln. Bengawan Solo, Kodia Blitar. Utara Perempatan Pasar Pahing Lama Pakunden. Dicari partner terpercaya untuk mengelola usaha ini. (contact: mitra_ulung@yahoo.com)
Doa Keselamatan Malam
Ana kidung remeksa ing wengi Teguh hayu luputa ing lara Luputa bilahi kabeh Jim setan datan purun Paneluhan tan ana wani Miwah panggawe ala Gunaning wong luput Geni atemahan tirta Maling adoh tan ana ngarah ing mami Guna duduk pan sirna
(Bait ke-1, "Kidung Rumeksa Ing Wengi", Sunan Kalijaga 1450-1580)
Utara Pasar Pahing Lama, Kota Blitar, mitra_ulung@yahoo.com, Indonesia
Menyusuri masa, kutapaki kefanaan hidup bersama sahabat-sahabat yang banyak memberikan inspirasi, kuarungi lautan luas, kudaki gunung tinggi dan kusinggahi hutan belantara; berikhtiar mencari rejeki di atas hamparan luas bumi-NYA. DIA-lah yang mengatur segala apa yang ada di bumi dan segala apa yang ada di langit. "Yaa Gusti Allah yang Maha Pemberi Rejeki, karuniailah kami dengan Rejeki-MU, rejeki yang halal, barokah serta membawa kebahagiaan dan keselamatan bagi keluarga kami di dunia dan akherat. ENGKAU yang memulai, ENGKAU juga yang mengakhiri, dan ENGKAU-lah yang berkuasa atas segala sesuatu. Amin". Sesungguhnya Gusti Allah Maha Dekat, Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan Doa.
Keindahan, jangan di tempat jauh dicari Ia ada dalam dirimu sendiri Seluruh isi jagat ada di sana Agar dunia ini terang bagi pandangmu Jadikan sepenuh dirimu Cinta Tumpukan pikiran, heningkan cipta Jangan bercerai siang malam Yang kaulihat di sekelilingmu Pahami, adalah akibat dari laku jiwamu!