Friday, November 11, 2011

Gurihnya Mendoan, dan Mindoan

Tahu mendoan khan? Bukan tahu, tapi ini tempe. Begini saja pertanyaannya, tahu tempe mendoan khan? Bukan tahu tempe, tapi ini tempe saja. Halah, malah semakin ndak nggenah. Maksudnya itu apakah sudah mengetahui atau merasakan tempe mendoan? Tempe goreng ini bentuknya mirip tempe goreng biasa, tapi gurihnya luar biasa. Tempe mendoan adalah makanan gorengan populer di daerah Jawa Tengah, khususnya wilayah Banyumas. Bahkan tempe mendoan sudah cukup dikenal luas di masyarakat nusantara. Terutama diantara para penikmat kuliner makanan gorengan. (Foto: Tempe Mendoan, from Wikipedia) 

Saturday, October 8, 2011

Perlu Dimasukkan Keranjang?

Petugas kasir menjelaskan ke satu pembeli yang antri di depan kasir, "Disini khusus belanja dengan keranjang, untuk belanja dengan troli di kasir sebelah". Pembeli membela diri, "Saya sudah mengantri di sini. Apa barang-barang belanjaan perlu dipindah ke keranjang?" Dijelaskan lagi, "Itu khan ada tulisan, khusus belanja dengan keranjang, maksimal 10 barang". Petugas kasir berusaha menjelaskan adanya pembagian counter kasir untuk pembeli dengan troli dan keranjang dengan jumlah barang belanja. Namun akhirnya petugas kasir terpaksa melayani ibu pembeli yang tetap ngotot dan kelihatan pelanggan potensial. (Foto: Tape Singkong "Eco Manalagi")

Sunday, October 2, 2011

Ngatos-atos Nggih, Jalan Macet

"Terima kasih Pak nggih, ngatos-atos" wanita baya itu berkata ke pengemudi mobil travel. Pengemudi mobil travel menoleh dan menyahut "Inggih, terima kasih". Percapakan ini dalam suasana yang baik dan mengenakkan. Pesan ngatos-atos nggih (hati-hati ya) diucapkan sesaat setelah wanita baya turun dari mobil travel di dekat terminal bis Boyolali. Ketika itu dia masih berdiri di depan pintu mobil yang masih terbuka. Setelah pintu ditutup, mobil mulai bergerak kembali meneruskan perjalanan ke Solo. (Foto: Pasar Jati Ngaleh Semarang)

Saturday, September 24, 2011

Singkong Goreng Mall

Alhamdulillah ya, singkong sekarang sudah jadi “sesuatu” banget. Saya pandangi pohon-pohon singkong meranggas dari jendela rumah saya. Lama tak diguyur air hujan, di penghujung musim kemarau panjang tahun ini. Teringat beberapa hari lalu saya menikmati singkong goreng di Mall Ciputra Kawasan Simpang Lima Semarang. Top Markotop, songkong goreng itu telah merambah dunia mall mewah. Singkong goreng yang dulu hanya dinikmati di teras depan rumah-rumah kampung atau di warung-warung kecil. (Foto: Tea & Snack Bar outlet, Kawasan Simpang Lima Semarang)

Friday, September 2, 2011

Opak Gadung

Beberapa minggu sebelum lebaran, terlihat irisan-irisan tipis buah gadung dijemur di depan rumah-rumah kampung. Disusun berjajar-jajar rapi diatas papan-papan anyaman gedhek bambu berukuran sekitar dua kali satu meter. Bentuk irisan ada yang bulat dan juga lonjong, dilumuri abu bekas kayu bakar yang diambil dari dalam tungku luweng. Demikian irisan gadung berwarna hitam keabu-abuan. Ratusan, bahkan ribuan irisan gadung terhampar di halaman depan rumah, dijemur dibawah terik matahari. (Foto: Tanaman Gadung)