<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464</id><updated>2012-03-04T13:53:15.593+09:00</updated><category term='Ngatos-atos Nggih'/><category term='Otak-Atik Mathuk - Analisis Multivariat'/><category term='Pasar Pahing Dalam Kenangan'/><category term='Opak Gadung'/><category term='Stasiun Sepur Blitar'/><category term='Konsep Pulung'/><category term='Kripik Welut Anget'/><category term='Garuda di Dadaku'/><category term='Kasih Ibu Sepanjang Jalan'/><category term='Sepikul'/><category term='Jangan Bersedih Sedikit Harta'/><category term='Siapa Menanam'/><category term='Jungle Gym Bon Rojo Blitar'/><category term='Falsafah Leluhur'/><category term='Founding Father Indonesia'/><category term='Bendungan Serut'/><category term='Pembantu Inlander'/><category term='Apapun Bisa Didangdutkan'/><category term='Bakso Babat Salatiga'/><category term='Words Never Neutral'/><category term='Padang Arafah'/><category term='Penemu Laser Gas'/><category term='Menuai &quot;Cabai&quot;'/><category term='Jalan Macet'/><category term='Alun-alun Conthong Blitar'/><category term='Pasar Burung Dimoro'/><category term='Siapa Itu Preman'/><category term='Point of No Return'/><category term='Baik dan Buruk'/><category term='Perempatan Kawi'/><category term='Merekalah Sahabat'/><category term='Peranakan India di Pasar Dimoro'/><category term='Manusia dan Masalah'/><category term='Di Tengah Berita'/><category term='Odong-Odong Zone'/><category term='Experimental Learning'/><category term='Goa Embul Tuk'/><category term='Lilin Tak Pernah Padam'/><category term='Kuliner Lesehan'/><category term='Ranjang Bunga Mawar'/><category term='Kita Bangsa yang “Nglali”'/><category term='Papan Nggowo Empan'/><category term='Dragonfly Catcher'/><category term='All we are is dust'/><category term='Jalan Mastrip Blitar'/><category term='Potong Celana Jean'/><category term='HUT RI'/><category term='Wajik Klethik Blitar'/><category term='Singkong Goreng Mall'/><category term='Definisi Politik di Negeri Ini?'/><category term='Kembang Api Ramadhan'/><category term='Bencana'/><category term='Tak Biru Lagi Kampusku'/><category term='Asam Jawa Yang Hilang'/><category term='Gurihnya Mendoan'/><category term='Ketoprak TBS'/><category term='dan Mindoan'/><category term='Java Coffee &quot;Nasgithel&quot;'/><category term='Salam Merdeka Dari Kampung'/><category term='Bermain Air Dulu Kini'/><category term='Earth Song'/><category term='Pecel Ponorogo Surabaya'/><category term='Obrolan Labu Siam'/><category term='Hiduplah Seperti Lebah'/><category term='Sate dan Donat'/><category term='Menjinakkan Api Biru'/><category term='Wacana Undang-Undang Ibu'/><category term='New Year Inspiration'/><category term='Obama'/><category term='Segendong'/><category term='Kenapa Kita Mundur?'/><category term='Ringin Kurung Alon-alon Blitar'/><category term='Selamatan Bersih Desa'/><category term='Starbucks atau Warung Kopi?'/><category term='Becekan - Standing Party'/><category term='Turk Bufesi Madinah'/><category term='Sama di Muka Hukum'/><category term='Jabal Rahmah'/><category term='Juara Sundul Kendil'/><category term='Cendrawasih Cafe'/><category term='Speed bump'/><category term='Prapatan Toko Idjo Blitar'/><category term='Perlu Dimasukkan Keranjang?'/><category term='Ali Javan'/><category term='Bhinneka Tunggal Ika'/><category term='Terdakwa di Siang Bolong'/><category term='Kali Lahar Blitar'/><category term='Geleri Etnik Jatim Park'/><category term='Roundabout Tugu Cembengan Solo'/><category term='Payung Raksasa Madinah'/><category term='Nikmat Yang Terdustakan?'/><category term='Liberty City Stories'/><category term='Ilmu Berubah Wujud'/><category term='Manfaat Kurma Mendunia'/><category term='Soekarno'/><category term='Tahu Gejrot Cirebon'/><category term='Cintaku Negeriku'/><category term='Michael Jackson'/><category term='Simpang Lima Semarang'/><category term='Galabo'/><category term='Goro-goro dan Ksatria'/><category term='Pantai Ayah Kebumen'/><title type='text'>Pulung, seloka alam lima stanza</title><subtitle type='html'>Banyak yang melihatnya dari "tengah", ini dari "pinggir". Berupaya melihat dari luasnya perspektif pinggir. Kerap terlihat anugerah keharmonisan alam terabaikan oleh kepentingan parsial. Tak hendak menggurui, cerita 5 paragraf ini sekadar pembelajaran pribadi dan penghambat tirani lupa.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>95</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4885815954703719855</id><published>2012-02-25T01:52:00.006+09:00</published><updated>2012-03-04T13:11:29.909+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siapa Itu Preman'/><title type='text'>Siapa Itu Preman?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xtfKSfWQ_7M/T0fAGdHnwbI/AAAAAAAAAQQ/vd8vg_7BrSM/s1600/GTA1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="145" src="http://4.bp.blogspot.com/-xtfKSfWQ_7M/T0fAGdHnwbI/AAAAAAAAAQQ/vd8vg_7BrSM/s200/GTA1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Buka saja Kamus Besar Bahasa Indonesia, dan akan ditemukan "preman" adalah sebutan kepada orang jahat. Lalu diberi contoh dalam kurung penodong, perampok, pemeras, dsb. Demikian halnya dunia ini dimanapun memang selalu terdiri dari orang jahat dan orang baik. Bahkan diantaranya tidak hanya cukup menjadi orang jahat tetapi mendirikan &lt;i&gt;Emperor of Evilness.&lt;/i&gt; Dia membetuk kekaisaran yang bersama orang-orang jahat lain. Sebut saja misalnya Hitler. Sayangnya di dalam masyarakat, ada orang-orang jahat tapi secara umum mereka mengganggapnya bukan sebagai orang jahat, tetapi sebenarnya dia memang jahat. (Ilustrasi: GTA Video Game) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saya berikan contoh orang-orang itu. Menurut saya orang yang merusak alam lingkungan untuk kepentingan pribadinya adalah orang jahat. Orang yang membiarkan orang kelaparan tanpa memberikan sesuatu adalah orang jahat. Orang yang memperlakukan orang miskin dengan sinis adalah orang jahat. Orang yang tidak menghargai orang yang telah bekerja untuknya itu orang jahat. Orang yang tidak menunjukkan simpati terhadap orang susah adalah orang jahat. Orang yang menfaatkan jabatannya untuk keuntungan kelompoknya adalah orang jahat. Orang yang tidak amanah mengemban tugasnya itu orang jahat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Terlebih lagi, orang yang memeras orang lain adalah orang jahat. Orang yang merampok harta benda orang lain adalah orang jahat. Orang yang menodongkan senjata tajam kepada orang lain untuk mendapatkan barang adalah orang jahat. Orang yang berteriak-teriak untuk membuat orang takut adalah orang jahat. Orang yang mengatur agar terjadi kekacauan masyarakat. Orang yang melihat kejahatan tapi tidak melakukan tindakan yang seharusnya dilakukan adalah orang jahat. Orang yang mengambil sesuatu bukan haknya adalah orang jahat. Orang yang korupsi itu orang yang jahat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saya sengaja membuat banyak sekali contoh dengan sebutan "orang jahat", daripada menyebut mereka dengan "orang tidak baik". Semua yang tidak baik selalu disebut dengan istilah jahat. Semua yang disebut sebagai orang jahat itu mungkin menimbulkan rasa kurang setuju terutama di contoh awal. Bahkan sedikit mengejutkan sehingga berniat melakukan sanggahan dan protes. Baiklah, kalau memang demikian saya tidak menyebut dengan "orang jahat" tetapi menggatinya dengan "perilaku jahat". Saya berharap istilah ini menjadi lebih dapat diterima. Disini penekanannya bukan "siapa" tetapi "apa". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; Jadi, apa itu preman? Preman itu kualitas kejahatan yang ada dalam dalam diri seseorang, dimana dia berperilaku terhadap orang lain dengan cara-cara yang tidak baik. Seseorang tidak harus membunuh orang lain dengan samurai untuk disebut preman. Bahkan, belum sampai melakukan tindakan nyata, orang yang membuat dugaan jahat terhadap orang lain yang tidak pernah melakukan apa yang dia duga bisa disebut preman. Perilakunya yang jahat, dan orang yang melakukannya disebut preman, sedang nilai perilaku jahatnya disebut premanisme. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4885815954703719855?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4885815954703719855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4885815954703719855&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4885815954703719855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4885815954703719855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2012/02/siapa-itu-preman.html' title='Siapa Itu Preman?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xtfKSfWQ_7M/T0fAGdHnwbI/AAAAAAAAAQQ/vd8vg_7BrSM/s72-c/GTA1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4846837393681679999</id><published>2012-02-04T01:04:00.010+09:00</published><updated>2012-02-25T01:54:39.983+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pecel Ponorogo Surabaya'/><title type='text'>Pecel Ponorogo Surabaya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-W0BWmUMVXFM/TywE-5CrkcI/AAAAAAAAAPo/ZwsnAfHAwZ4/s1600/PecelPonorogoSurabaya1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-W0BWmUMVXFM/TywE-5CrkcI/AAAAAAAAAPo/ZwsnAfHAwZ4/s200/PecelPonorogoSurabaya1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Model terkenalnya makanan daerah itu ada yang cenderung begini, di daerah asalnya tidak begitu terkenal tapi di daerah lain terkenal sekali. Seperti Bakso Solo sangat terkenal di Jakarta dan banyak daerah lain. Tapi kalau ke Solo lalu cari warung atau depot Bakso Solo sulit sekali bahkan tak akan menemukannya. Juga Masakan Padang yang populer di seluruh daerah nusantara, tapi sulit menemukan Restoran Masakan Padang di kota asalnya. Cukup banyak makanan daerah terkenal seperti itu. Menemukannya justru lebih mudah di daerah lain. (Foto: Pecel Ponorogo Hj. Boeyatin, Surabaya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pecel Ponorogo juga demikian, terkenal di Surabaya. Apalagi pecel Ponorogo Hj. Boeyatin, Jalan Ketabang Kali 15 Surabaya. Memang serupa pecel lainnya dari Jawa Timur; pecel Blitar, pecel Madiun, pecel Kediri atau lainnya. Nasi dengan beragam sayuran rebus yang disiram sambel pecel. Sayuran umumnya daun bayam, daun ketela, daun pepaya, kembang turi dan kecambah. Jenis lauknya di sini banyak tersedia; gorengan telur, tempe, tahu, daging, jerohan dan banyak lagi. Konon yang khas dari pecel Ponorogo Hj. Boeyatin adalah racikan bahan dan bumbu sambelnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-O613VMThFy8/TywQm4QOmmI/AAAAAAAAAP4/VTEllFX1xlo/s1600/PecelPonorogo3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-O613VMThFy8/TywQm4QOmmI/AAAAAAAAAP4/VTEllFX1xlo/s200/PecelPonorogo3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat saya ke kota Surabaya, sepanjang perjalanan dari Bandara Juanda, dalam obrolannya saudara memberitahu tentang pecel Ponorogo Hj. Boeyatin ini. Awalnya dia tanya, “Suka pecel nggak?” Saya yakin dia tahu kalau saya suka pecel, &lt;i&gt;wong&lt;/i&gt; saya berasal dari daerah endemik pecel. Belum sempat saya jawab, dia langsung menawarkan “Ada pecel enak disini, nanti saya tunjukkan tempatnya”. Ternyata memang &lt;i&gt;mak nyuss! &lt;/i&gt;Selain ke saya, istri dan anak-anak saya, dia pasti juga pernah ceritakan pecel ini ke saudara lain yang berkunjung ke Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Demikian terkenalnya sehingga banyak orang membicarakannya. Tanpa disadari sebenarnya mereka berperan mempromosikan Pecel Ponorogo Hj. Boeyatin. Promosi sukarela dalam obrolan. Bayangkan kalau ada seratus orang yang mengobrolkan pecel ini, dan setiap orangnya juga menyampaikannya kepada sepuluh orang. Berapa orang yang terekspos promosi sukarela pecelnya? Belum lagi kalau orang yang pernah diceritakan tentang pecel ini kemudian juga bercerita kepada orang lain lagi. Tambah banyak lagi yang terimbas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-i4ea1V6hGDY/TywQ-N7gWKI/AAAAAAAAAQI/GokYu5df5Qk/s1600/PecelPonorogoSurabaya2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-i4ea1V6hGDY/TywQ-N7gWKI/AAAAAAAAAQI/GokYu5df5Qk/s200/PecelPonorogoSurabaya2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Promosi&lt;i style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; gethok tular &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;seperti itu ternyata lebih manjur. Orang akan cenderung menjadi tertarik secara sukarela. Karena penyampaiannya melalui obralan santai, diselingi obrolan ringan lainnya. Ini membuat mereka merasa tidak terinvensi seperti promosi formal umumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Volunteer marketing "gethok tular" merupakan strategi ampuh sebagai sarana pemasaran. Caranya? Cukup melayani setiap pembeli sehingga merasa puas, kemudian pembeli akan dengan sendirinya menularkan kepada sanak-keluarga, teman, tetangga, serta orang-orang yang mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4846837393681679999?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4846837393681679999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4846837393681679999&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4846837393681679999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4846837393681679999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2012/02/pecel-ponorogo-surabaya.html' title='Pecel Ponorogo Surabaya'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-W0BWmUMVXFM/TywE-5CrkcI/AAAAAAAAAPo/ZwsnAfHAwZ4/s72-c/PecelPonorogoSurabaya1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-342629477321145717</id><published>2012-01-29T02:11:00.003+09:00</published><updated>2012-02-04T01:56:18.959+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bakso Babat Salatiga'/><title type='text'>Seputar Bakso dan Sapi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GKl6hvSB15Q/TyQsFmBKTQI/AAAAAAAAAPg/WjkJxW7GHS4/s1600/BaksoBabat-Salatiga.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-GKl6hvSB15Q/TyQsFmBKTQI/AAAAAAAAAPg/WjkJxW7GHS4/s200/BaksoBabat-Salatiga.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Penjual bakso benar-benar telah mengeksploitasi habis-habisan hewan sapi. Demi masakan baksonya. Mereka masih kurang hanya dengan bakso daging sapi. Mulai dari bakso kepala sapi sampai bakso buntut sapi. Tidak hanya bakso kaki sapi tetapi juga bakso jerohan sapi. Habis sudah setiap bagian tubuh sapi dijadikan bakso. Bagian depan tubuhnya sampai paling belakang, juga dari bawah sampai ke bagian dalamnya. (Foto: Bakso Babat Salatiga). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Umumnya bakso terbuat dari gilingan daging sapi dicampur tepung. Bakso disajikan dengan genangan kuah kaldu sapi dalam mangkok. Biasanya bakso dilengkapi dengan gorengan, tahu, bihun dan mie. Kuah bakso ditaburi dengan seledri dan bawang goreng. Menyantap bakso lebih lengkap diberi saus tomat, kecap dan sambal. Selalu dalam keadaan masih panas. Bakso bisa ditemukan di seluruh Indonesia, dengan segala variasi sajiannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masakan bakso mungkin makanan yang paling dinamis dan banyak ragam variannya. Tidak hanya bahan dan nama baksonya. Juga bentuk baksonya. Memang umumnya bakso berbentuk bulat, namun kini bakso sudah banyak yang berbentuk kotak, segitiga, lonjong, atau bentuk lainnya. Ukuran bakso mulai dari sebesar kelereng, bola bekel, bola pingpong atau bola tenes. Juga demikain bahan dagingnya tidak hanya daging sapi, tetapi juga daging ayam, ikan dan udang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saya naik travel dari Semarang ke Solo. Seperti biasanya kendaraan travel berhenti beberapa saat di rumah makan. Memang beberapa travel berbeda tempat berhentinya. Kali ini travel berhenti di kompleks pertokoan di Salatiga. Tetapnya di Warung “Manis” Bakso Babat. Andalannya memang bakso babat, tetapi disini juga menyediakan puluhan menu bakso. Seperti di spanduknya ada bakso tengiri, bakso otak-otak, bakso sosis gulung, bakso telor, dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keragaman dan kedinamisan bakso juga sampai kepada cara penjualannya. Dulu sekali yang paling umum penjualan bakso adalah dengan dipikul oleh penjualnya. Kemudian penjual bakso menggunakan gerobak dorong berkeliling dari kampung ke kampung. Juga ada yang dimuat sepeda pancal atau sepeda motor. Di kios dan warung tenda juga banyak menjual bakso. Bakso juga dijual di rumah makan kecil sampai sampai restoran mewah. Demikian juga penggemar bakso. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-342629477321145717?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/342629477321145717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=342629477321145717&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/342629477321145717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/342629477321145717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2012/01/seputar-bakso-dan-sapi.html' title='Seputar Bakso dan Sapi'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-GKl6hvSB15Q/TyQsFmBKTQI/AAAAAAAAAPg/WjkJxW7GHS4/s72-c/BaksoBabat-Salatiga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-8664361692914856062</id><published>2011-12-24T03:23:00.007+09:00</published><updated>2012-02-03T18:12:17.705+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wacana Undang-Undang Ibu'/><title type='text'>Wacana Undang-Undang Ibu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZpmimBChoT4/TvTHHD_bZ6I/AAAAAAAAAPY/XT9tJG4YEMc/s1600/Mother.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZpmimBChoT4/TvTHHD_bZ6I/AAAAAAAAAPY/XT9tJG4YEMc/s200/Mother.jpg" width="154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hampir pasti kita pernah melihat ibu tua terlantar atau berjuang keras mencari sesuap nasi demi mempertahankan sisa hidupnya dalam kerasnya belantara kehidupan. Beberapa saat lalu, seorang ibu diperkosa di angkutan kota kemudian dirawat di rumah sakit namun dia memaksakan diri pulang ke rumah demi menyusui anaknya. Juga cerita ibu yang terhalang menunaikan rindu bertemu anaknya karena dampak perceraiannya. Lebih memprihantinkan seorang ibu berurusan dengan petugas keamanan karena tertangkap sedang mengutil susu demi bayi yang dicintainya. (Foto: Migrant Mother by Dorothea Lange)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Itu hanya sekelumit betapa rentannya seorang ibu. Masih dalam semangat Hari Ibu, perlu sejenak waktu sekedar berwacana agar bisa lebih menjamin kebahagian, kesehatan, keamanan dan keselamatan kaum ibu. Demi melindunginya, perlu menimbang dibuat Undang-Undang Tentang Ibu. Sebagai perlindungan kaum ibu yang tak diskriminatif dan seutuhnya; ibu muda sampai ibu renta, ibu yang memiliki anak maupun yang belum, ibu yang kaya sampai miskin, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ibu yang sehat maupun yang sakit. Perlu lebih dikaji lagi berbagai kejadian yang telah dan bisa menimpa ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rentannya sosok ibu tak hanya sekedar terdampak masalah sosial, ekonomi dan kriminal, tetapi juga dampak budaya dan politik. Justru dua dampak terakhir ini lebih akut dan sering melumpuhkan sosok ibu. Namun sayangnya dua dampak ini cenderung sulit dikendalikan dan ditundukkan oleh hukum perundangan. Masih banyak di beberapa budaya kaum ibu tidak memiliki hak dan kesempatan yang layak dalam kehidupan.  Juga dalam praktek politik, kaum ibu termarginalkan dan dijatah dengan prosentase perwakilannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dampak sosial, ekonomi dan kriminal lebih bisa diatur dalam Undang-Undang Ibu. Agar berefek jera, perlu diundangkan sangsi bagi anak dan keluarga yang menelantarkan ibu rentanya. Ibu muda yang tak mampu membeli susu bagi bayinya harus mendapat santunan negara. Kendaraan penumpang umum harus menyediakan tempat khusus yang aman bagi para ibu. Tentu dalam perundangannya tidak sesederhana demikian, ada banyak hal yang bisa diatur dalam Undang-Undang Ibu terutama dalam hal potensi masalah sosial, ekonomi dan kriminal terhadap kaum ibu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Undang-Undang Ibu akan menjadi sebuah perlindungan sekaligus penghargaan terhadap kaum ibu yang harus dihormati dan diperhatikan lebih dari segalanya karena perannya dalam kehidupan manusia. Dengan demikian seorang ibu akan mampu menjadi sosok yang bisa berbuat lebih banyak dan memberikan inspirasi dan kasih-sayang bagi setiap anak negeri. Kita sadar tanpa ibu kita tidak akan menjadi siapa-siapa dalam kehidupan ini. Sosok ibu diibaratkan sebagai sumber kehidupan, perwakilan Sang Pencipta di dunia. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-8664361692914856062?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/8664361692914856062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=8664361692914856062&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8664361692914856062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8664361692914856062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/12/wacana-undang-undang-ibu.html' title='Wacana Undang-Undang Ibu'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ZpmimBChoT4/TvTHHD_bZ6I/AAAAAAAAAPY/XT9tJG4YEMc/s72-c/Mother.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-8976367790001580837</id><published>2011-12-04T11:03:00.006+09:00</published><updated>2011-12-24T03:20:57.068+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Papan Nggowo Empan'/><title type='text'>Kompetensi Papan Nggowo Empan</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qxutol-V0gI/TttbIdXjuqI/AAAAAAAAAPM/UBXGJCDu1sU/s1600/Jalan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-qxutol-V0gI/TttbIdXjuqI/AAAAAAAAAPM/UBXGJCDu1sU/s200/Jalan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap daerah dan negera punya adab dan adatnya sendiri. Juga halnya pepatah jawa &lt;i&gt;papan nggowo empan&lt;/i&gt; karena lain ladang lain belakang, lain lubuk lain ikannya. Ini biasanya berkaitan dengan perilaku interaktif dengan lingkungannya, termasuk di negeri sendiri maupun sampai jazirah Arab sekalipun. Pendekatan &lt;i&gt;papan nggowo empan&lt;/i&gt; disebut &lt;i&gt;situational approach.&lt;/i&gt; Memperhitungkan situasi lingkungan, serta menyesuaikan diri dengan adab dan adatnya. Untuk mampu melakukan &lt;i&gt;situational approach&lt;/i&gt; paling tidak harus memiliki tiga kompetensi dasar, yaitu Diagnosa, Fleksibilitas dan Kemitraan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Diagnosa berarti mengidentifikasi situasi dan kondisi lingkungan sebelum mengambil tindakan. Ini &lt;i&gt;pre-action.&lt;/i&gt; Kompetensi diagnosa &lt;i&gt;(diagnosis)&lt;/i&gt; ini penting. Ketidakmampuan mendiagnosa lingkungan membuat seseorang akan sulit diterima di lingkungannya. Setelah melakukan diagnosa, kemudian melakukan penyesuaian-diri terhadap lingkungan. Ada peribahasa yang mungkin sesuai dengan kompetensi diagnosa ini, "masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak". Tentunya tanpa menanggalkan jatidiri; &lt;i&gt;ndak usah&lt;/i&gt; merangkak atau berbau &lt;i&gt;prengus&lt;/i&gt; bak kambing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fleksibilitas &lt;i&gt;(flexibility)&lt;/i&gt; merupakan kompetensi menerapkan berbagai gaya perilaku dan tindakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kemampuan menjadi lentur tanpa harus patah. Seseorang mampu melakukan dignosa, tetapi tidak memiliki fleksibilitas tentu dia tidak akan praktis di lingkungannya. Misalnya setelah melakukan diagnosa, dia mengatakan "pokoknya saya maunya begini terserah kalau mereka ndak suka, &lt;i&gt;wong&lt;/i&gt; saya bukan kambing masak harus mengembik, &lt;i&gt;sorry aja deh nggak level".&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermitra adalah kompetensi lebih khusus. Bermitra &lt;i&gt;(partnership)&lt;/i&gt; itu kemampuan bekerjasama dan berinteraksi dengan yang lain.  Bermitra juga mencakup kebisaan menyampaikan pendapat dan keinginan sehingga orang lain memahami tujuan kemitraan yang diharapkan. Bermitra dengan kambing berarti harus mampu bekerja dengan kelemahan dan kelebihan kambing. Kok contohnya kambing terus sih? OK, sekarang kerbau. &lt;i&gt;Masak sih&lt;/i&gt; bermitra dengan kerbau untuk membajak ladang kering? Kerbau itu lebih cocok untuk di ladang berair atau berlumpur. &lt;i&gt;Cape deh!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memahami &lt;i&gt;papan nggowo empan&lt;/i&gt; membuat orang tidak terlalu sulit berinterasi dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun. Ibarat "dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung". Falsafah &lt;i&gt;papan nggowo empan&lt;/i&gt; juga diterapkan untuk memahami keinginan dan kebutuhan diri sendiri. Bersikap situasional terhadap diri sendiri dengan mendiagnosa, bersifat fleksibel dan bekerjasama terhadap diri sendiri. Melakukan diagnosa keinginan dan kebutuhan, menjadi fleksibel dengan keadaan diri, dan bekerjasama dengan situasi internal maupun eksternal. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-blogspot.com/"&gt;www.pulung-blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-8976367790001580837?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/8976367790001580837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=8976367790001580837&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8976367790001580837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8976367790001580837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/12/kompetensi-papan-nggowo-empan.html' title='Kompetensi Papan Nggowo Empan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-qxutol-V0gI/TttbIdXjuqI/AAAAAAAAAPM/UBXGJCDu1sU/s72-c/Jalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7349605612371556466</id><published>2011-11-26T13:49:00.006+09:00</published><updated>2011-12-04T21:07:43.767+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apapun Bisa Didangdutkan'/><title type='text'>Semua Bisa Didangdutkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-TV3UcxRZsfg/TtBvkJZtq9I/AAAAAAAAAO8/NIH50509fME/s1600/PentasDangdut.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="http://3.bp.blogspot.com/-TV3UcxRZsfg/TtBvkJZtq9I/AAAAAAAAAO8/NIH50509fME/s200/PentasDangdut.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tidak ada musik yang tak bisa didangdutkan. Dari waktu ke waktu, sebut saja mulai dari musik Cadas sampai Melankolis, lagu Barat sampai Timur, dan Nasional sampai Lokal telah didangdutkan. Grup-grup orkes melayu terkenal negeri ini sangat kreatif seni kedangdutannya. Juga grup-grup orkes melayu lokal yang populer dengan pentas &lt;i&gt;live&lt;/i&gt; dari daerah ke daerah. Sepertinya mereka merasa dituntut keras agar penggemarnya, yang dipersepsikan sebagai &lt;i&gt;grass root,&lt;/i&gt; selalu antusias dan terhibur. Bahkan sering terjadi histeria, penonton terlalu antusias hingga ricuh dan memakan korban. (Foto: Pentas Dangdut, Youtube)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dekade 1970-an Rockdut, musik rock yang dicangkokkan ke dangdut, sudah cukup populer. Siapa lagi kalau bukan Bang Haji Rhoma Irama dengan grup Sonetanya, fenomenal dengan rock dangdutnya. Konon sebagian lagu dangdutnya diilhami oleh kelompok musik rock dunia di jamannya, Deep Purple. Dia khas dengan gitar listrik buntungnya. Dengarkan nuasa rock dangdut "Bujangan" yang dilagukan dengan suara menggebu menyerak dengan ritme keras. Rockdut dicirikan dengan suara melodi gitar melengking-lengking. Dan hentakan gebukan drum digantikan tepukan ketipung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pop dangdut juga populer dinyanyikan oleh para musisi dan kelompok musik. Pernah dengar &lt;i&gt;khan&lt;/i&gt; lagu pop Rod Steward didangdutkan? Ini cukup populer di awal 1980-an. Lagu popdut bisa asyik dinyanyikan saat santai bareng teman-teman. Cukup dengan satu gitar dan suara laksana ketipung dari bodi gitarnya. Saya suka nimbrung nyanyinya saja karena tidak bisa &lt;i&gt;nggitar&lt;/i&gt; atau menabuh ketipung pada bodi gitarnya. Nyanyinya pun pas yang hafal di reff-nya saja "I don’t wanna talk about it", agak keras biar kelihatan partisipatif. Selebihnya hanya &lt;i&gt;rengeng-rengeng&lt;/i&gt; sampai lagu habis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Keroncong didangdutkan bisa? Ini telah sangat umum di awal 1990-an. Mereka menyebutnya congdut (keroncong dangdut). Musiknya tentu perpaduan antara alat musik keroncong dan dangdut. Instrumen musiknya gabungan biola, ukulele, selo, ketipung, seruling dan gitar. Lagu congdut yang cukup terkenal adalah "Sewu Kutha" dipopulerkan oleh penyanyi Didi Kempot yang menceritakan dia telah melewati seribu kota untuk mencari kekasihnya. Namun dia tak menyebutkan kota mana saja itu, karena jika disebutkan lagunya &lt;i&gt;bakal nggak&lt;/i&gt; habis satu jam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;  Nah, ini yang lagi &lt;i&gt;tend&lt;/i&gt; di akhir era 2000-an, Jandut (Jaranan Dangdut). Jaranan itu Kuda Lumping. Musik jaranan yang khas dengan suara lengkingan terompet, hentakan gendang, kenong dan gong dipadukan dengan perangkat musik dangdut. Menjadi menarik karena Jandut menjadi pelengkap keberagaman genre musik dangdut yang telah berkembang. Musik Jandut dipopulerkan oleh grup-grup orkes melayu daerah Jawa Timuran dengan lagu tenarnya "Ngamen". Tema lagu lekat dengan keseharian daerah. Lagu jandut kini cukup marak diunggah ke Youtube. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7349605612371556466?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7349605612371556466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7349605612371556466&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7349605612371556466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7349605612371556466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/11/apapun-bisa-didangdutkan.html' title='Semua Bisa Didangdutkan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-TV3UcxRZsfg/TtBvkJZtq9I/AAAAAAAAAO8/NIH50509fME/s72-c/PentasDangdut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-94412025970745020</id><published>2011-11-11T22:33:00.002+09:00</published><updated>2011-11-26T13:52:07.851+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dan Mindoan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gurihnya Mendoan'/><title type='text'>Gurihnya Mendoan, dan Mindoan</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tVOe7tme8iM/Tr0j66TjLOI/AAAAAAAAAO0/1ScxMX59PMA/s1600/TempeMedoan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-tVOe7tme8iM/Tr0j66TjLOI/AAAAAAAAAO0/1ScxMX59PMA/s200/TempeMedoan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tahu mendoan khan? Bukan tahu, tapi ini tempe. Begini saja pertanyaannya, tahu tempe mendoan khan? Bukan tahu tempe, tapi ini tempe saja. &lt;i&gt;Halah&lt;/i&gt;, malah semakin &lt;i&gt;ndak nggenah&lt;/i&gt;. Maksudnya itu apakah sudah mengetahui atau merasakan tempe mendoan? Tempe goreng ini bentuknya mirip tempe goreng biasa, tapi gurihnya luar biasa. Tempe mendoan adalah makanan gorengan populer di daerah Jawa Tengah, khususnya wilayah Banyumas. Bahkan tempe mendoan sudah cukup dikenal luas di masyarakat nusantara. Terutama diantara para penikmat kuliner makanan gorengan. (Foto: Tempe Mendoan, from Wikipedia)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Konon kata "mendoan" berasal dari bahasa daerah Banyumas. Mendoan berkata dasar "mendo" yang berarti setengah matang atau lembek. Jadi kalau ada orang yang kurang bisa berpikir dewasa (setengah matang) dan tidak tegas (lembek) bisa dikatakan "mendo"? Mungkin juga &lt;i&gt;sih,&lt;/i&gt; karena arti kata "mendo" dalam bahasa Jawa umum juga berarti &lt;i&gt;mirip-mirip &lt;/i&gt;seperti itu. Mendo itu, dikatakan matang &lt;i&gt;enggak&lt;/i&gt;, mentah juga &lt;i&gt;enggak&lt;/i&gt;. Justru enak &lt;i&gt;dong&lt;/i&gt; jadi orang mendo, tidak merasa matang tapi juga tidak terasa mentah? Memang enak &lt;i&gt;kok&lt;/i&gt; tempe mendoan. &lt;i&gt;Wah piye iki?&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Nggladrah.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tempe Mendoan itu makanan yang terbuat dari tempe tipis dan digoreng dengan tepung. Aslinya tempe dari kedelai ini memang dibuat khusus untuk mendoan yang berbentuk lembaran tipis tempe dan dibungkus daun pisang (tempe buntel). Satu lembaran tempe untuk satu mendoan goreng. Tepung beras lapisan luarnya diberi bumbu goreng standar; merica, garam, bawang putih dan ketumbar. Yang juga khas dari tempe mendoan adalah tepungnya dicampur dengan irisan kecil-kecil daun bawang. Kalau resep kurang mantap tanggung sendiri &lt;i&gt;ya&lt;/i&gt;! &lt;i&gt;For further inquiries, &lt;/i&gt;silahkan menghubungi&lt;i&gt; &lt;/i&gt;"mbah" Google.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidak kurang penting adalah cara menikmati mendoan. &lt;i&gt;Ya iya dong&lt;/i&gt;, karena ini adalah tujuan akhirnya. Cara menikmati yang kurang tepat berakibat kurang &lt;i&gt;ajib &lt;/i&gt;citarasa mendoan. Setelah tempe mendoan digoreng cepat dalam minyak panas, lalu dientas&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Ambil satu tempe mendoan dengan tangan kemudian dekatkan ke mulut untuk ditiup sampai tidak terlalu panas (&lt;i&gt;Be aware:&lt;/i&gt; ukuran panas berbeda setiap orang). Tangan lainnya ambil satu buah cabe rawit. Gigit mendoan dan cabe rawit secukupnya. Kunyah tempe dan gigitan cabe bersama-sama, dan telan. &lt;i&gt;Mak nyuss&lt;/i&gt; rasanya! Gampang &lt;i&gt;khan? &lt;/i&gt;Pasti gampang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Namun ada kalanya terlalu banyak menggoreng tempe mendoan hingga tak habis dimakan di hari yang sama karena perut telah kenyang. Simpan saja untuk dimakan esok harinya. Tentu tempe mendoan akan jadi dingin dan terlalu lembek esok harinya. &lt;i&gt;No worries&lt;/i&gt;, ini tipsnya! Goreng lagi, agar panas atau hangat kembali sebelum dimakan. Tapi konsekuensinya bukan tempe mendoan lagi namanya, jadi tempe "mindoan". &amp;nbsp;Karena sudah digoreng dua kali (mindo). &lt;i&gt;Des,&lt;/i&gt; kalau bicara tempe goreng jenis ini, perlu lebih didengar apakah tempe mendoan atau mindoan. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-94412025970745020?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/94412025970745020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=94412025970745020&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/94412025970745020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/94412025970745020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/11/gurihnya-mendoan-dan-mindoan.html' title='Gurihnya Mendoan, dan Mindoan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tVOe7tme8iM/Tr0j66TjLOI/AAAAAAAAAO0/1ScxMX59PMA/s72-c/TempeMedoan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3586336639822602720</id><published>2011-10-08T14:44:00.016+09:00</published><updated>2011-11-11T22:38:46.479+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perlu Dimasukkan Keranjang?'/><title type='text'>Perlu Dimasukkan Keranjang?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2FOH-G09I2I/To_kykLl99I/AAAAAAAAAOY/YamViyNfqHk/s1600/TapeSingkong.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-2FOH-G09I2I/To_kykLl99I/AAAAAAAAAOY/YamViyNfqHk/s200/TapeSingkong.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petugas kasir menjelaskan ke satu pembeli yang antri di depan kasir, "Disini khusus belanja dengan keranjang, untuk belanja dengan troli di kasir sebelah". Pembeli membela diri, "Saya sudah mengantri di sini. Apa barang-barang belanjaan perlu dipindah ke keranjang?" Dijelaskan lagi, "Itu khan ada tulisan, khusus belanja dengan keranjang, maksimal 10 barang". Petugas kasir berusaha menjelaskan adanya pembagian counter kasir untuk pembeli dengan troli dan keranjang dengan jumlah barang belanja. Namun akhirnya petugas kasir terpaksa melayani ibu pembeli yang tetap ngotot dan kelihatan pelanggan potensial. (Foto: Tape Singkong "Eco Manalagi")&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Saya memperhatikan adegan antara kasir dan pembeli itu dari bagian belakang antrian. Terlihat lucu, dan cukup gigih upaya pembeli itu untuk tetap membayar di kasir itu; dia ingin memindahkan barang-barang belanjaannya dari troli penuhnya ke keranjang.&lt;i&gt; Wah,&lt;/i&gt; bisa jadi berkeranjang-keranjang barang belanjaan itu! Siang itu sebenarnya tidak terlalu banyak antrian di kasir, hanya sekitar tiga atau empat orang. Demikian juga di beberapa counter kasir lain yang dibuka. Saya ikut mengantri, tangan kanan saya membawa botol minuman bervitamin dan, kesukaan saya, tape singkong. &lt;i&gt;Halah&lt;/i&gt;, singkong lagi singkong lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papan bertulisan "Khusus Keranjang Maximal 10 Barang" telah ada di atas depan counter kasir. Cukup bisa terlihat dan terbaca bagi pembeli yang akan ke counter kasir. Di super market, kasir ini biasa disebut kasir "Jalur Cepat". Kasir jalur cepat biasanya hanya satu counter diantara banyak counter kasir lainnya. Saya coba pandang sekilas, di super market ini terdapat 15 counter kasir, walau tidak selalu dibuka semuanya. Dan waktu itu, tidak terlalu banyak orang yang berbelanja karena pada jam kerja dan bukan hari libur. &lt;i&gt;Lah, trus&lt;/i&gt; jam kerja kok belanja? &lt;i&gt;Khan&lt;/i&gt; ceritanya ini saya sedang &lt;i&gt;preian&lt;/i&gt; Gan! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya bisa dipahami, adanya kasir jalur cepat bisa mengurangi panjangnya antrian pembeli di depan kasir yang sebenarnya ada yang hanya membeli beberapa barang saja. Dengan demikian, arus pembelinya dapat berjalan lebih lancar, baik yang keluar dan masuk super market. Beli satu &lt;i&gt;besek &lt;/i&gt;tape singkong&lt;i&gt; aja kok&lt;/i&gt; di hypermart&lt;i&gt; sih&lt;/i&gt;! Memang disini yang paling terdekat adanya tape singkong. Tidak tanggung-tanggung, tape singkong ini didatangkan dari  jarak sekitar 400 kilometer. Tape singkong manis "Eco Manalagi" adalah asli produksi Jember dan dijual di Hypermart Grand Mall Solo. Tape singkong manis itu &lt;i&gt;mak nyus&lt;/i&gt; rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menerobos ketertiban umum ada dua; orang yang tahu dan orang yang tidak tahu adanya aturan ketertiban. Mungkin bisa dimaklumi lah orang yang melanggar aturan ketertiban karena tidak tahu ada aturannya. Kenapa orang yang tahu aturan ketertiban tapi melanggar? Dua juga, mereka "tidak peduli" atau merasa "superior" di lingkungannya. Bahkan karena kedua alasan inilah mereka cenderung berorientasi untuk &lt;i&gt;mengakali&lt;/i&gt; aturan. Ini bisa terjadi tidak hanya di masyarakat umum, tetapi juga di masyarakat elit negeri ini. Sama saja. Perlu dimasukkan keranjang? (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3586336639822602720?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3586336639822602720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3586336639822602720&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3586336639822602720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3586336639822602720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/10/perlu-dimasukkan-keranjang.html' title='Perlu Dimasukkan Keranjang?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-2FOH-G09I2I/To_kykLl99I/AAAAAAAAAOY/YamViyNfqHk/s72-c/TapeSingkong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2076440332804957753</id><published>2011-10-02T13:07:00.004+09:00</published><updated>2012-02-03T18:10:14.309+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngatos-atos Nggih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan Macet'/><title type='text'>Ngatos-atos Nggih, Jalan Macet</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FrybHOS9BJE/Tofi_Y3QH2I/AAAAAAAAAOQ/lb0OiP8iaTU/s1600/PasarJatiNgaleh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-FrybHOS9BJE/Tofi_Y3QH2I/AAAAAAAAAOQ/lb0OiP8iaTU/s200/PasarJatiNgaleh.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Terima kasih Pak &lt;i&gt;nggih,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;ngatos-atos" &lt;/i&gt;wanita baya itu berkata&lt;i&gt; &lt;/i&gt;ke pengemudi mobil travel. Pengemudi mobil travel menoleh dan menyahut "&lt;i&gt;Inggih,&lt;/i&gt; terima kasih". Percapakan ini dalam suasana yang baik dan mengenakkan. Pesan &lt;i&gt;ngatos-atos nggih &lt;/i&gt;(hati-hati ya) diucapkan sesaat setelah wanita baya turun dari mobil travel di dekat terminal bis Boyolali. Ketika itu dia masih berdiri di depan pintu mobil yang masih terbuka. Setelah pintu ditutup, mobil mulai bergerak kembali meneruskan perjalanan ke Solo. (Foto: Pasar Jati Ngaleh Semarang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya duduk di kursi belakang dan memperhatikannya. Mengingatkan untuk berhati-hati itu cukup menarik. Pertama, cara mengingatkannya dengan bahasa yang bisa diterima pengemudi dimana wanita itu didahului dengan ucapan terima kasih. Kedua adalah kesediaan dia untuk mengingatkan. Kesediaan mengingatkan orang lain saat ini jarang ditemukan dalam kenyataan masyarakat umum sehari-hari. Sekarang orang cenderung &lt;i&gt;cuek &lt;/i&gt;dengan perilaku orang lain. Apalagi jika dia sudah tidak terpengaruh lagi oleh perilakunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perjalanan dari Semarang ke Solo itu memang lebih lama dari biasanya. Jalanan macet mulai dari Salatiga. Itupun pengemudi mobil travel telah berusaha menerobos barisan mobil yang macet melalui jalan tanah pinggir jalan aspal. Juga menerobos melalui jalur kanan jalan aspal dan kemudian masuk lagi ke dalam barisan mobil yang macet. Cukup berpengalaman sepertinya menerobos di sela-sela kemacetan yang hampir umum di setiap kota. Kalau tidak demikian, tentu mobil travel itu masih berada jauh di belakang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah cukup lama terjebak dalam kemacetan dan berusaha berkelit menerobos sela-sela mobil yang macet akhirnya terbebas dari jalur macet. Kembali ke lalu-lintas normal. Sepertinya, pengemudi travel ingin mengejar waktu yang banyak terbuang saat macet. Dia sedikit memacu mobilnya. Memang terlihat cukup terampil dalam mengemudi lebih cepat dalam lalu-lintas yang cukup padat di jalan. Terasa waktu itu sedikit terkejar dengan kencangnya mobil, sampai mobil berhenti menurunkan wanita baya yang duduk di depan samping pengemudi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Budaya mengingatkan orang lain di masyarakat umum kini terasa sudah menipis. Mungkin saja karena jaman semakin sibuk, sehingga orang tidak sempat memperhatikan orang lain. Semakin merasa masa bodoh melihat permasalahan sekitarnya. Atau menahan diri daripada didamprat sebagai orang yang selalu &lt;i&gt;ngurusin &lt;/i&gt;urusan orang lain. Akhirnya timbul jargon, &lt;i&gt;"asal nggak ngganggu gue, mau ngapain kek, gue mah asyik-asyik aja"&lt;/i&gt;. Dan wanita baya itu memberi semangat bahwa mengingatkan itu baik. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" target="_blank"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2076440332804957753?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2076440332804957753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2076440332804957753&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2076440332804957753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2076440332804957753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/10/ngatos-atos-nggih-jalan-macet.html' title='Ngatos-atos Nggih, Jalan Macet'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-FrybHOS9BJE/Tofi_Y3QH2I/AAAAAAAAAOQ/lb0OiP8iaTU/s72-c/PasarJatiNgaleh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3369689602555786884</id><published>2011-09-24T22:04:00.016+09:00</published><updated>2011-10-30T22:12:11.505+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Singkong Goreng Mall'/><title type='text'>Singkong Goreng Mall</title><content type='html'>&lt;div style="color: #7f6000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JhDW2eR7X3g/Tn3U40DKB0I/AAAAAAAAAOM/EZfgp3Q4cWU/s1600/SnackBar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150px" src="http://1.bp.blogspot.com/-JhDW2eR7X3g/Tn3U40DKB0I/AAAAAAAAAOM/EZfgp3Q4cWU/s200/SnackBar.jpg" width="200px" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #7f6000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alhamdulillah ya, singkong sekarang sudah jadi “sesuatu” banget. Saya pandangi pohon-pohon singkong meranggas dari jendela rumah saya. Lama tak diguyur air hujan, di penghujung musim kemarau panjang tahun ini. Teringat beberapa hari lalu saya menikmati singkong goreng di Mall Ciputra Kawasan Simpang Lima Semarang. &lt;i&gt;Top Markotop,&lt;/i&gt; songkong goreng itu telah merambah dunia mall mewah. Singkong goreng yang dulu hanya dinikmati di teras depan rumah-rumah kampung atau di warung-warung kecil. (Foto: Tea &amp;amp; Snack Bar outlet, Kawasan Simpang Lima Semarang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kios itu, &lt;i&gt;eh &lt;/i&gt;kalau di Mall pakai istilah "outlet"&lt;i&gt; ding&lt;/i&gt;, tertera tulisan &lt;i&gt;Tea &amp;amp; Snack Bar. &lt;/i&gt;Saya duduk di kursi yang disediakan. Kemudian datanglah &lt;i&gt;waiter &lt;/i&gt;membawa daftar menu. Awalnya saya ingin memesan minuman jasmine tea saja sambil beristirahat sejenak. Tapi setelah melihat ada Singkong Goreng dalam daftar menu saya memesannya juga. Saya sempat berpikir pasti lebih mantap makan singkong goreng di mall. Ternyata benar! Tapi sebenarnya bukan karena mallnya, memang lidah ini cukup akrab dengan singkong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mereka menyajikan songkong goreng seperti yang diharapkan banyak penikmatnya. Singkong goreng dihidangkan dalam kondisi masih panas, &lt;i&gt;mongah-mongah. &lt;/i&gt;Walau demikian sebaiknya ditunggu sebentar agar panasnya berkurang, daripada mulut &lt;i&gt;mecuca-mecucu &lt;/i&gt;di mall karena mulut kepanasan. Setelah dipesan, potongan singkong mentah langsung digoreng oleh pramusajinya dan disajikan setelah matang. &lt;i&gt;Enak tenan, &lt;/i&gt;di warung biasa pun sekarang sulit &lt;i&gt;lho &lt;/i&gt;bisa menikmati singkong goreng yang baru dientas dari penggorengan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cukup menarik cara menyajikannya. Singkong goreng yang baru dientas dan ditiriskan dari penggorengan, langsung disajikan dalam &lt;i&gt;besek &lt;/i&gt;kecil yang terbuat dari anyaman lidi daun kelapa. Kalau di kampung, potongan singkong goreng itu &lt;i&gt;sak gegem&lt;/i&gt;, sekepal tangan orang dewasa. Tapi disini potongan singkong goreng lebih "manusiawi"; lebih kecil sehingga &lt;i&gt;pas&lt;/i&gt; dimasukkan ke mulut manusia untuk disantap. Makannya tidak harus dipegang langsung dengan tangan tapi bisa dengan tusuk yang disediakan. Tapi kalau &lt;i&gt;ndak tlaten &lt;/i&gt;langsung saja dipegang dan dimakan. &lt;i&gt;Wong&lt;/i&gt; juga disediakan tissue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Mungkin orang berpikir Mall identik dengan bisnis &lt;i&gt;merchandise&lt;/i&gt; modern atau makanan &lt;i&gt;wah. &lt;/i&gt;Ternyata tidak sepenuhnya demikian. Singkong Goreng pun ada di mall. Dan semua bisa menikmati singkong goreng di mall, dengan harga sedikit lebih mahal. Bahkan juga ada pilihan snack bar trandisional; pisang goreng, mendoan, tahu pong dan lainnya. Ini memberi &lt;i&gt;added-&lt;/i&gt;&lt;i&gt;value&lt;/i&gt; singkong dan kue tradisional. &amp;nbsp;Paling tidak membuat &lt;i&gt;pede &lt;/i&gt;bagi penikmat singkong goreng, sejajar dengan makanan &lt;i&gt;londho &lt;/i&gt;di mall&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;seperti Fried Chicken, Pizza atau Donat. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3369689602555786884?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3369689602555786884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3369689602555786884&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3369689602555786884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3369689602555786884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/09/singkong-goreng-mall.html' title='Singkong Goreng Mall'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JhDW2eR7X3g/Tn3U40DKB0I/AAAAAAAAAOM/EZfgp3Q4cWU/s72-c/SnackBar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5053691369320546397</id><published>2011-09-02T22:11:00.007+09:00</published><updated>2011-09-25T04:51:06.080+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opak Gadung'/><title type='text'>Opak Gadung</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YC3HVvPAJa0/TmDVjWJjtxI/AAAAAAAAAOI/L7try1LvFsw/s1600/Gadung.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://1.bp.blogspot.com/-YC3HVvPAJa0/TmDVjWJjtxI/AAAAAAAAAOI/L7try1LvFsw/s200/Gadung.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa minggu sebelum lebaran, terlihat irisan-irisan tipis buah gadung dijemur di depan rumah-rumah kampung. Disusun berjajar-jajar rapi diatas &lt;/span&gt;papan-&lt;span lang="EN-US"&gt;papan anyaman &lt;i&gt;ged&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;h&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ek &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;bambu berukuran sekitar dua kali satu meter. Bentuk irisan ada yang bulat dan juga lonjong, dilumuri abu bekas kayu bakar yang diambil dari dalam tungku &lt;i&gt;luweng.&lt;/i&gt; Demikian irisan gadung berwarna hitam keabu-abuan. Ratusan, bahkan ribuan irisan gadung terhampar di halaman depan rumah, dijemur dibawah terik matahari. (Foto: Tanaman Gadung)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selepas &lt;i&gt;bedhuk &lt;/i&gt;siang,&lt;i&gt; &lt;/i&gt;seseorang membalik irisan gadung. Satu per satu dari semua hamparan irisan gadung, agar kering pada kedua sisinya. Bau gadung dan abu yang terjemur menyebar di sekitar. Sore hari, papan-papan anyaman bambu &lt;/span&gt;dimana &lt;span lang="EN-US"&gt;irisan gadung tetap di atasnya dimasukkan ke dalam teras rumah. Esoknya ketika pagi mulai panas, papan-papan anyaman bambu dikeluarkan dari teras rumah dijemur kembali. Ini dilakukan antara dua sampai empat hari. Sampai irisan-irisan gadung benar-benar kering.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah kering, irisan-irisan gadung direndam air. Untuk menghilangkan abunya, yang ternyata berfungsi menyerap getahnya yang beracun&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. Tempat merendam irisan gadung biasanya di sungai irigasi sawah. Tentunya, sungai irigasi sawah dulu cukup bersih. Setelah abu terlepas terbawa arus air sungai, irisan gadung menjadi terlihat putih. &lt;/span&gt;Lalu&lt;span lang="EN-US"&gt; irisan gadung &lt;/span&gt;dibawa pulang dan &lt;span lang="EN-US"&gt;dikukus. &lt;/span&gt;I&lt;span lang="EN-US"&gt;risan gadung &lt;/span&gt;yang telah dikukus &lt;span lang="EN-US"&gt;dijemur kembali sampai kering&lt;/span&gt;,&lt;span lang="EN-US"&gt; dan siap untuk disimpan dan digoreng untuk jajan lebaran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gadung &lt;i&gt;(Dioscorea hispida)&lt;/i&gt; tergolong tanaman umbi-umbian yang banyak ditanam di tanah tegalan belakang rumah-rumah kampung. Tumbuhan gadung menjalar memanjang pada pepohonan keras di sekitarnya. Batang pohon jalarnya berduri. Daunnya berbulu halus dan bisa menyebabkan gatal jika terkena kulit. Tanaman Gadung menghasilkan umbi yang bisa dimakan, namun mengandung racun yang menyebabkan kepala pusing dan muntah-muntah jika tidak benar cara pengolahannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jauh sebelum ada teknologi membuat kripik dari berbagai macam buah, orang kampung telah mampu membuat kripik buah gadung. Bahkan ini dari buah &lt;i&gt;mendemi &lt;/i&gt;karena beracun. Orang di kampung saya biasa menyebutnya &lt;i&gt;Opak Gadung. &lt;/i&gt;Mereka memiliki cara menghilangkan racunnya dan mengolahnya menjadi gurih rasanya. Opak Gadung dulu menjadi menu yang populer dinikmati saat lebaran. Bersama jajan kampung khas lainnya yang disuguhkan saat lebaran; jenang, renginang, wajik dan sebagainya. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5053691369320546397?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5053691369320546397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5053691369320546397&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5053691369320546397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5053691369320546397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/09/jajan-lebaran-opak-gadung.html' title='Opak Gadung'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YC3HVvPAJa0/TmDVjWJjtxI/AAAAAAAAAOI/L7try1LvFsw/s72-c/Gadung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5729396808999740577</id><published>2011-08-17T16:33:00.003+09:00</published><updated>2011-09-24T22:23:28.124+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Juara Sundul Kendil'/><title type='text'>Juara Sundul Kendil</title><content type='html'>&lt;div style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--fHG1eAR9zM/TktukiG-V-I/AAAAAAAAAOE/u3uH78ZfHcQ/s1600/HUTRI-66.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://3.bp.blogspot.com/--fHG1eAR9zM/TktukiG-V-I/AAAAAAAAAOE/u3uH78ZfHcQ/s200/HUTRI-66.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sundul kendil, suatu permainan yang dulu biasa dilombakan di kampung dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Tanggal tujuh belas agustus, setiap tahun. Seperti lomba makan krupuk dan menggigit koin dari jeruk, lomba sundul kendil sangat menyenangkan dan menarik banyak penonton. Lucu dan menegangkan. Lucu dari tingkah peserta yang tidak terarah karena tertutup matanya. Menegangkan disaat peserta mampu mendekati kendil dan nyaris berhasil menyundul kendil dengan tongkat yang dibawanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kendil-kendil digantung dengan tali di atas, menggantung pada palang bambu. Tingginya sekitar dua setengah meter dari permukaan tanah. Palang bambu disangga dua tiang bambu tegak di ujung kiri dan kanan. Semua kendil diisi air dan biasanya dicampur dengan bekatul, lumpur, atau bahan lainnya. Sehingga tidak hanya air di dalamnya. Ini akan memberikan sensasi yang lebih ketika kendil mampu disundul, pecah dan keluar isinya. Peserta yang berhasil menyundul kendil terguyur isi kendil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lomba dimulai dengan peserta berdiri dari jarak 10 meteran dari gantungan kendil. Berjajar sekitar lima orang atau sejumlah kendil yang tergantung. Mata mereka ditutup dengan kain yang diikatkan ke kepalanya. Mereka benar-benar tidak bisa melihat sekelilingnya. Selanjutnya para peserta berjalan ke arah kendil, yang sebelumnya masing-masing peserta diputar badannya beberapa kali sehingga lebih sulit menuju arah kendil. Diantara peserta bisa nyasar ke arah penonton di disekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Permainan sundul kendil memiliki &lt;i&gt;rules of game. &lt;/i&gt;Setiap peserta diberi tongkat kayu sepanjang 1 meteran. Kendil hanya boleh disundul dengan ujung tongkatnya dari bawah. Kendil tidak boleh dipukul dari samping. Peserta bisa menyundul sembarang kendil yang digantung. Penonton boleh berteriak memberi semangat, tetapi tidak mengarahkan peserta ke posisi kendil. Peserta yang berhasil menyundul kendil pertama kali adalah juara pertama, kemudian kedua dan ketiga selanjutnya yang berhasil menyundul kendil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: #660000; font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Juara sundul kendil justru basah kuyup dan kotor. Bahkan juara sundul kendil tidak hanya sekali berbasah kuyup, karena dia harus memenangkan babak penyisihan dan final tergantung banyaknya peserta. Hadiahnya tidak seberapa harganya, mungkin hanya sebuah sarung, payung atau jajanan warung. Untuk menjadi juara harus berusaha keras penuh semangat dengan tunduk pada &lt;i&gt;rules of game&lt;/i&gt; dan berani menjadi basah kuyup dan kotor. Demikian juga mengisi jaman kemerdekaan Indonesia tercinta ini. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5729396808999740577?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5729396808999740577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5729396808999740577&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5729396808999740577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5729396808999740577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/08/juara-sundul-kendil.html' title='Juara Sundul Kendil'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/--fHG1eAR9zM/TktukiG-V-I/AAAAAAAAAOE/u3uH78ZfHcQ/s72-c/HUTRI-66.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3947210986372848307</id><published>2011-08-14T17:41:00.004+09:00</published><updated>2011-09-02T22:39:07.706+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peranakan India di Pasar Dimoro'/><title type='text'>Peranakan India di Pasar Dimoro</title><content type='html'>&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #073763; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JtdCZv8PaVY/TkeM9XfIDhI/AAAAAAAAAOA/6pZyimhvqME/s1600/PasarWedus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-JtdCZv8PaVY/TkeM9XfIDhI/AAAAAAAAAOA/6pZyimhvqME/s200/PasarWedus.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari itu hari &lt;i&gt;pasaran&lt;/i&gt; pasar hewan Dimoro&lt;span lang="EN-US"&gt; Blitar&lt;/span&gt;. Pagi&lt;span lang="EN-US"&gt; hari &lt;/span&gt;saya &lt;span lang="EN-US"&gt;sudah &lt;/span&gt;berada di pasar kambing&lt;span lang="EN-US"&gt; untuk mencari kambing aqiqoh. Bau kambing menyengat. Saya tidak begitu peduli&lt;/span&gt;kan&lt;span lang="EN-US"&gt;. &lt;i&gt;Wong &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;aslinya&lt;/i&gt; &lt;span lang="EN-US"&gt;orang kampung yang &lt;/span&gt;pernah &lt;span lang="EN-US"&gt;terbiasa dengan bau seperti itu. &lt;/span&gt;Saya berjalan diantara sela&lt;span lang="EN-US"&gt; kambing-&lt;/span&gt;kambing yang diikat di &lt;span lang="EN-US"&gt;pipa besi&lt;/span&gt;. &lt;span lang="EN-US"&gt;Sesekali berhenti, bertanya harga kambing dan &lt;/span&gt;sedikit &lt;span lang="EN-US"&gt;ngobrol dengan penjualnya. Sambil memegang badan kambing untuk memastikan kambingnya gemuk atau kurus. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;(Foto: Pasar Kambing Dimoro, Blitar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saya bertemu kawan lama yang menjalani sebagai &lt;i&gt;blantik &lt;/i&gt;kambing puluhan tahun. Masih seperti dulu, dia semangat menawarkan kambingnya. Sambil ngobrol dengannya, beberapa kambingnya laku terbeli oleh orang-orang yang mencari kambing di pasar. Seperti &lt;i&gt;blantik &lt;/i&gt;lainnya&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;dia selalu mengatakan kambingnya gemuk dan dia tidak mencari untung banyak. Bahkan dia kadang tidak mendapatkan untung, yang penting bisa kembali modal untuk membeli kambing. &lt;i&gt;Yah,&lt;/i&gt; namanya juga &lt;i&gt;blantik&lt;/i&gt;. Dia hanya tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tidak terburu-buru saya membeli kambing. Sambil &lt;i&gt;nyantai&lt;/i&gt; di pasar kambing. Ketika kaki &lt;i&gt;capek &lt;/i&gt;berdiri, s&lt;/span&gt;aya &lt;span lang="EN-US"&gt;duduk &lt;/span&gt;di pinggir pasar. &lt;span lang="EN-US"&gt;Disamping &lt;/span&gt;penjual pisau dan arit. Mengamati kambing-kambing yang &lt;span lang="EN-US"&gt;sedang &lt;/span&gt;dijual&lt;span lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt; sambil &lt;span lang="EN-US"&gt;merokok dan &lt;/span&gt;ngobrol ngalur-ngidul dengan &lt;span lang="EN-US"&gt;orang sekitar dan &lt;/span&gt;penjual pisau.&lt;span lang="EN-US"&gt; Saya tertarik dan membeli satu &lt;i&gt;batu ungkal &lt;/i&gt;pengasah pisau dan satu&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;arit untuk keperluan di &lt;span lang="EN-US"&gt;rumah. &lt;i&gt;Itung-itung &lt;/i&gt;sebagai pengimbang karena saya telah duduk di samping dagangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Berbeda dengan kambing asli lokal jawa yang tidak terlalu tinggi dan besar yang dulu sering saya lihat. Kebanyakan kambing yang dijual di pasar sekarang kambing blesteran Ettawa. Kambing Ettawa itu aslinya dari negara India. Tinggi kambing pejantan asli Ettawa bisa &lt;/span&gt;sedada pemiliknya, &lt;span lang="EN-US"&gt;sekitar 12&lt;/span&gt;0&lt;span lang="EN-US"&gt; cm. Saya pernah lihat lomba kambing Ettawa yang diadakan oleh Paguyuban Peternak Kambing Ettawa&lt;/span&gt; di pasar ini juga&lt;span lang="EN-US"&gt;. Badannya tinggi &lt;/span&gt;ber&lt;span lang="EN-US"&gt;bulu lebat di bagian leher, kaki depan dan kaki belakang. Kupingnya panjang menjulur ke bawah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Memang kambing blesteran Ettawa sangat diminati. Badannya lumayan besar. Cukup pas dagingnya untuk acara &lt;i&gt;slametan.&lt;/i&gt; Berbeda dengan kambing lokal asli jawa yang kecil, yang biasa disebut &lt;i&gt;kambing kacang. &lt;/i&gt;Tinggi pejantannya hanya sekitar 60 cm, sedang betinanya lebih pendek. Populasi kambing lokal ini sudah jarang dan kurang laku di pasar. Kini pasar kambing dipenuhi blesteran kambing Ettawa dengan kambing lokal. Orang biasa menyebut "PE" singkatan dari Peranakan Ettawa.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3947210986372848307?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3947210986372848307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3947210986372848307&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3947210986372848307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3947210986372848307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/08/peranakan-india-di-pasar-dimoro.html' title='Peranakan India di Pasar Dimoro'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-JtdCZv8PaVY/TkeM9XfIDhI/AAAAAAAAAOA/6pZyimhvqME/s72-c/PasarWedus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4759744683117650084</id><published>2011-08-06T13:26:00.012+09:00</published><updated>2011-08-14T17:46:56.956+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Goro-goro dan Ksatria'/><title type='text'>Goro-goro dan Ksatria</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-m7JTV-pWFgg/TkOpo8qG79I/AAAAAAAAAN4/L35epzkCUXQ/s1600/Khalid-.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://1.bp.blogspot.com/-m7JTV-pWFgg/TkOpo8qG79I/AAAAAAAAAN4/L35epzkCUXQ/s200/Khalid-.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam pewayangan kulit episode Goro-goro bercerita tentang jaman &lt;i&gt;kalabendu.&lt;/i&gt; Suatu jaman penuh kesengsaraan dan angkara murka merajalela sehingga memacu krisis multidimensi. Jaman serba terbalik dan berada pada titik kulminasi konflik sosial. Ini ditilik dari sepenggal prolog adegan Goro-goro oleh sang Dalang. &lt;i&gt;Goro-goro jaman kala bendu, wulangane agama ora digugu, sing bener dianggep kliru sing salah malah ditiru. &lt;/i&gt;Goro-goro itu jaman kesengaraan dan angkara murka dimana ajaran agama tidak diterapkan, yang benar dianggap keliru, dan yang keliru justru ditiru. (Foto: Khalid bin Walid, the Battle of Yarmouk)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Goro-goro itu klimaks cerita, puncak permasalahan. Dan tentu tidak serta-merta klimaks terjadi. Alur cerita diawali dengan praklimak, jaman &lt;i&gt;Kalajaya. &lt;/i&gt;Setiap tokoh cerita mengandalkan kejayaan dan kekuatannya. Disini mulainya permasalahan penyebab klimaks. Kekuatan ekonomi mengandalkan kejayaannya terhadap politik, kekuatan politik mempengaruhi masalah hukum, kekuatan hukum membedakan strata sosial, dan lain sebaliknya. Dan permasalahan yang tidak terselesaikan secara bijak dan tepat, tentu menimbulkan konflik. Penyelesaian masalah dengan menimbulkan masalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kemudian terjadilah jaman &lt;i&gt;kalabendu. &lt;/i&gt;Lebih lanjut di masa Goro-goro jika ditunjukkan yang benar malah marah. Bahkan yang menunjukkan dan menjalani kebenaran justru dimusuhi, diserang dan dijatuhkan. Lebih parahnya lagi, cara memusuhi, menyerang dan menjatuhkan tidak cukup dan puas dilakukan sendiri, mereka berjamaah dan bahkan terbentuk mafia. Bahu-membahu melawan yang benar, membela yang bayar. Jadilah bertebaran mafia-mafia dengan cara kerja yang terencana dan sistematis. Lihat, ada mafia hukum, mafia pajak, mafia pemilu, dan mafia anggaran. Masih akan lebih banyak lagi mafia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah jaman kalabendu datang jaman &lt;i&gt;kalasuba, &lt;/i&gt;suatu jaman kedamaian dan kesejahteraan. Ini antiklimak. Tapi tidak dengan sendirinya! Jaman ini harus diperjuangkan segala daya dan upaya. Harus ada gerakan massal. Dibentuklah tim anti-mafia hukum, panja anti-mafia pajak, komite pemberantas korupsi, dan lainnya. Walau kadang Itu kurang mampu-tuntas melawan para mafia sudah terlalu kuat dan banyak kaki-tangannya. Mereka kadang kewalahan menghadapi mafia-mafia yang telah mengakar subur. Memang perlu waktu. Namun perjuangannya harus tepat dikobarkan, tidak malah dihapuskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dimana ada goro-goro disitu ada ksatria. Saat Goro-goro terjadi muncullah sang ksatria. Seperti ditakdirkan. Namun ksatria tidak muncul tiba-tiba. Ksatria terlebih dulu &lt;i&gt;digembleng&lt;/i&gt; di padepokan oleh para penasehat ahli dan bijak. Ksatria bertindak sebagai &lt;i&gt;leader &lt;/i&gt;mengatasi krisis goro-goro&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;Ksatria berada didepan memimpin memerangi raksasa dan angkara murka, ditengah mengatur pasukan dan dibelakang memberi semangat. Dia memiliki &lt;i&gt;accountability &lt;/i&gt;berada di depan, tengah dan belakang. Ksatria membawa jaman &lt;i&gt;goro-goro&lt;/i&gt; menuju jaman &lt;i&gt;kolosubo &lt;/i&gt;yang penuh kedamaian dan kesejahteraan. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4759744683117650084?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4759744683117650084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4759744683117650084&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4759744683117650084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4759744683117650084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/08/goro-goro-dan-ksatria.html' title='Goro-goro dan Ksatria'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-m7JTV-pWFgg/TkOpo8qG79I/AAAAAAAAAN4/L35epzkCUXQ/s72-c/Khalid-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4284009704149346744</id><published>2011-07-14T21:27:00.007+09:00</published><updated>2011-08-06T13:37:18.771+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kita Bangsa yang “Nglali”'/><title type='text'>Kita Bukan Bangsa Pelupa</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JpaGxzZotJs/Th7gZqBYVGI/AAAAAAAAANQ/UUux2oLL7kY/s1600/Stasiun-Balapan-Solo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" src="http://1.bp.blogspot.com/-JpaGxzZotJs/Th7gZqBYVGI/AAAAAAAAANQ/UUux2oLL7kY/s200/Stasiun-Balapan-Solo.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini &lt;span lang="EN-US"&gt;lirik &lt;/span&gt;lagu Didi Kempot “Stasiun Balapan”, &lt;i&gt;lali opo pancen nglali, yen eling mbok enggal bali &lt;/i&gt;(&lt;span lang="EN-US"&gt;Benar-benar lupa atau sengaja &lt;/span&gt;lupa? Kalau ingat cepatlah kembali). Jadi “lupa” menurut Didi Kempot bisa disengaja &lt;i&gt;(nglali) &lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;tidak disengaja atau benar-benar lupa &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(lali). &lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jika&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;benar-benar lupa&lt;/span&gt;, &lt;span lang="EN-US"&gt;saat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ingat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;ya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;harus segera &lt;span lang="EN-US"&gt;lakukan&lt;/span&gt; janjinya. &lt;span lang="EN-US"&gt;Katanya di lagu ini, &lt;/span&gt;janji itu di&lt;span lang="EN-US"&gt;ucapkan&lt;/span&gt; di Stasiun &lt;span lang="EN-US"&gt;Kereta Api &lt;/span&gt;Balapan&lt;span lang="EN-US"&gt; Solo&lt;/span&gt;. Janjinya &lt;i&gt;apaan sih&lt;/i&gt;? &lt;i&gt;Halah,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;ndak usah&lt;/i&gt; dibahas disini, daripada &lt;span lang="EN-US"&gt;jauh melenceng dan &lt;i&gt;ke&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;repot&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;an&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; kembali ke &lt;span lang="EN-US"&gt;pokok&lt;/span&gt;. Walau ini juga menyingggung janji, tapi janji yang lain. (Foto: Stasiun Balapan Solo)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dibanding lupa tak disengaja&lt;span lang="EN-US"&gt; yang mungkin masih bisa dimaklumi&lt;/span&gt;, lupa disengaja &lt;span lang="EN-US"&gt;bisa lebih menimbulkan masalah&lt;/span&gt;. Karena ada niat melupakannya &lt;i&gt;(nglali), &lt;/i&gt;di&lt;span lang="EN-US"&gt;mana&lt;/span&gt; seseorang sebenarnya &lt;span lang="EN-US"&gt;meng&lt;/span&gt;ingat&lt;span lang="EN-US"&gt;nya&lt;/span&gt; tetapi sengaja &lt;span lang="EN-US"&gt;mengabaikannya&lt;/span&gt;. Disengaja itu &lt;i&gt;intentional. &lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;alam&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;English &lt;/span&gt;Encarta Dictionary&lt;span lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;intentional&lt;/i&gt; artinya “involving thoughts about objects”. Seseorang melibatkan pikirannya untuk melakukan pertimbangan, membuat gagasan, mengelola keinginan, serta mengejar harapan. Jadi &lt;i&gt;intentional forgetting &lt;/i&gt;memiliki pertimbangan tertentu untuk melupakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Melupakan dengan sengaja &lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;mesti&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;saja&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; tidak hanya berdampak&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;buruk, namun juga bisa berdampak baik&lt;/span&gt;. Banyak &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt; contoh sengaja lupa &lt;span lang="EN-US"&gt;berdampak baik&lt;/span&gt;, misal seseorang sengaja melupakan pengalaman tragis&lt;span lang="EN-US"&gt;nya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; di &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;masa lalu &lt;/span&gt;yang mengganggu pikirannya&lt;span lang="EN-US"&gt; untuk tujuan lebih fokus ke masa depannya&lt;/span&gt;. Tapi tidak sedikit juga yang &lt;span lang="EN-US"&gt;berdampak buruk&lt;/span&gt;, misal ketika menjadi calon &lt;span lang="EN-US"&gt;pejabat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;berjanji akan mengemban &lt;span lang="EN-US"&gt;amanah&lt;/span&gt; rakyat, mengutamakan kepentingan rakyat &lt;span lang="EN-US"&gt;di atas semua&lt;/span&gt; golongan, mensejahterakan rakyat, dan &lt;i&gt;macem-macem&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;lagi&lt;/span&gt;. Tapi setelah terpilih, &lt;span lang="EN-US"&gt;ia &lt;i&gt;nglali&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada &lt;i&gt;wise words &lt;/i&gt;jawa “melik ng&lt;span lang="EN-US"&gt;g&lt;/span&gt;endong lali”. Ini mengingatkan agar manusia mengendalikan keinginannya sehingga tidak membutakan mata-hatinya dan menjadikan lupa. &lt;span lang="EN-US"&gt;Konon yang paling beresiko &lt;/span&gt;membutakan &lt;span lang="EN-US"&gt;mata-hati dan menjadikan lupa itu &lt;/span&gt;adalah harta, tahta dan wanita. &lt;span lang="EN-US"&gt;Jika&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;tak mampu mengendalikan keinginannya atas &lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;three top risks&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;ini, ia bisa &lt;span lang="EN-US"&gt;saja &lt;/span&gt;tergerak melakukan korupsi untuk me&lt;span lang="EN-US"&gt;mperoleh&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;harta, dan menghalalkan segala cara untuk &lt;span lang="EN-US"&gt;menduduki&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;tahta &lt;/span&gt;jabatan. Cara meng&lt;span lang="EN-US"&gt;gaet&lt;/span&gt; wanita &lt;span lang="EN-US"&gt;dengan &lt;/span&gt;apa? &lt;i&gt;Yah,&lt;/i&gt; misalnya memalsukan status&lt;span lang="EN-US"&gt;, a&lt;/span&gt;tau dengan harta dan jabatan itu&lt;span lang="EN-US"&gt; tadi&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Saya kira &lt;i&gt;agan-agan&lt;/i&gt; lebih tahu &lt;i&gt;lah. &lt;/i&gt;Tidak dihindari &lt;i&gt;khan, &lt;/i&gt;tapi dikendalikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ata “lupa” &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;secara leksikal &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;bahasa Indonesia tidak membedakan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt; antara&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; lupa disengaja atau &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;lupa &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;tak disengaja. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Pokoknya, l&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;upa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;artinya tidak ada dalam pikiran. Padahal &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;jika&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;“lupa” disengaja justru &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;melibatkan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;pikiran&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;; ada dalam pikiran&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; untuk &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;mempertimbangkan alasan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;melupakan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;nya&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; Beberapa artikel mengatakan Kita Bangsa Pelupa. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;ni &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;bisa &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;berkesan bangsa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;ini &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;gampang lupa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;tanpa di&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;sengaja. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Tidak juga, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;karena&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;lupa tidak bisa dirujuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; pada bangsa atau ras&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt; tertentu&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;. Jadi &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;antitesisnya,&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Kita &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Bukan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Bangsa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Pelupa, atau lebih tepatnya Kita Bangsa &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;yang “Nglali”. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4284009704149346744?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4284009704149346744/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4284009704149346744&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4284009704149346744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4284009704149346744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/07/kita-bukan-bangsa-pelupa.html' title='Kita Bukan Bangsa Pelupa'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JpaGxzZotJs/Th7gZqBYVGI/AAAAAAAAANQ/UUux2oLL7kY/s72-c/Stasiun-Balapan-Solo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7317388901592057782</id><published>2011-07-03T20:38:00.007+09:00</published><updated>2011-07-27T22:38:25.097+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alun-alun Conthong Blitar'/><title type='text'>Alun-alun Conthong</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KkYFTFhsTWk/ThBUWLJAzcI/AAAAAAAAANM/koJOY6enR9w/s1600/Alun2Conthong-Blitar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-KkYFTFhsTWk/ThBUWLJAzcI/AAAAAAAAANM/koJOY6enR9w/s200/Alun2Conthong-Blitar.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alun-alun artinya tanah lapang yang luas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Biasanya ada di depan keraton atau tempat kediaman dinas bupati. Conthong adalah bungkus atau wadah biasanya dari daun yang berbentuk kerucut, dan jika dua dimensi seperti segitiga. Memang ini alun-alun yang tidak biasa. Tidak seperti umumnya alun-alun yang berbentuk persegi empat, tapi berbentuk segitiga. Tidak berada di depan keraton atau rumah dinas bupati tetapi di tengah-tengah perempatan jalan. (Foto: Alun-alun Conthong, kota Blitar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Demikian nama "alun-alun conthong" tidak merujuk kepada perempatannya, namun pada taman di tanah lapang yang berbentuk segitiga. Sedang lokasinya berada di tengah perempatan jalan desa Plosokerep, kecamatan Sananwetan, kota Blitar. Dari alun-alun conthong, ke arah selatan menuju terminal bis, dan ke arah utama menunju pusat kota. Ke arah timur, menuju kota Malang, sedangkan ke barat adalah jalan menuju area perumahan baru desa Karangsari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dulu alun-alun ini berbentuk persis seperti segitiga conthong sesuai namanya. Jalannya berada disetiap sisi segitiganya di sebelah selatan, timur dan barat. Di sisi barat alun-alun ada jalan kecil dulu menuju persawahan di sebelah barat alun-alun. Jalan ini kini telah diperlebar melewati perumahan-perumahan baru yang menempati persawahan di desa Karangsari. Dulu di tengah alun-alun ini tumbuh pohon beringin yang besar dan rimbun. Cukup teduh untuk beristirahat di bawahnya. Waktu itu alun-alun contong sangat dikenal di kalangan masyarakat blitar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kalau sekarang ditanyakan kepada anak-anak muda dimana alun-alun conthong, mungkin sudah jarang yang mengetahuinya. Beralasan juga &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; ketidaktahuan mereka karena memang taman lapang yang berbentuk seperti segitiga conthong itu sudah tidak ada sekarang. Bentuknya kini sudah berubah menjadi lingkaran di bagian tengahnya, kemudian jalan lalu-lintas baru melingkarinya. Di masing-masing ketiga sudut segitiga lamanya, masih ada tiga taman segitiga kecil yang baru.&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: border; -moz-background-inline-policy: continuous; -moz-background-origin: padding; background: rgb(250, 250, 250) none repeat scroll 0% 0%; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Apakah masih dengan nama Alun-alun Conthong sekarang? Karena taman lapang itu sudah tidak seperti &lt;i&gt;conthong &lt;/i&gt;lagi. Luas tanahnya juga sudah menyusut karena pelebaran jalan dan pembuatan jalan baru yang melintasi tengah alun-alun conthong lama. Kalau merujuk pada bentuknya sekarang mungkin bisa saja disebut “Alun-alun bundar dengan tiga conthong kecil di luarnya”. Tapi nama ini terlalu panjang, kurang umum. Ya harusnya tetap dengan nama “Alun-alun Conthong” walau bentuknya sudah tidak seperti conthong lagi. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7317388901592057782?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7317388901592057782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7317388901592057782&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7317388901592057782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7317388901592057782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/07/alun-alun-conthong.html' title='Alun-alun Conthong'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KkYFTFhsTWk/ThBUWLJAzcI/AAAAAAAAANM/koJOY6enR9w/s72-c/Alun2Conthong-Blitar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5027124325568162029</id><published>2011-07-02T21:06:00.007+09:00</published><updated>2011-07-27T22:29:16.991+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liberty City Stories'/><title type='text'>Cerita Liberty City</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dDIjzdZYbJE/Tg8Nkq6Rw_I/AAAAAAAAANI/OpnGHOLbhQ4/s1600/GTA-LCS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="146" src="http://1.bp.blogspot.com/-dDIjzdZYbJE/Tg8Nkq6Rw_I/AAAAAAAAANI/OpnGHOLbhQ4/s200/GTA-LCS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Banyak cerita kekacauan terjadi di kota ini. Jalan-jalan di Liberty City selalu dalam keadaan semrawut, gaduh, ricuh, gempar, ruwet, tak beraturan dan tidak aman. Kota ini telah dikuasai oleh mafia-mafia yang penuh dengan persaingan bengis dan permusuhan penuh hasut. Mereka menghancurkan kotanya sendiri &lt;i&gt;(self-destruct)&lt;/i&gt; dengan gelombang korupsi, kejahatan yang terorganisir, perdagangan narkotika dan obat terlarang, demonstrasi dan tawuran massal. Tidak ada lagi orang yang dapat dipercaya di kota ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada seorang pemuda jujur yang bisa dipercaya namun diapun terpaksa harus bersembunyi selama beberapa tahun, menghindari kejaran mafia. Dia bernama Toni Capriani. Dia telah difitnah oleh salah satu mafia bahwa seolah-olah dia yang telah membunuh seseorang. Namun akhirnya dia memutuskan kembali ke kota. Dia ingin membuktikan tentang fitnah dirinya dan mengembalikan Liberty City teratur kembali. Dan dia harus berhadapan dengan para pembunuh bayaran, taifun-taifun yang merosot moralnya, serta para politisi yang sinis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sejak awal kembalinya ke kota Toni Capriani telah diintai oleh para mafia. Dia terus dibuntuti anggota mafia dan harus mempertaruhkan nyawanya. Dia berjuang keras dalam misi-misi petualangan yang panjang dan berbahaya untuk mengembalikan Liberty City pada keadaan semula yang teratur dan damai. &lt;i&gt;Now he's back and its time for things to be put right.&lt;/i&gt; Tony Capriani harus menggunakan semua cara yang dianggap perlu untuk memulihkan keamanan kota dan kembali kepada kepemimpinan kota yang benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Itu &lt;i&gt;storyline &lt;/i&gt;video game playstation aksi petualangan, &lt;i&gt;GTA (Grand Theft Auto): Liberty City Stories.&lt;/i&gt; Minggu lalu saya beli CD game ini di salah satu toko game. Bermain video game lumayan bisa mengisi waktu luang saat liburan. Ketika memainkan video game ini, pemain bisa memilih berbagai misi petualangan yang dimainkan tokoh game Toni Capriani, misalnya saja misi Salvatore's wife Maria, JD O'Toole, atau wise guy Vincenzo "Vinnie" Cilli. Tergantung kebisaan pemainnya, misi petualangan game bisa berhasil atau gagal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Liberty city hanya cerita video game! Dengan kemajuan teknologi elektronik desain grafis, video game sekarang telah mampu memvisualisasikan berbagai permainan video yang dapat menyerupai aslinya, baik tokoh-tokoh dalam game maupun setting-nya. Ceritanya bisa juga mirip yang telah ada. Seperti halnya video game GTA ini, selain serial aslinya, memiliki banyak varian hiburan, ada GTA Opera Van Java, GTA Briptu Norman, GTA Upin &amp;amp; Ipin, GTA Kungfu Panda, dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;(Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" target="_blank"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5027124325568162029?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5027124325568162029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5027124325568162029&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5027124325568162029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5027124325568162029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/07/cerita-liberty-city.html' title='Cerita Liberty City'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-dDIjzdZYbJE/Tg8Nkq6Rw_I/AAAAAAAAANI/OpnGHOLbhQ4/s72-c/GTA-LCS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3542654055862696397</id><published>2011-06-29T23:09:00.008+09:00</published><updated>2011-07-14T21:31:24.189+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prapatan Toko Idjo Blitar'/><title type='text'>Prapatan Toko Idjo</title><content type='html'>&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ZL0Vqw8h8lA/TgsxguSg_EI/AAAAAAAAAMw/6YKxONB54y4/s1600/PrapatanTokoIdjo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZL0Vqw8h8lA/TgsxguSg_EI/AAAAAAAAAMw/6YKxONB54y4/s200/PrapatanTokoIdjo.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perempatan jalan ini berada tepat di tengah kota Blitar. Sejak kecil saya sudah terbiasa mendengar “Prapratan Toko Idjo”. Dari perempatan ini ke arah timur menuju alun-alun kota Blitar dan dari arah barat adalah Pasar Legi, pasar sentral kota Blitar. Sedangkan jalan ke arah utara dari perempatan bisa menuju ke stadion olahraga Blitar. Jika ke selatan, salah satu jalur utama ke Stasiun Kereta Api kota Blitar atau ke Pasar Templek. Sesuai namanya Pasar Templek ini dulunya memang hanya &lt;i&gt;nemplek&lt;/i&gt; di trotoar jalan dan kemudian sebagiannya di tanah pinggir rel kereta api. (Foto: Prapatan Toko Idjo, Kota Blitar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Disebut Prapatan Toko Idjo karena di pojok sebelah timur dan utara jalan perempatan berdiri Toko Idjo. Ini toko peralatan dan bahan bangunan pertama di kota kecil nan sederhana, Blitar. Orang dari pelosok kampung dulu kalau membeli peralatan dan bahan bangunan harus bersepeda &lt;i&gt;pancal &lt;/i&gt;atau berjalan ke Toko Idjo ini. Maklum jaman dulu bahkan sampai awal 70-an, sepeda itu sarana transportasi paling umum, atau bahkan jalan kaki. Kalau sekarang tentu kendaraan bermotor. Setiap rumah sekarang banyak yang memiliki mobil dan sepeda motor bahkan lebih dari satu atau dua buah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Minggu lalu saya beli &lt;i&gt;pethil&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;obeng &lt;/i&gt;di Toko Idjo untuk &lt;i&gt;dandan-dandan&lt;/i&gt; di rumah. Seperti orang kampung lainnya saya senang bisa memiliki alat-alat pertukangan. Bahkan mungkin jadi kolektor. Selalu tertarik beli alat-alat yang hanya beda model ketika ke toko besi atau super market. Paling tidak ada lebih dua kotak peralatan di rumah, berisi mulai dari kunci pas dan ring, tang biasa dan lancip, &lt;i&gt;obeng &lt;/i&gt;plus dan minus, &lt;i&gt;pethil&lt;/i&gt; cukit dan tumpul. Namun sering alat-alat yang umum digunakan tidak berada di dalam kotak alat waktu diperlukan, karena lupa menaruh kembali ke kotak setelah digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yiv463809027msonormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat liburan di rumah, kegiatan yang menyenangkan adalah &lt;i&gt;uthak-uthik&lt;/i&gt; memperbaiki apa saja yang ada di rumah. Bisa saja memperbaiki kabel listrik dan anten tivi yang kurang rapi, memperbaiki grendel pintu yang kurang berfungsi, membuat tempat penyimpanan dan cantolan barang agar rapi, memperbaiki &lt;i&gt;pithingan&lt;/i&gt; lampu yang kendor, mengecat bagian bangunan yang mulai pudar, atau apa saja. Bisa mencari kesibukan memperbaiki kandang ayam di belakang rumah. Juga bisa memangkas dan merapikan dahan-dahan pepohonan sekitar rumah. Kegiatan ini akan&amp;nbsp;membuat badan tetap beraktivitas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Prapatan Toko Idjo telah berubah. Lalu-lintas dari empat arah jalannya kini hanya satu arah. Salah satu alasan tentu karena semakin padatnya lalu-lintas di perempatan ini. Sehingga kepadatan lalu-lintas dibuat menjadi tidak terpusat di perempatan ini, menyebar ke jalan-jalan sekitarnya. Di tengah perempatan dibangun bundaran dengan papan reklame tinggi besar. Setiap arah jalan dekat perempatan ada tempat penyeberangan. Parkir kendaraan diatur di pinggir selatan jalan. Namun, kadang terlihat dibiarkan kendaraan parkir terlalu mendekat ke perempatan mengganggu pandangan ke arah tikungan jalan dan menghalangi tempat penyeberangan. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1309339775_2"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" target="_blank"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3542654055862696397?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3542654055862696397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3542654055862696397&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3542654055862696397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3542654055862696397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/06/prapatan-toko-idjo-blitar.html' title='Prapatan Toko Idjo'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ZL0Vqw8h8lA/TgsxguSg_EI/AAAAAAAAAMw/6YKxONB54y4/s72-c/PrapatanTokoIdjo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2895912498187474675</id><published>2011-06-10T22:50:00.008+09:00</published><updated>2011-10-04T20:19:21.370+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Starbucks atau Warung Kopi?'/><title type='text'>Starbucks atau Warung Kopi?</title><content type='html'>&lt;div style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-k1InE-EwhUw/TfIgxyHMD1I/AAAAAAAAAMs/p_ZMcpMcafI/s1600/Starbucks.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="http://1.bp.blogspot.com/-k1InE-EwhUw/TfIgxyHMD1I/AAAAAAAAAMs/p_ZMcpMcafI/s200/Starbucks.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Starbucks Coffeehouse dan Warung Kopi Angkringan, sesuai namanya, sama-sama menjual minuman berbahan kopi. Bagi &lt;i&gt;coffee lover &lt;/i&gt;keduanya tempat minum kopi yang nyaman. Mana yang lebih enak rasa kopinya? &lt;i&gt;Waduh,&lt;/i&gt; susah juga ini jawabnya. Walau mungkin benar seperti salah satu iklan di televisi “rasa tak pernah bohong”, tapi masalahnya lidah setiap orang bisa berbeda dalam mengecap rasa. &lt;i&gt;Wong&lt;/i&gt; kalau saya buat minuman kopi dan teman-teman saya mencicipi, ada yang bilang &lt;i&gt;pas&lt;/i&gt; kopinya, ada juga yang katakan terlalu banyak gulanya,&amp;nbsp; dan satunya lagi berkata enak &lt;i&gt;tenan. &lt;/i&gt;Mungkin teman yang terakhir itu ingin agar saya senang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apa &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt; bedanya? Yang jelas lebih mahal, bahkan sangat lebih mahal minuman kopi di Starbucks. Harga segelas kopi di Starbuck adalah puluhan kali lebih besar dari harga di warung kopi angkringan. Uang untuk satu gelas kopi Starbucks kalau dipakai ke warung kopi angkringan bisa untuk membayar harga kopi &lt;i&gt;plus-plus&lt;/i&gt;. Maksudnya plus makan, plus lauk daging serta plus kue-kue. Apalagi kalau di Starbucks juga memesan snack roti yang ditawarkan, selain minuman kopi. Dengan uang yang sama bisa mengajak beberapa orang untuk &lt;i&gt;menggruduk&lt;/i&gt; warung kopi angkringan. (Foto: Starbucks, Paragon, Semarang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bahan dasar minuman kopi sama dari biji kopi. Yaitu, buah kopi yang sudah siap panen diunduh dari pohonnya. Kemudian kopi dikeringkan dan dikupas kulitnya. Kopi lalu digoreng &lt;i&gt;sangan &lt;/i&gt;sampai berwarna hitam. Kopi hitam dihaluskan, disaring bubuknya yang halus, dan siap untuk &lt;i&gt;dicom &lt;/i&gt;untuk minuman kopi. Starbucks mengklaim biji kopi mereka sangat berkualitas tinggi dan biji kopi pilihan. Penjual warung kopi angkringan tentu susah untuk membuat klaim karena mungkin biji kopi hanya dari hasil pekarangan rumah, atau kopi bubuk &lt;i&gt;sasetan &lt;/i&gt;yang umum dijual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biji kopi akan ditambahkan dengan campuran bahan lain untuk menambah nikmatnya rasa kopi. Ya kalau penjual warung kopi biasanya menambahkan jagung untuk campuran kopi. Asal campuran jagungnya tidak terlalu banyak, atau bahkan lebih banyak dari kopinya sendiri. Karena rasanya pasti jadi kurang &lt;i&gt;mak nyos &lt;/i&gt;kopinya, tapi malah &lt;i&gt;mak nyus&lt;/i&gt; jagungnya. Sarana teknologi pengolahan dari buah kopi untuk jadi bubuk kopi pasti beda. Kalau penjual warung kopi, mungkin menghaluskan kopinya dengan &lt;i&gt;lumpang &lt;/i&gt;dan ditumbuk dengan &lt;i&gt;alu&lt;/i&gt; sampai halus secara manual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #38761d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: #38761d; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sejatinya &lt;i&gt;mission&lt;/i&gt; Starbucks Coffeehouse dan Warung Kopi Angkringan adalah sama. Tentu saja Warung kopi juga punya &lt;i&gt;mission &lt;/i&gt;tapi tak tertulis&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Starbucks menyatakan bahwa coffeehouse mereka tempat orang datang, bertemu dan ngobrol dengan nyaman. Dia juga bilang “We’re a neighborhood gathering place, a part of the daily routine”. Sama &lt;i&gt;kok,&lt;/i&gt; di Warung Kopi Angkringan juga begitu. Orang-orang kampung bisa sangat betah dan lama ngobrol dengan teman-temannya hanya dengan memesan satu gelas kopi. Bahkan karena kelamaan bisa sampai “diusir” dengan halus oleh penjualnya “Mau nambah lagi kopinya Mas?” (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.vom"&gt;mitra_ulung@yahoo.vom&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2895912498187474675?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2895912498187474675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2895912498187474675&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2895912498187474675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2895912498187474675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/06/starbucks-atau-warung-kopi.html' title='Starbucks atau Warung Kopi?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-k1InE-EwhUw/TfIgxyHMD1I/AAAAAAAAAMs/p_ZMcpMcafI/s72-c/Starbucks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-9214205257787470300</id><published>2011-06-05T13:30:00.013+09:00</published><updated>2012-01-12T20:29:58.093+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ketoprak TBS'/><title type='text'>Guyonan &amp; Lakon Ketoprak</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-pIVRA0gSbXs/TesGEfm5f9I/AAAAAAAAAMo/rAlbWqJAK_E/s1600/TBS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-pIVRA0gSbXs/TesGEfm5f9I/AAAAAAAAAMo/rAlbWqJAK_E/s200/TBS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kata "kerikil" dijelaskan dari suku-katanya dengan &lt;i&gt;keri ing sikil&lt;/i&gt; (geli di kaki). Cocok khan? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mencari makna suatu kata melalui penjelasan setiap suku-katanya sehingga terasa &lt;i&gt;klop &lt;/i&gt;antara makna kata dan penjelasan suku-katanya, itu disebut &lt;i&gt;jarwo dosok. &lt;/i&gt;Biasanya digunakan sebagai bumbu obrolan ringan atau guyonan.&amp;nbsp; Misalnya lagi, "garwo" itu &lt;i&gt;sigaraning nyowo &lt;/i&gt;(suami/istri itu belahan jiwa). "Tebu", &lt;i&gt;mantep yen wis mlebu &lt;/i&gt;(mantap kalau sudah masuk). &lt;i&gt;Ya iya dong,&lt;/i&gt; batang tebu itu tidak akan terasa mantap rasanya kalau hanya dilihat saja. Harus dimasukkan ke mulut untuk dinikmati rasa manisnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Guyonan itu saya tonton dan dengar kembali dari dua orang &lt;i&gt;dagelan&lt;/i&gt; dalam seni pentas ketoprak di Taman Budaya Surakarta (TBS)&lt;/span&gt; beberapa minggu lalu&lt;span lang="EN-US"&gt;. Memang itu sekedar guyonan, dan kita bisa mencari &lt;i&gt;jarwo dosok &lt;/i&gt;lain yang mungkin bisa sesuai. Guyonan dagelan ketoprak, kadang diselingi dengan tembang-tembang yang diiringi gamelan ketoprak. Para dagelan itu juga harus mahir membawakan tembang-tembang &lt;i&gt;lawas&lt;/i&gt; atau yang lagi nge-&lt;i&gt;trend&lt;/i&gt; kini dengan iringan musik gamelan. Juga sambil menari mengikuti ritme musik gamelan. Ini sambil bernostalgia menonton ketoprak. (Foto: Pementasan ketoprak di TBS, Taman Budaya Surakarta).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dulu ketoprak melakukan pentas keliling dari kampung ke kampung menempati lapangan dan tanah kosong. Seni pentas ketoprak itu benar-benar &lt;/span&gt;menjadi &lt;span lang="EN-US"&gt;tontonan rakyat waktu itu. Bahkan sebagian mereka cukup hafal dengan lakon-lakon yang dimainkan ketoprak. Suami-istri yang sudah berumur yang duduk di sebelah saya, sesekali menebak lakon di penggalan cerita selanjutnya. Mereka &lt;/span&gt;semestinya&lt;span lang="EN-US"&gt; telah menonton ketoprak dengan lakon yang sama. Sekeliling pinggir luar arena pementasan ketoprak terdapat banyak pedagang dengan aneka dagangannya, mulai dari penjual rokok, rombong bakso dan ronde, sate ayam, sampai mainan anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Cukup menghibur menonton ketoprak berlakon "Darpo Kayun" atau "Ampak-Ampak Brang Singosari". Sepenggal kisah yang dilakoni tokoh utama Pangeran Darpo dan Pangeran Kayun, dalam intrik mematikan karena perebutan kekuasaan di lingkaran keluarga kerajaan Singosari. Pangeran Darpo sangat berambisi untuk &lt;/span&gt;memiliki kekuasaan di&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;span lang="EN-US"&gt;kraton Singosari setelah raja Singosari meninggal. Dibantu Demang Losari, abdinya yang licik, dia melakukan strategi-strategi lihai untuk mengejar ambisinya. Satu persatu pesaing dan orang yang dianggap sebagai penghalang disingkirkan dan terbunuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Cerita ketoprak sarat dengan pementasan berbagai karakter kehidupan. Mulai dari penggalan cerita guyonan, kesedihan, kebahagiaan, kegagalan, keburukan, kebaikan, sampai horor menakutkan.&amp;nbsp; Pemainnya mulai dari tua, remaja, sampai anak-anak. Mereka dituntut memainkan peran mereka sendiri dengan &lt;i&gt;apik&lt;/i&gt; untuk mendukung lakon cerita&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Lakon ketoprak "Darpo Kayun" itu tentang intrik kekuasaan yang sangat mematikan dan berkepanjangan di kerajaan Singosari sekitar 780 tahun yang silam. Mungkin saja guyonan dan lakon kekuasaan masa kini juga masih akan dipentaskan dalam seni ketoprak oleh generasi ratusan tahun yang akan datang. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-9214205257787470300?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/9214205257787470300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=9214205257787470300&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9214205257787470300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9214205257787470300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/06/guyonan-lakon-ketoprak.html' title='Guyonan &amp; Lakon Ketoprak'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pIVRA0gSbXs/TesGEfm5f9I/AAAAAAAAAMo/rAlbWqJAK_E/s72-c/TBS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1193101163023020080</id><published>2011-05-26T18:42:00.009+09:00</published><updated>2011-10-04T20:15:32.060+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sepikul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Segendong'/><title type='text'>Segendong, Sepikul</title><content type='html'>&lt;div style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #4c1130; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zbyZ6P32sq4/Td4gNrgPlSI/AAAAAAAAAMk/k8obk8MV368/s1600/purba.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-zbyZ6P32sq4/Td4gNrgPlSI/AAAAAAAAAMk/k8obk8MV368/s200/purba.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Jaman purba &lt;span lang="EN-US"&gt;para&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;laki-laki yang berburu binatang liar untuk makanan, dan para perempuannya &lt;span lang="EN-US"&gt;hanya &lt;/span&gt;menunggu di gua. Kalau &lt;i&gt;pas ndak semangat &lt;/i&gt;berburu atau lagi sepi binatang buruan, waktu pulang mereka bisa saja tidak membawa&lt;span lang="EN-US"&gt; hasil&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;binatang buruan satu pun. Dan para perempuan &lt;span lang="EN-US"&gt;akan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;bertanya &lt;span lang="EN-US"&gt;"&lt;/span&gt;Mana hasil buruannya?&lt;span lang="EN-US"&gt;"&lt;/span&gt;, dijawab laki-laki &lt;span lang="EN-US"&gt;"&lt;/span&gt;Lagi sepi tidak ada buruan&lt;span lang="EN-US"&gt;"&lt;/span&gt;. Padahal mereka mungkin sedang malas dan hanya &lt;i&gt;tiduran &lt;/i&gt;seharian di bawah pohon. Bisa saja mereka sedang tidak enak badan, jadi tidak berburu binatang. Manusia purba juga manusia&lt;span lang="EN-US"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;Justru disinilah para perempuan &lt;span lang="EN-US"&gt;menjadi &lt;/span&gt;tertantang kreatifitasnya. Kalau tidak&lt;span lang="EN-US"&gt;, mereka akan&lt;/span&gt;&lt;i&gt; kaliren&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;tidak &lt;span lang="EN-US"&gt;ada yang di&lt;/span&gt;makan, termasuk anak-anak mereka. Para perempuan mulai belajar bercocok tanam &lt;span lang="EN-US"&gt;umbi-umbian &lt;/span&gt;untuk persediaan makanan. Karena mungkin saja para laki-laki cukup sering pulang tidak berhasil membawa binatang buruan. Dan &lt;span lang="EN-US"&gt;biasanya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;tidak&lt;span lang="EN-US"&gt; ada&lt;/span&gt; kesulitan memberi alasan. Juga &lt;span lang="EN-US"&gt;sewaktu&lt;/span&gt; dapat buruan banyak, para perempuannya punya ide &lt;span lang="EN-US"&gt;mem&lt;/span&gt;buat dendeng daging agar bisa awet untuk persediaan makanan di hari-hari berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saat&lt;/span&gt; dapat binatang buruan &lt;span lang="EN-US"&gt;dan &lt;/span&gt;pulang ke gua&lt;span lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt; para laki-laki disambut oleh para perempuan yang sedang menunggunya. Apalagi kalau binatang buruannya besar, kerbau misalnya, &lt;i&gt;wah&lt;/i&gt; mereka pasti disambut &lt;span lang="EN-US"&gt;dengan suka-cita&lt;/span&gt;. Setelah binatang buruannya &lt;i&gt;dibetheti &lt;/i&gt;dengan peralatan batu tajam, kemudian dagingnya dibakar. Mereka berpesta menikmati hasil buruannya. &lt;span lang="EN-US"&gt;T&lt;/span&gt;entunya, para laki-laki akan mendapatkan &lt;span lang="EN-US"&gt;jatah&lt;/span&gt; lebih dan makan daging yang lebih banyak dari kaum perempuannya. Karena &lt;span lang="EN-US"&gt;mungkin &lt;/span&gt;lapar dan tenaganya terkuras sehabis berlarian berburu binatang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Pembagian &lt;i&gt;jatah &lt;/i&gt;yang lebih besar bagi laki-laki, dibanding dengan &lt;span lang="EN-US"&gt;perempuan&lt;/span&gt;, sangat mungkin berawal &lt;span lang="EN-US"&gt;dari&lt;/span&gt; jaman purba ini. Memang akan &lt;span lang="EN-US"&gt;wajar &lt;/span&gt;demikian. Para laki-laki telah mengeluarkan banyak tenaga ketika melakukan perburuan binatang. Bahkan kalau lagi &lt;i&gt;apes &lt;/i&gt;bisa saja mereka cidera atau bahkan mati karena &lt;i&gt;tersundang &lt;/i&gt;atau terinjak binatang buruan. Sehingga para laki-laki mendapatkan daging lebih banyak dari para &lt;span lang="EN-US"&gt;perempuan&lt;/span&gt;. Paling tidak, dengan jatahnya yang lebih banyak bisa memulihkan tenaganya kembali agar bisa melakukan perburuan binatang pada hari berikutnya, untuk kehidupan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #4c1130; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;B&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;eberapa &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;dasa &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;warsa&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; lalu, dalam masyarakat tradisional, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;praktek &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;jatah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; laki-laki lebih banyak dari &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;perempuan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;masih umum&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;. Termasuk dalam &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;hal &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;harta warisan, dengan istilah &lt;i&gt;segendong, sepikul. &lt;/i&gt;Ibaratnya, kalau &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;perempuan&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; mendapat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; satu bakul yang digendong, sedang laki-lakinya mendapat dua bakul yang dipikul di kanan-kirinya. Satu banding dua. Itu dulu! Kini sudah tidak berlaku, tepatnya sejak persamaan hak laki-laki dan perempuan dijalani oleh masyarakat paska-tradisional. Laki-laki dan perempuan sama, punya hak yang sama di semua hal. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 115%;"&gt;Kini, jika &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;sedikit sama-sama &lt;i&gt;segendong&lt;/i&gt;, banyak sama-sama &lt;i&gt;sepikul.&lt;/i&gt; (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1193101163023020080?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1193101163023020080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1193101163023020080&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1193101163023020080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1193101163023020080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/05/segendong-sepikul.html' title='Segendong, Sepikul'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zbyZ6P32sq4/Td4gNrgPlSI/AAAAAAAAAMk/k8obk8MV368/s72-c/purba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5811492857513022326</id><published>2011-04-24T19:48:00.005+09:00</published><updated>2011-07-01T17:37:28.188+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner Lesehan'/><title type='text'>Kuliner Lesehan</title><content type='html'>&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2lUEbzB7XZU/TbP_pi16RVI/AAAAAAAAAMg/0Ken1aoSmCM/s1600/Tahu-Kupat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-2lUEbzB7XZU/TbP_pi16RVI/AAAAAAAAAMg/0Ken1aoSmCM/s200/Tahu-Kupat.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Kalau sudah jamannya “lesehan” apa saja bisa dijadikan lesehan, dimana saja bisa jadi tempat lesehan, dan siapa saja dilesehkan. &lt;i&gt;Ya begitulah,&lt;/i&gt; semuanya jadi serba lesehan. Lihat saja, setelah menjamurnya warung lesehan, restoran pun kini mulai &lt;i&gt;melesehkan&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;penikmat kulinernya. Sambil menunggu atau menikmati sajian kuliner, kaki bisa sambil &lt;/span&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;i&gt;slonjor&lt;/i&gt;, bersila atau gaya lain yang dianggap nyaman. Bahkan, ada yang &lt;i&gt;glethakan &lt;/i&gt;saat menunggu kuliner disajikan, atau mungkin kekenyangan setelah menikmati makanan!&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Model kuliner lesehan ini memang lagi jadi &lt;i&gt;trend &lt;/i&gt;dan juga digemari oleh penikmat kuliner. Dimana-mana ada warung dan restoran lesehan. Lesehan itu ada di pinggir jalan, pinggiran sawah, dekat sungai, di atas kolam, di perkampungan, di tengah keramaian kota, dan tentunya banyak di tempat-tempat wisata. Jadi sekarang perlu menyiapkan pandangan agar nantinya &lt;i&gt;nggak nggumun &lt;/i&gt;kalau ada sekolah lesehan, warnet lesehan, salon lesehan, kantor lesehan atau karaoke lesehan. Aneh ya?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Minggu pagi itu saya berjalan keluar rumah mencari sarapan. Keluar jalan gang terlihat beberapa pedagang makanan ramai melayani pembelinya. Ada tahu kupat, nasi pecel, soto daging, dan lainnya. Mereka memakai rombong jualan beroda sehingga bisa segera dipindahkan saat telah habis makanan jualannya. Ada yang baru, masing-masing pedagang menyediakan tikar yang digelar di dekat rombong jualan makanannya. Tikar itu tempat lesehan pembelinya sambil &lt;i&gt;cooling down &lt;/i&gt;setelah melakukan kegiatan &lt;i&gt;jogging&lt;/i&gt; minggu pagi mengelilingi hutan kampus UNS Kentingan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;Diantaranya penjual tahu kupat di dekat halte bis pinggir jalan antarkota. Penjual itu menggelar tikar lesehannya di samping halte bis. Jadi kalau tikarnya penuh orang duduk, bisa saja duduk di tempat duduk yang terdapat di halte bis. Samping kiri dan kanan halte bis itu dulu adalah taman pinggir jalan. Awalnya memang asri ada rumput hijaunya dan tentu tanaman taman kota. Kini rumput dan tanaman itu telah hilang &lt;i&gt;ludes&lt;/i&gt; mati karena terinjak-injak orang yang lalu lalang atau sedang menunggu bis. (Foto: Penjual Tahu Kupat, depan Kampus UNS Surakarta).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Memang kuliner lesehan berkesan bersahabat dan membumi. Mungkin dengan alasan itulah banyak pedagang kuliner menyediakan tempat lesehan bagi pembelinya. Namun sebaiknya tempat lesehan juga perlu mempertimbangkan tempat yang digunakan lesehan nyaman dan aman terhadap lalu-lintas atau kondisi lingkungannya. Kuliner lesehan kini memang telah &lt;i&gt;jamak &lt;/i&gt;adanya dan mampu menciptakan suasana yang menyenangkan bagi penikmatnya. Terlihat lebih santai. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5811492857513022326?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5811492857513022326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5811492857513022326&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5811492857513022326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5811492857513022326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/04/kuliner-lesehan.html' title='Kuliner Lesehan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2lUEbzB7XZU/TbP_pi16RVI/AAAAAAAAAMg/0Ken1aoSmCM/s72-c/Tahu-Kupat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7785283424634228478</id><published>2011-04-17T23:04:00.008+09:00</published><updated>2011-06-05T13:32:02.322+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Baik dan Buruk'/><title type='text'>The Good &amp; The Bad</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dv-I08qKB7g/TarzMT-ZGYI/AAAAAAAAAMc/AtI8rpVxDN0/s1600/orang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150px" src="http://1.bp.blogspot.com/-dv-I08qKB7g/TarzMT-ZGYI/AAAAAAAAAMc/AtI8rpVxDN0/s200/orang.jpg" width="200px" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Teman membicarakan cerita Ramayana, antara Rahwana dan Rama mana yang baik dan buruk? Persepsi saya yang baik Rama dan Rahwana yang buruk. Belum tentu! Siapa yang menyerang atau membunuh lebih dulu? Mengapa Rahwana buruk? Karena menculik Sinta, istri Rama. Rahwana balas dendam karena Surpanaka, adik perempuannya terluka oleh pedang Laksmana, adik Rama. Memang ada beberapa versi cerita Ramayana berbeda. Diantara versi lain Rahwana menculik dewi Sinta di hutan Dandaka untuk dijadikan istrinya. Sebenarnya Rahwana&amp;nbsp;kasmaran dengan Dewi Widowati, dan dalam anggapan Rahwana, Sinta itu titisan Dewi Widowati yang dia digandrungi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Di dunia ini mulai dari anak telah belajar mengelompokkan dan memisahkan. Jika seorang anak memiliki teman yang dianggap berbuat tidak baik kepadanya, maka dia berusaha berteman dengan anak lainnya yang berbuat baik kepadanya. Di lingkungan kerja juga demikian sering dibicarakan karyawan yang baik dan yang buruk. Demikian di lingkungan masyarakat, ini golongan baik dan itu golongan buruk, mereka kuat dan lainnya lemah, serta mereka yang kaya dan mereka yang miskin. Kondisi demikian mampu menciptakan cara berpikir yang terbelah dan tersekat antara "hitam" dan "putih" saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Secara relatif &lt;i&gt;underdeveloped personalities, &lt;/i&gt;khususnya &lt;i&gt;borderline personalities, &lt;/i&gt;akan memerlukan banyak waktu dan sangat sulit untuk menggabungkan dan mengolah kedalam kesadarannya terhadap berbagai aspek yang terlihat dan dirasakan bertentangan (Understanding "Splitting" as a Psychological Term, &amp;nbsp;Dr. George Simon, PhD). Sehingga secara tidak disadarinya (unconciously) akan memisahkan atau membelah (splitting) suatu obyek kedalam dua kelompok, sesuatu itu "baik" jika dilihat atau dirasakan&amp;nbsp;dapat diterima olehnya, dan sesuatu itu "buruk" jika menyakitkan atau tidak dapat diterima.&amp;nbsp;Dan, itu terjadi secara "unconciously", tanpa disadari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Pembelahan persepsi merupakan proses dari analisa kognitif dan mental manusia yang klasikal. Ini mekanisme mempertahankan ego tidak-sadar manusia dimana wujud yang cukup kompleks tidak bisa diterima ke dalam kesadarannya secara menyeluruh karena adanya berbagai aspek yang dapat terima maupun yang tidak dapat diterima oleh seseorang. Ini bisa dipahami, tidak&amp;nbsp;ada manusia benar-benar "fully developed" karena faktor usia, pengalaman, pengetahuan bahkan kepentingan manusia itu sendiri yang selalu berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Jadi benar, persepsi baik dan buruk itu ada di dunia ini. Sebenarnya lebih banyak hal yang harus dipertimbangkan daripada hanya sekedar melihat dan merasakan sesuatu itu "baik" atau "buruk"&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;Jika &lt;i&gt;splitting &lt;/i&gt;ini terjadi karena "consciously", dengan sadar sebagai taktik yang disengaja oleh &lt;i&gt;fairly-well developed personalities &lt;/i&gt;dengan niat menyerang seseorang atau sesuatu, ini akan menjadi masalah! Disini, taktik pembelahan persepsi baik dan buruk digunakan untuk tujuan mengurangkan sesuatu, menjatuhkan, mengalahkan atau bahkan membunuh orang lain. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com" target="_blank"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7785283424634228478?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7785283424634228478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7785283424634228478&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7785283424634228478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7785283424634228478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/04/good-bad.html' title='The Good &amp; The Bad'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-dv-I08qKB7g/TarzMT-ZGYI/AAAAAAAAAMc/AtI8rpVxDN0/s72-c/orang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7672695180649542181</id><published>2011-03-31T23:25:00.005+09:00</published><updated>2011-07-01T17:31:25.280+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sate dan Donat'/><title type='text'>Sate Pak Manto &amp; Donat J.co</title><content type='html'>&lt;div style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #7f6000; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UlwbrtUP-bc/TZSOpcVlSjI/AAAAAAAAAMY/QsxD6uBR7ZM/s1600/sate.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" src="http://2.bp.blogspot.com/-UlwbrtUP-bc/TZSOpcVlSjI/AAAAAAAAAMY/QsxD6uBR7ZM/s200/sate.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Memang &lt;i&gt;ndak&lt;/i&gt; ada hubungannya antara sate kambing dan donat. Apalagi sate kambing lokal dibanding dengan donat internasional. Sate dibakar di atas bara arang sambil dikipasi, sedang donat digoreng dengan minyak goreng. Sate kambing dilumuri bumbu kecap atau kacang, kalau donat dilelehi coklat, rasa stroberi atau rasa lainnya. Sate kambing &lt;i&gt;disunduki&lt;/i&gt; tusuk sate, donat dilubangi tengahnya. Warung sate kambing selalu menebar asap dan aroma sate, donat tentu tidak. &lt;em&gt;Ya iyalah masak&lt;/em&gt; toko donat&amp;nbsp;menebar aroma sate! &lt;i&gt;Lha trus,&lt;/i&gt; apanya yang mau diceritakan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Ini antara Sate Kambing Pak Manto Solo dan Donat J.co. Saya cerita apa yang menjadi kemiripan mereka. Juga sedikit membandingkannya. Di donat J.co meja-meja tidak memiliki nomer. Sama dengan di Sate Kambing Pak Manto. Tapi meja dan kursi di Donat J.co adalah furnitur yang bagus sedang di Sate Kambing Pak Manto cukup meja biasa dengan &lt;i&gt;dingklik&lt;/i&gt; panjang. Donat J.co biasanya ada di Mall Pusat Perbelanjaan dengan papan nama mentereng sedang Sate Kambing Pak Manto berada di pinggir jalan Honggowongso Solo dengan nama tertera di spanduk kain yang juga berfungsi sebagai penutup bagian depan warung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saat masuk warung Sate Kambing Pak Manto, baru &lt;i&gt;mecungul&lt;/i&gt; langsung ada suara Pak Manto, “Monggo Pak” sambil tetap duduk di belakang tungku pemasak tengkleng. Itu kalau Pak Manto tidak tahu nama pembeli yang datang ke warungnya. Tapi kalau dia tahu namanya, pasti dia akan menyebutkan namanya, seperti “Monggo Pak Joko, bakar &lt;i&gt;nopo&lt;/i&gt; tengkleng?”. Pembeli yang disapa biasanya langsung menjawab dengan pesanannya, “Tengkleng satu”. Trus ditanya lagi, “Pak Joko, pedes?”. Pembelinya bisa menjawab, “&lt;i&gt;Inggih, kuahe radha kathah&lt;/i&gt;.” &lt;i&gt;Lumayan&lt;/i&gt;, ada tambahan kuah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #7f6000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Di warung Sate Kambing Pak Manto, beberapa orang meladeni pembeli. Yang bagian minuman menanyakan pesanan minum pembeli. Yang di belakang rombong menyiapkan nasi dan bumbu. Sesekali berkata “Monggo” kepada&amp;nbsp; pembeli yang sudah selesai makan, kemudian menerima dan &lt;i&gt;nyusuki&lt;/i&gt; uang pembeli. Yang dibelakang tunggu sate sibuk membakar sate di tempat arang bakaran sate dengan kipas manualnya. Sedang Pak Manto sibuk memasak&amp;nbsp; tengkleng dalam wajan di belakang tungku arang dengan kipas angin listrik sambil memasukkan bumbu-bumbu tengkleng ke dalam wajan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Ini kemiri&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;pannya. Donat J.co dan Sate Kambing Pak Manto selalu menyapa setiap pembeli yang datang atau menyebut namanya. Di Donat J.co setelah memesan menu minuman dan makanan, ketika membayar pesanan di kasir ditanyakan nama pembelinya. Kemudian saat pesanan makan dan minum diantarkan, pelayannya menyebut nama pemesannya, misalnya “Pak Joko” yang tentunya akan disahut “Ya” atau dengan respons oleh pemesan yang dipanggil. Menyebut nama itu bisa membuat pembeli merasa lebih dilayani. Ini mungkin salah satu yang membuat Donat J.co dan Sate Kambing Pak Manto dikenal dan menarik banyak pembeli. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7672695180649542181?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7672695180649542181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7672695180649542181&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7672695180649542181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7672695180649542181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/03/sate-pak-manto-donat-jco.html' title='Sate Pak Manto &amp; Donat J.co'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UlwbrtUP-bc/TZSOpcVlSjI/AAAAAAAAAMY/QsxD6uBR7ZM/s72-c/sate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3781165309855523640</id><published>2011-03-13T11:22:00.007+09:00</published><updated>2011-05-26T15:11:48.737+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potong Celana Jean'/><title type='text'>Vermak Jeans Simpang Lima</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-5TxEMSawX-Q/TXwpZ0_Ik9I/AAAAAAAAAMU/ULDYM6V8TfQ/s1600/Vermak-Jeans.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150px" src="https://lh4.googleusercontent.com/-5TxEMSawX-Q/TXwpZ0_Ik9I/AAAAAAAAAMU/ULDYM6V8TfQ/s200/Vermak-Jeans.jpg" width="200px" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kalau dipotong malah semakin tinggi, apa itu? Ya, celana panjang. Memang biasanya sesuatu itu kalau dipotong akan menjadi pendek. Tapi celana panjang lain, semakin panjang dipotong, maka akan semakin tinggi. Ngukur tinggi itu &lt;i&gt;khan&lt;/i&gt; dari permukaan tanah, jadi semakin celana panjang dipotong akan semakin tinggi dari permukaan tanah. Tapi hati-hati kalau celana panjang dipotong terlalu panjang, nanti malah bisa berubah jadi celana pendek. &lt;i&gt;Wah, &lt;/i&gt;ini bisa bikin bingung, dari panjang, kemudian tinggi, &lt;i&gt;trus&lt;/i&gt; jadi pendek? &lt;i&gt;Embuh lah! &lt;/i&gt;Ini hanya efek tebakan &lt;i&gt;guyonan&lt;/i&gt; saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Beberapa hari lalu saya ke tukang Vermak Jeans diantara deretan kaki lima dekat Simpang Lima Plaza Semarang. Istilah vermak itu berasal dari bahasa Belanda "vermaaken" yang artinya memperbaiki. Kalau Jeans berasal dari bahasa Inggris berarti celana panjang yang terbuat dari kain yang kuat. Tapi jean juga bisa berarti kain bahannya, makanya ada rok jean, jaket jean, atau baju jean. Wah, &lt;i&gt;keren&lt;/i&gt; juga ternyata nama "Vermak Jeans" yang biasanya ditemukan di kios atau kaki lima. Nama itu ternyata berasal dari gabungan dua bahasa asing. (Foto: Vermak Jeans Samping Plaza Simpang Lima)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tukang Vermak Jeans terlatih bekerja cepat melayani keinginan pelanggan yang membutuhkan jasa perbaikan jeans. Vermak jean bisa hanya sederhana saja mulai dari memperbaiki resetling atau kancingnya, sekedar memotong celana jean yang bagian kakinya terlalu panjang, atau yang agak rumit memperbaiki lingkar perut celana yang terlalu besar, bagian bawahnya terlalu &lt;i&gt;komprang, &lt;/i&gt;atau memperbaiki jenis pakaian jean lainnya. Untuk perbaikan jean yang sederhana saja, misalnya memotong celana, bisa ditunggu, cepat dan ongkosnya murah. Ini pelayanan yang mantap!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Departement store di pusat perbelanjaan yang menjual jean biasanya, walau tidak semuanya, juga menyediakan jasa pemotongan celana sesuai ukuran pembeli. Saat saya membeli celana jean di departement store, dan menanyakan tentang&amp;nbsp; jasa pemotongan celana, katanya penjahitnya masuk kerja siang dan kalau memotongkan celana di situ mungkin esok harinya baru bisa diambil. Jadi tidak bisa ditunggu. &lt;i&gt;Wah&lt;/i&gt; ternyata, penjahit Vermak Jean di kaki lima itu lebih profesional dan mampu mensukseskan keinginan pelanggannya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif; line-height: normal; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sebenarnya bisa saja celana jean itu &lt;i&gt;ndak usah&lt;/i&gt; dipotong sesuai panjang kaki pemakainya. Cukup dilipat saja bagian bawahnya. Bisa juga celana dibiarkan &lt;i&gt;nglengsreh &lt;/i&gt;sampai tanah. Dulu model ini disebut "sapu jagat" karena ketika pemakainya berjalan celananya seperti menyapu tanah. Model-model celana seperti ini memang tidak asing dilihat. Juga ada model celana jean semi celana panjang dan pendek. Kalau model celana seperti ini dulunya disebut celana &lt;i&gt;kethok bumbung, &lt;/i&gt;mungkin karena bentuknya seperti potongan bambu pendek &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;[smile]&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3781165309855523640?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3781165309855523640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3781165309855523640&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3781165309855523640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3781165309855523640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/03/vermak-jeans.html' title='Vermak Jeans Simpang Lima'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-5TxEMSawX-Q/TXwpZ0_Ik9I/AAAAAAAAAMU/ULDYM6V8TfQ/s72-c/Vermak-Jeans.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5611267361733926103</id><published>2011-02-27T22:35:00.005+09:00</published><updated>2011-03-13T11:12:39.062+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bermain Air Dulu Kini'/><title type='text'>Bermain Air Dulu &amp; Kini</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-V31xBdBVAWA/TWpSxYYPN1I/AAAAAAAAAMQ/NoeJ-jbvUA0/s1600/Sumber+Udel+Blitar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh3.googleusercontent.com/-V31xBdBVAWA/TWpSxYYPN1I/AAAAAAAAAMQ/NoeJ-jbvUA0/s200/Sumber+Udel+Blitar.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #274e13; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Setelah sampai langsung mereka melepas baju dan celana di pinggir sungai. Baju dan celana lalu disampirkan saja ke dahan pohon terdekat atau diumbrukan di atas batu yang cukup besar. Lalu mencari permukaan yang paling tinggi melompat dan terjun ke air. Juga ada yang meluncur dari lereng sungai langsung mencebur ke air. Itu pemandangan dulu cara anak kampung menikmati bermain air ambil mandi di sungai. Mereka juga bermain dengan menaiki sampan batang pisang di air. Biasanya di tempat agak dalam di tikungan sungai atau di bawah bendungan sungai. Mereka sebenarnya lebih menikmatinya sebagai permainan air daripada mandi. (Foto: Pemandian "Sumber Udel" Blitar)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kemudian mereka mulai mencoba kolam ikan sebagai tempat bermain air yang lain. Biasanya ini kolam ikan tradisional yang terdapat di sekitar pinggiran sungai atau dekat surau kampung. Sambil membawa sarung untuk digelembungkan dengan melompat dan terjun ke air kolam. Sepertinya mereka di kolam lebih banyak permainan yang bisa dilakukan sambil mandi. Air kolam yang tidak deras mengalir seperti sungai mendukung permainan mereka. Mereka bisa bermain &lt;i&gt;ciblon &lt;/i&gt;dan cipratan air, saling tangkap di air, adu lama menyelam di bawah air, atau adu jauh melompat ke air dari pinggir kolam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Semakin lama anak-anak kampung mulai mengenal kolam renang dan pemandian yang sebenarnya. Di sini mereka harus membayar uang untuk bisa bermain air dan berenang. Tempatnya mungkin sudah agak jauh dari perkampungan rumah. Mereka naik sepeda atau berjalan kaki yang cukup melelahkan. Kolam renang seperti ini telah menyediakan tempat ganti pakaian, tempat menyimpan baju dan tempat jajan jika lapar atau haus saat atau sesudah mandi. Walau mungkin masih sederhana kolam renangnya waktu itu. Di kolam renang tersedia papan loncat, tempat seluncuran, ban karet untuk mengapung, bola untuk bermain atau membawanya sendiri dari rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #274e13; font-size: x-small;"&gt;Kini sarana permainan air telah berkembang menjadi "water park". Kolam renang tradisional harus mengikuti kemajuan bertransformasi menjadi wisata air dengan melakukan berbagai renovasi, peningkatan dan penambahan sarana hiburan air. Sarana pendukungnya juga harus dirombak seperi tempat parkir, kantin, taman bermain dan pemandangannya menjadi menarik bagi pengunjungnya. Sarana water park umumnya adalah tempat seluncuran dengan berbagai variasi dan kemiringan, ada pancuran air, ada aliran deras air, guyuran air, juga permainan lain yang menarik, sampai sarana petualangan air maupun gelombang buatan&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 115%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #274e13; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 115%;"&gt;Permainan air terus berevolusi sejalan kemajuann teknologi dan meningkatnya tingkat ekonomi masyarakat. Bedanya dulu semua anak bisa menikmati bermain air di sungai dan kolam. Lalu ketika harus membayar untuk menikmati permainan air yang lebih modern dan menarik menjadi tidak semuanya mampu menikmati. Kini mulai terlihat kembali remaja dan anak diperkenalkan dengan alam yang dulu pernah menjadi sarana bermain air orangtuanya. Mereka harus mengikuti kegiatan "outing" ke alam. Mereka pergi jauh ke pelosok desa atau kaki perbukitan untuk bisa menikmati alam permainan air yang masih bersih. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5611267361733926103?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5611267361733926103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5611267361733926103&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5611267361733926103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5611267361733926103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/02/bermain-air-dulu-kini.html' title='Bermain Air Dulu &amp; Kini'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-V31xBdBVAWA/TWpSxYYPN1I/AAAAAAAAAMQ/NoeJ-jbvUA0/s72-c/Sumber+Udel+Blitar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-127709897035123982</id><published>2011-02-22T23:22:00.005+09:00</published><updated>2011-02-27T22:37:41.924+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obrolan Labu Siam'/><title type='text'>Obrolan Labu Siam</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VV-reicbTjQ/TWPJ_7qKoQI/AAAAAAAAAMM/eGSx8z6-HdQ/s1600/Picture1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="http://3.bp.blogspot.com/-VV-reicbTjQ/TWPJ_7qKoQI/AAAAAAAAAMM/eGSx8z6-HdQ/s200/Picture1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kemarin sore di &lt;i&gt;smoking area&lt;/i&gt; saya dan teman-teman &lt;i&gt;klecas-klecis &lt;/i&gt;merokok sambil ngobrol &lt;i&gt;ngalor-ngidul&lt;/i&gt;. Selalu begitu karena obrolan itu sebenarnya hanya bumbunya saja sewaktu kami menghisap rokok. Saat demikian, memang apa saja bisa jadi obrolan asal tidak terlalu serius. Kegiatan utamanya &lt;i&gt;ngebul &lt;/i&gt;merokok. Di sebelah tempat merokok ada tumbuhan labu siam yang cukup lebat merambat. Ada yang mengomentari, “Banyak di alam sekitar kita yang bisa memberikan “makna” bagi kehidupan, contohnya pohon labu siam itu”. &lt;i&gt;Waduh,&lt;/i&gt; apa ya “makna” labu siam bagi kehidupan? (Foto: labu siam, sumber: www.plantamor.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Orang di kampung saya menyebutnya dengan &lt;i&gt;waluh jipang. &lt;/i&gt;Gampang sekali ditanam, terutama jika ditanam tanah cukup air. Bibitnya bisa dari buahnya yang sudah bertunas. Seingat saya dulu di kampung menanam &lt;i&gt;waluh jipang&lt;/i&gt; dekat &lt;i&gt;peceren &lt;/i&gt;tempat peresapan air bekas mandi di belakang rumah. Setelah mulai tumbuh menjalar, batangnya tinggal diarahkan saja ke batang pohon terdekat, atau bisa dibuatkan &lt;i&gt;anjang-anjang&lt;/i&gt; untuk rambatan. Sering ditanam di belakang rumah karena mendekati tanah basah sekitar tempat mandi yang umumnya dulu terpisah di &lt;i&gt;buritan&lt;/i&gt; rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Labu Siam nama bahasa Indonesianya. Kini orang kota bisa mendapatkannya di pasar atau &lt;i&gt;super market&lt;/i&gt;. Dua buah labu siam cukup untuk membuat sayur oseng, &lt;i&gt;bobor&lt;/i&gt; atau lodeh. Saya &lt;i&gt;browsing&lt;/i&gt; dan ternyata banyak kasiatnya bagi kesehatan. Labu siam mengandung serat, vitamin A, B, dan C, mineral, kalsium, fosfor, kalium, zat besi dan banyak lagi zat kimia bermanfaat lainnya. Beberapa artikel menyebutkan labu siam diantaranya mampu menurunkan lemak darah, tekanan darah tinggi dan panas tubuh, serta mengobati diabetes dan memperlancar proses pencernaan. Makanya orang kampung dulu jarang kena penyakit itu, &lt;i&gt;lha wong&lt;/i&gt; dia dilingkungi oleh tanaman berkasiat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kenapa namanya &lt;i&gt;kok&lt;/i&gt; Labu Siam? Konon waktu jaman kompeni Belanda, buah ini mereka bawa dari negara Siam (sekarang Thailand) untuk dibiakkan di Indonesia. Seperti ada yang tidak biasa sehubungan dengan namanya. Iya, biasanya buah yang berasal dari Thailand atau ibukotanya Bangkok cenderung lebih besar dari biasanya. Lihat saja pepaya Thailand, klengkeng Thailand, jeruk Siam, jambu Bangkok, duren Bangkok, dan banyak lagi lainnya. Ternyata Indonesia yang terkenal negara agraris, harus mengakui keunggulan tanaman buah dari Thailand. Kalau orang yang tinggi besar? Ya juga bisa disebut &lt;i&gt;mbangkok. Walah!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; line-height: 115%;"&gt;Walau hanya obrolan labu siam akhirnya harus ada “makna” yang bisa disampaikan, kata teman saya. &lt;i&gt;Ya apa lah &lt;/i&gt;misalnya kemampuannya merambat itu bisa memberikan makna tersendiri. Bisa juga &lt;i&gt;sih.&lt;/i&gt; Yang jelas siang tadi, setelah tahu manfaat labu siam bagi kesehatan, saya bersemangat mencari bibit labu siam. Saya dapat dua buah labu siam yang sudah bertunas dan keluar akarnya. Sampai di rumah, saya langsung ambil &lt;i&gt;cethok &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;pacul &lt;/i&gt;&amp;nbsp;dan langsung dua bibit labu siam itu saya tanam di &lt;i&gt;buritan&lt;/i&gt; rumah. Tapi tidak dekat &lt;i&gt;peceren lho!&lt;/i&gt; (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-127709897035123982?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/127709897035123982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=127709897035123982&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/127709897035123982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/127709897035123982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/02/obrolan-labu-siam.html' title='Obrolan Labu Siam'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VV-reicbTjQ/TWPJ_7qKoQI/AAAAAAAAAMM/eGSx8z6-HdQ/s72-c/Picture1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5470129968695847351</id><published>2011-02-10T21:35:00.005+09:00</published><updated>2011-02-22T23:34:38.942+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Berubah Wujud'/><title type='text'>Mancolo Putra Mancolo Putri</title><content type='html'>&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #20124d; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-x5JJoar1BTw/TVPbOCjiTSI/AAAAAAAAAL4/2GDb2lxuisw/s1600/Arjuna.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-x5JJoar1BTw/TVPbOCjiTSI/AAAAAAAAAL4/2GDb2lxuisw/s200/Arjuna.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Ilmu "mancolo putra mancolo putri"&lt;i&gt; &lt;/i&gt;itu kemampuan merubah wujud jasmaniahnya, namun sifat rohaniahnya tidak ikut berubah dan masih sama seperti sebelumnya. Ia mampu berubah menjadi siapa saja bahkan sampai detil termasuk suara, tampilan dan perilaku. Dengan ilmunya ia mungkin menjadi laki-laki, perempuan, tua, muda, pendek, gagah, kurus, gemuk, kaya, miskin, berambut panjang, botak atau berkacamata. Mereka yang memiliki ilmu &lt;i&gt;mancolo putra mancolo putri &lt;/i&gt;adalah mereka yang memiliki kesaktian luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Para dewa dalam cerita pewayangan punya ilmu &lt;i&gt;mancolo putra mancolo putri. &lt;/i&gt;Biasanya dalam cerita dimana dewa harus terlibat dalam kejadian penting di dunia mayapada, dewa akan turun dengan wujud yang berubah dari wujud aslinya. Dengan demikian dewa bisa ikut mengkondisikan kejadian tanpa diketahui siapa sebenarnya ia oleh manusia. Selain dewa, tokoh-tokoh sakti pewayangan lain yang memiliki ilmu ini antaranya Krisna, Arjuna dan Semar. Ataupun Anglingdarma dalam cerita rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kemampuan mengubah wujud jasmaniah dalam tingkat yang lumrah bisa dilakukan manusia dengan tujuan agar mampu berbaur dengan lingkungannya.&lt;span lang="EN-US"&gt; Ia berkeinginan menyesuaikan &lt;/span&gt;diri &lt;span lang="EN-US"&gt;dengan lingkungannya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;Perubahan jasmaniah mulai hanya sekedar memakai model pakaian, mengikuti kebiasaan, bertindak-tanduk, atau &lt;span lang="EN-US"&gt;sekedar &lt;/span&gt;bertutur-kata seperti umumnya di lingkungan yang ingin dibaurinya. Dengan demikian, kemampuan ia berubah untuk menyesuaikan diri menjadikannya tidak berbeda dan diterima di lingkungannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sebaliknya, mengubah wujud jasmaniah &lt;span lang="EN-US"&gt;juga &lt;/span&gt;bisa untuk mengelabuhi lingkungannya. Ia tidak ingin aslinya dikenal&lt;span lang="EN-US"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; oleh lingkungannya. Ia menyamarkan wujud jasmaniahnya agar dia dianggap sosok lain. Bisa saja dalam penyamarannya ia menggunakan rambut palsu, memakai kacamata, memakai dasi, &amp;nbsp;berpakaian rapi, berada di gedung dan perkantoran mewah, atau menjadi aktivis organisasi dan penegak aturan sekalipun. Bahkan status, data pribadi, dan nama pun akan ia ganti untuk tujuan menyamar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam cerita mitologis, ada m&lt;/span&gt;akhluk legendaris &lt;span lang="EN-US"&gt;yang &lt;/span&gt;ahli mengubah wujud&lt;span lang="EN-US"&gt;. Ia adalah &lt;/span&gt;vampir penghisap darah manusia,&lt;span lang="EN-US"&gt; kecuali vampir vegetarian &lt;/span&gt;pendukung tokoh protagonis &lt;span lang="EN-US"&gt;dalam cerita&lt;i&gt; twilight&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;. &lt;span lang="EN-US"&gt;Para vampir&lt;/span&gt; mampu berubah dalam berbagai wujud yang diinginkan dengan penampilan yang menarik dan menawan. &lt;span lang="EN-US"&gt;Vampir&lt;/span&gt;-vampir itu&lt;span lang="EN-US"&gt; mampu &lt;/span&gt;menghilang atau bahkan &lt;span lang="EN-US"&gt;terbang kemana dia suka. &lt;/span&gt;Ia mahir merayu calon-calon korbannya, kemudian menunggu saat tepat untuk menyerang leher dan menghisap darahnya. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;; &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5470129968695847351?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5470129968695847351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5470129968695847351&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5470129968695847351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5470129968695847351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/02/mancolo-putra-mancolo-putri.html' title='Mancolo Putra Mancolo Putri'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-x5JJoar1BTw/TVPbOCjiTSI/AAAAAAAAAL4/2GDb2lxuisw/s72-c/Arjuna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4949852080909383111</id><published>2011-02-01T23:55:00.008+09:00</published><updated>2011-02-10T21:52:45.209+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menuai &quot;Cabai&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siapa Menanam'/><title type='text'>Siapa Menanam, Menuai "Cabai"</title><content type='html'>&lt;div style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;smallfrac m:val="off"&gt;&lt;dispdef&gt;&lt;lmargin m:val="0"&gt;&lt;rmargin m:val="0"&gt;&lt;defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;intlim m:val="subSup"&gt;&lt;narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/narylim&gt;&lt;/intlim&gt;&lt;/wrapindent&gt;&lt;/defjc&gt;&lt;/rmargin&gt;&lt;/lmargin&gt;&lt;/dispdef&gt;&lt;/smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TUiUaHV0RQI/AAAAAAAAALg/SIWtZ2pD-rQ/s1600/Cabai-Rawit-Wiki2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" s5="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TUiUaHV0RQI/AAAAAAAAALg/SIWtZ2pD-rQ/s200/Cabai-Rawit-Wiki2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date9"&gt;Harga cab&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;ai&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; me&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mbubung&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; tinggi sampai Rp&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; 100 ribu per kilogram&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;bahkan &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;bisa &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; mahal di daerah tertentu &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;akhir-akhir ini&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;. Hebat! Ini&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;jauh lebih mahal dari &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;harga &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;daging sapi&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; dengan berat yang sama&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;"Pedas"nya&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; harga cab&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;ai&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;terus &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;berkembang menjadi isu &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;yang &lt;/span&gt;"&lt;span class="date9"&gt;hangat&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;" diperbicangkan &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;di &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; Cukup lama "cabai gate" ini menjadi "hot" news. &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;Tak hanya kaum ibu&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; rumah tangga,&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; yang &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;layaknya &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;paling berkepentingan dengan naiknya &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;harga &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;cab&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;ai&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;, atau penjual makanan dan kue gorengan, &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;bahkan &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;juga para pejabat &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;teras &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date9"&gt;Ini &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;memang luar biasa&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;. Cabe rawit yang biasa tumbuh dengan sendirinya di pekarangan sekitar rumah ini mampu membuat para pejabat &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;teras &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;negeri ini membahasnya. Juga bank sentral ikut bergeming dengan meresponsnya bersama asosiasi petani cabai. Melambungnya harga cabai ternyata mampu mempengaruhi laju inflasi. &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;Tentu ini t&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;idak &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;diperhitungkan sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;karena &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;cabai rawit &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mungkin &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;dianggap &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;makanan "&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;underdog&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;". Iya demikian,&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; karena &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;keberadaannya bukan termasuk dalam &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;sembilan bahan pokok&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; bahan makanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date9"&gt;Kasus me&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mbubungnya&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; harga cabai &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;benar-benar mampu &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mengalihkan perhatian sebagian penduduk negeri ini. &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;Mengalihkan perhatian&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; ini bukan &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;sebagai &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;tuduhan politis yang &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;cukup sering terdengar akhir-akhir ini. &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;Tapi &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mengalihkan perhatian yang sebenarnya lho!&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;Lihat saja, p&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;ejabat &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;negeri &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;yang biasanya memperhatikan sektor ekonomi &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;"strategis"&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; sekarang harus &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;mengalihkan perhatian ke &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;cabai &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;"kecil" ini&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Januari 2011 sebesar 0,89%&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; dan t&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;ingginya inflasi itu terutama disumbang dari beras dan cabai rawit dengan sumbangan inflasi hingga 0,11%.&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="date9"&gt;Kenapa sih cabai harganya jadi selangit? Saya rasa&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;&lt;i&gt;nggak&lt;/i&gt; terlalu sulit&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; menjawabnya, &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;belum&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; perlu mendatangkan pakar cabai atau &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;begawan ekonomi&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;. Bisa &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;dijawab&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; awal dengan hukum&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; ekuilibrium ekonomi&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;&lt;i&gt;demand-supply.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; Ketika permintaannya tetap, kemudian pasokannya berkurang, &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;tentu &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;harga&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; cabai&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; akan naik. Kenapa pasokan&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; cabai&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt; berkurang? Ya karena banyak pohon cabai gagal panen. Kenapa pohon&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;cabai &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;gagal panen? Karena bunga cabai rontok kena &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;curah &lt;/span&gt;&lt;span class="date9"&gt;hujan sebelum berubah menjadi pentil cabai. &lt;/span&gt;Curah hujan yang tinggi menggugurkan putik bunga cabai, sehingga proses pembungaan gagal sebelum berbuah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #660000; font-family: Georgia,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #660000; font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Namun mencobalah berpikir terus lebih dalam lagi sampai ke "akarnya" tentang sebab-musabab yang membuat membubungnya harga cabai. Mungkin bisa disebut &lt;i&gt;root cause&lt;/i&gt;-nya lah. Terus saja bertanya kenapa k&lt;/span&gt;&lt;span class="date9" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;enapa hujan tinggi saat menjelang panen cabai? Karena anomali musim. Kenapa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;terjadi anomali musim? Karena pengaruh pemanasan global. Ketika alam terganggu keseimbangannya, kemudian terjadi anomali siklus musim, maka alampun menjadi tidak ramah, dan apa saja bisa terjadi. Bersahabatlah dengan alam. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4949852080909383111?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4949852080909383111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4949852080909383111&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4949852080909383111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4949852080909383111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/02/siapa-menanam-menuai-cabai.html' title='Siapa Menanam, Menuai &quot;Cabai&quot;'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TUiUaHV0RQI/AAAAAAAAALg/SIWtZ2pD-rQ/s72-c/Cabai-Rawit-Wiki2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-6651729980389781837</id><published>2011-01-11T21:52:00.005+09:00</published><updated>2011-02-01T23:58:56.075+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='New Year Inspiration'/><title type='text'>Inspirasi Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TSxSctr4ytI/AAAAAAAAALY/dhu_wNnIN7I/s1600/NewYear-FireWorks.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" n4="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TSxSctr4ytI/AAAAAAAAALY/dhu_wNnIN7I/s200/NewYear-FireWorks.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Lembaran baru kehidupan kembali dimulai saat berganti tahun. Ini diibaratkan seperti membuka sebuah buku baru. Lembaran-lembaran di dalamnya masih kosong. Kemudian dituntut mengisinya dengan tulisan dan kata-kata kita sendiri. Buku yang demikian itu dinamakan sebagai "Kesempatan". Dan kesempatan pertama dimulai sejak hari pertama tahun baru. &lt;i&gt;We will open the book. Its pages are blank. We are going to put words on them ourselves. The book is called Opportunity and its first chapter is New Year's Day (Edith Lovejoy Pierce).&lt;/i&gt; Pierce (1904-1983) adalah seorang penulis puisi dan aktivis perdamaian berasal dari Oxford, Inggris. (Foto: Kembang Api Tahun Baru)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Tahun yang lama itu telah berlalu. Biarlah masa lalu itu meninggalkan kita dan menguburkan diri dalam kematiannya sendiri. Kini waktu telah diambil-alih oleh Tahun Baru. Merenungi kehidupan tahun sebelumnya atau kemudian melupakannya, bahkan menguburnya dalam-dalam. Kemudian semangat baru lahir untuk mengemban tugas dan pekerjaan serta&amp;nbsp;mengejar harapan dan kesempatan selama dua belas bulan berjalan. &lt;i&gt;The Old Year has gone. Let the dead past bury its own dead. The New Year has taken possession of the clock of time. All hail the duties and possibilities of the coming twelve months! (Edward Payson Powell).&lt;/i&gt; Powel seorang jurnalis dan penulis di Florida, Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Setiap tahun baru kita diajak untuk menjadi orang yang lebih baik. Demikian juga seterusnya, tahun baru depannya lagi menjadi lebih baik lagi. Diingatkan agar selalu dan terus-menerus memerangi sifat-sifat buruk kita dan menggantikannya dengan sifat-sifat yang baik. Dan hidup rukunlah dengan tetangga. Dengan demikian diharapkan dari tahun ke tahun akan menjadi manusia yang lebih baik. &lt;i&gt;Be always at war with your vices, at peace with your neighbors, and let each New Year find you a better man. (Benjamin Franklin).&lt;/i&gt; Franklin (1706-1790) adalah founding father Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Permasalahan dalam Tahun Baru bukan bahwa kita memiliki tahun yang baru. Tidak ada artinya angka-angka tahun yang berganti. Namun kita dituntut&amp;nbsp;memiliki jiwa yang baru. Disini lebih dimaknakan bagaimana&amp;nbsp;kita mampu mengubah jiwa menjadi baru untuk menyongsong harapan dan keadaan yang baru. Waktu telah&amp;nbsp;berubah, demikian juga jiwa berubah menjadi baru. &lt;i&gt;The object of a New Year is not that we should have a new year. It is that we should have a new soul. (G. K. Chesterton).&lt;/i&gt; Chesterton (1874-1936) adalah seorang jurnalis dan penulis dari Inggris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #073763;"&gt;Tahun baru selalu disimbolkan sebagai lahirnya harapan dan rencana baru. Harapan menuju kehidupan lebih baik. Rencana mengubah hidup lebih bermakna. Menanggalkan kehidupan yang kurang memberi manfaat. Seperti daun-daun terus bersemi menunaikan tugasnya berfotosintesa demi kelangsungan hidup tumbuhan. Agar tumbuhan bisa menyajikan kembangnya yang indah, buahnya yang lezat, batangnya yang kokoh, atau daunnya yang hijau; menebarkan manfaat bagi lingkungannya. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #073763;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #073763;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-6651729980389781837?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/6651729980389781837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=6651729980389781837&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6651729980389781837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6651729980389781837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2011/01/inspirasi-tahun-baru.html' title='Inspirasi Tahun Baru'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TSxSctr4ytI/AAAAAAAAALY/dhu_wNnIN7I/s72-c/NewYear-FireWorks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-137852592927696814</id><published>2010-12-30T20:52:00.005+09:00</published><updated>2011-01-11T21:56:39.890+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garuda di Dadaku'/><title type='text'>Mata Merah di Final AFF 2010</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRxyOreUPXI/AAAAAAAAALU/tENr_7Pelao/s1600/LogoAFF2010.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" n4="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRxyOreUPXI/AAAAAAAAALU/tENr_7Pelao/s200/LogoAFF2010.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kedua mata saya merah. Semakin perih dan memerah pada malam 26 Desember 2010. Saat itu pertandingan final sepakbola Leg Pertama antara timnas Garuda Nusantara dan Harimau Malaya di stadium Bukit Jalil Malaysia. Seolah tidak peduli dengan merah dan perihnya mata, saya terus saja menonton pertandingan seru sepakbola ini melalui televisi. Dengan satu harapan agar saya bisa melihat Garuda Nusantara menampilkan permainan terbaiknya. Dan akhirnya mata ini telah benar-benar memerah, semerah kostum para supporter Tim Garuda yang menjejali stadion sepakbola.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Namun mata ini bukan memerah karena semangat dan emosi berlebih saat menonton final sebakbola. Juga bukan tambah memerah karena kekalahan timnas Garuda Indonesia melawan Harimau Malaya dengan skor telah 0 – 3. Ini sakit mata &lt;i&gt;beneran,&lt;/i&gt; orang biasanya juga menyebutnya "belekan". Saya sudah mulai merasakan mata merah ini sejak beberapa hari sebelumnya. Saya merasakan penyakit mata belekan ini sebagai paling tidak "mengenakkan". Sekilas saya agak bisa mengingatnya, terakhir penyakit mata merah belekan ini menyerang bola mata saya waktu saya masih bocah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Demi mata ini bisa membaik saya berusaha pergi ke dokter; sampai tiga kali, setiap berselang empat hari. Awalnya ke dokter ketika hanya mata kanan saja yang mulai memerah. Ketika merahnya mulai merambah mata kiri empat hari kemudian, saya kembali ke dokter dan menjalani &lt;i&gt;fluorencence test&lt;/i&gt;. Diberitahu bahwa &lt;i&gt;diagnostic procedure&lt;/i&gt; ini untuk memastikan benar-benar tidak ada "benda asing" di mata saya. Dan kali ini dokter telah yakin dan benar-benar tepat memberikan resep obatnya dengan antibakteri dan antibiotik. Dari hari ke hari terasa ada perbaikan pada mata saya. Syukurlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Saya juga iseng browsing di &lt;a href="http://www.webmd.com/"&gt;http://www.webmd.com/&lt;/a&gt;, kenapa sih mata menjadi merah? Disana banyak dijelaskan berbagai sebab diantaranya abrasi (goresan kornea), keratitis (infeksi kornesia), blepharitis (inflamasi &amp;amp; infeksi kelopak mata), neuritis optik, dan banyak lagi. Sakit mata saya ini disebut conjuctivitis. Mungkin sudah kategori akut &lt;i&gt;(Acute Hemorrhagic Conjunctivitis-AHC).&lt;/i&gt; Sekedar ingin tahu saja karena "rule of thumb"-nya bahwa dari kepastikan penyakit akan ditentukan obatnya yang tepat. Conjuctivitis ini membuat mata merah dan berair disebabkan oleh virus atau bakteri sekitar 2-3 minggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Itulah, sakit mata &lt;i&gt;kok ya mbarengi&lt;/i&gt; pertandingan seru piala AFF 2010. Mulai semifinal timnas Indonesia dan Philipina tanggal 19 December 2010 dengan skor 1-0 mata kanan sudah agak terasa perih dan merah. Berlanjut memburuk sampai akhir final Leg Kedua Garuda Nusantara melawan Harimau Malaya dengan skor 2-1. Garuda Nusantara menang! Tapi, &lt;i&gt;eit&lt;/i&gt; &lt;i&gt;ntar dulu&lt;/i&gt; karena di final leg pertama skor 0 – 3, Garuda Nusantara kalah akumulasi goal dan harus rela menjadi &lt;i&gt;runner up&lt;/i&gt; piala AFF 2010. Yang jelas, mata merah saya bukan karena terkena "sinar laser". &lt;i&gt;Walah laser nyambung opo ora iki?&lt;/i&gt; Garuda tetap di dadaku, dan terus lebih baik. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-137852592927696814?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/137852592927696814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=137852592927696814&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/137852592927696814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/137852592927696814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/12/mata-merah-di-final-aff-2010.html' title='Mata Merah di Final AFF 2010'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRxyOreUPXI/AAAAAAAAALU/tENr_7Pelao/s72-c/LogoAFF2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7070963111889437426</id><published>2010-12-23T19:57:00.011+09:00</published><updated>2010-12-30T21:25:01.568+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Experimental Learning'/><title type='text'>Pengalaman Ajarkan Banyak Hal</title><content type='html'>&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRMrAwj9DtI/AAAAAAAAALE/SQkM9Zxnu-Y/s1600/Kendaraan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;img border="0" height="150" n4="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRMrAwj9DtI/AAAAAAAAALE/SQkM9Zxnu-Y/s200/Kendaraan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Seorang pemimpin militer dan politik Romawi yang masyur, Julius Caesar (100 - 44 SM) mengatakan &lt;i&gt;"Experience is the teacher of all things".&lt;/i&gt; Pengalaman mengajarkan tentang banyak sekali hal. Pengalaman termasuk pengetahuan, ketrampilan atau pengamatan terhadap sesuatu hal atau kejadian yang diperoleh dengan melibatkan diri atau berhubungan dengan sesuatu hal atau kejadian tersebut. Mendapatkan berpengalaman perlu "terjun langsung" ke dalam kejadian yang senyatanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Juga ada banyak diantara teori perubahan perilaku disampaikan pemikir dunia yang menekankan pengalaman berperan dalam perubahan perilaku seseorang. Diantaranya David Kolb (1970), seorang &lt;i&gt;educational theorist&lt;/i&gt; yang memfokuskan diri dalam pembelajaran melalui pengalaman. Dia mengembangkan &lt;i&gt;Experimental Learning Model (ELM)&lt;/i&gt; yang terdiri dari empat tahap: mengalami pengalaman nyata, mengamati dan merefleksikan pengalaman, membentuk konsep pemikiran berdasarkan refleksi pengalaman, dan melakukan konsep pemikirannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Keempat unsur merupakan rangkaian tahapan dalam pembelajaran melalui pengalaman. Memang bisa saja seseorang memulai dari tahapan mana saja, tapi umumnya dimulai dari mengalami pengalaman yang nyata. Model ini terus berkembang dan diperbarui oleh pemikir lainnya. Model pembelajaran melalui pengalaman awalnya dikembangkan untuk teori pembelajaran sekolah sampai dengan perguruan tinggi dan selanjutnya implikasinya digunakan secara luas untuk pembelajaran orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Demikian juga diantaranya &lt;i&gt;Social Learning Theory&lt;/i&gt; yang dikembangkan dari teori sebelumnya oleh Albert Bandura (1977). Teori ini memfokuskan pada hubungan segitiga timbal-balik dari tiga faktor penentu perubahan perilaku yang saling berpengaruh: manusia, perilaku dan lingkungan. Pada dasarnya teori ini menyebutkan bahwa seseorang belajar dari mengamati dan kemudian menirukan tindakan yang dialami orang lain di lingkungan sosialnya. Tentu banyak lagi teori dan unsur perubahan perilaku melalui pengalaman yang lebih kompleks.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Dari zaman awal manusia, sifat dasar manusia adalah belajar melalui pengalaman. Manusia saling memberikan arti melalui setiap kejadian yang dialami dalam hidupnya. Pengalaman tersimpan dalam sejumlah ingatan kejadian dan memahaminya sesuai kebutuhan dan keyakinan hidupnya. Sehingga demikian meski mengalami kejadian yang sama, orang yang berbeda bisa saja memiliki pemahaman yang berbeda pula. Disamping mengajarkan banyak hal, pengalaman juga mengajarkan tentang perbedaan. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7070963111889437426?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7070963111889437426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7070963111889437426&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7070963111889437426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7070963111889437426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/12/pengalaman-mengajarkan-banyak-hal.html' title='Pengalaman Ajarkan Banyak Hal'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TRMrAwj9DtI/AAAAAAAAALE/SQkM9Zxnu-Y/s72-c/Kendaraan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7265769059672561965</id><published>2010-11-26T00:03:00.014+09:00</published><updated>2010-12-14T13:23:33.706+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Otak-Atik Mathuk - Analisis Multivariat'/><title type='text'>Utak-Atik Mathuk &amp; Analisis Multivariat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TO56Rw9wdhI/AAAAAAAAAK8/zs3tSzEc7Gg/s1600/Otak-Atik-Mathuk.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" ox="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TO56Rw9wdhI/AAAAAAAAAK8/zs3tSzEc7Gg/s200/Otak-Atik-Mathuk.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bukan hanya dalam arti sempit mencocok-cocokan angka dengan kejadian. Utak-atik mathuk secara luas&amp;nbsp;mengamati tanda, gejala, fenomena, pengalaman, keadaan&amp;nbsp;dan simbol, kemudian mereka-reka dan menyimpulkannya. Setiap unsur pengamatan, hasil reka-reka dan simpulan ditafsirkan dan dikaitkan dengan situasi yang telah terjadi, sedang terjadi atau bahkan mungkin akan terjadi. Dalam rangka utak-atik mathuk digunakan baik kemampuan intelektual maupun kepekaan intuitif, dengan mengerahkan seluruh panca indra, termasuk indera keenam manusia. Otak-atik mathuk lebih kepada cara memahami masalah dengan menggunakan berbagai unsur pertimbangan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Semua yang diperlukan cara berpikir utak-atik mathuk bisa berupa angka maupun non-angka. Angka bisa berupa tanggal, angka bulan dan tahun, umur, jam, jumlah sesuatu, hitungan hari dan pasaran jawa, atau apa saja yang bisa dihitung. Sedang non-angka&amp;nbsp;bisa saja warna, cahaya, suara, tempat, malam, gunung, kejadian, sampai penjelasan yang rumit. Ya,&amp;nbsp;simpulan otak-atik mathuk tidak selalu benar atau salah. Seperti &lt;i&gt;trial and error&lt;/i&gt; sebelum diakui secara umum. Misal, rumah tusuk sate kurang memberi keberuntungan&amp;nbsp;pemiliknya. Kemudian ternyata rumah tusuk sate berisiko ditabrak kendaraan yang melaju kencang. Dari sisi kesehatan, penghuni terpengaruh angin dan debu di siang hari dan terkena sorot lampu kendaraan di malam hari. (Foto: Jalan pertigaan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Demikian analisis multivariat di lain hal, suatu analisis multi variabel dalam satu atau lebih hubungan. Analisis ini berhubungan dengan semua teknik statistik yang secara simultan menganalisis sejumlah parameter atau ukuran pada individu atau obyek. Data yang digunakan dalam analisis multivariat adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif yang sifatnya keterangan atau non-metrik yang melekat pada obyek. Sedangkan data kuantitatif berupa angka atau metrik. Data kuantitatif memiliki nilai desimal karena proses mendapatkan data dengan cara mengukur. Pada dasarnya analisis multivariat menganalisa hubungan segala sesuatu yang berbentuk apa saja kemudian ditarik kesimpulannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dalam analisis multivariat yang dianalisa tentunya seperangkat variabel yang saling berhubungan satu sama lain, namun bisa saja saling tidak tergantung. &lt;/span&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dua t&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;eknik analisis multivariat secara dasar adalah analisis dependensi dan interdependensi. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Analisis dependensi menerangkan variabel tergantung dengan menggunakan dua atau lebih variabel bebas. Sedang analisis interdependensi memberikan makna terhadap seperangkat variabel atau membuat kelompok-kelompok secara bersama-sama. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Analisis multivariat saat ini diterapkan di hampir semua cabang ilmu, baik ilmu pengetahuan alam maupun sosial. Teknik-tekniknya disukai karena dianggap mampu memodelkan kerumitan sistem yang nyata, meskipun kadang sulit untuk diterapkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #783f04; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Terlihat ada alur berpikir yang searah. Tentu tidak untuk mengurangi &lt;i&gt;value&lt;/i&gt; metode analisis multivariat karena membahasnya bersanding dengan otak-atik mathuk. Tapi ingin memberi &lt;i&gt;added value&lt;/i&gt; pada cara berpikir otak-atik mathuk. Karena variabel yang dianalisis atau fenomena yang diotak-atik sama-sama saling berhubungan atau mungkin saling ketergantungan. Dengan demikian, semua kesimpulan analisis multivariat dan otak-atik mathuk hanya memiliki kebenaran relatif berdasarkan variabel dan fenomenanya, bukan kebenaran mutlak. Seperti halnya, awalnya ada hipotesis, menjadi tesis, dan kemudian muncul antitesis. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7265769059672561965?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7265769059672561965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7265769059672561965&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7265769059672561965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7265769059672561965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/11/utak-atik-mathuk-analisis-multivariat.html' title='Utak-Atik Mathuk &amp; Analisis Multivariat'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TO56Rw9wdhI/AAAAAAAAAK8/zs3tSzEc7Gg/s72-c/Otak-Atik-Mathuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4783689805561491731</id><published>2010-11-18T22:09:00.011+09:00</published><updated>2010-12-14T13:25:38.192+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dragonfly Catcher'/><title type='text'>Obama, Sang Penangkap Capung</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TOUknJfC55I/AAAAAAAAAK4/uMUwTy02QTY/s1600/Obama-Kecil.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" ox="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TOUknJfC55I/AAAAAAAAAK4/uMUwTy02QTY/s200/Obama-Kecil.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Terasa akrab saat mendengar pidato kuliah umum Barack Hussein Obama di Universitas Indonesia 10 November 2010. Terutama saat dia bercerita masa kecilnya di Indonesia. Rasanya seperti mendengar obrolan dan guyonan seorang sahabat. Dia berbicara dengan bahasa pendengarnya. Dia benar-benar seseorang yang "pulang kampung". Dia mulai bercerita masa kecilnya dengan kenangan pohon mangga di depan rumahnya di Menteng Dalam Jakarta. Seperti layaknya anak-anak lainnya, dia membeli sate dan bakso dari pedagang yang biasa lewat di depan rumahnya. Bahkan dia masih sangat mengingat suara penjual bakso. Dia menirukannya "Bakso…" dan terdengar lumayan mirip.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Penuh emosional dia menceritakan masa kecilnya di Indonesia. Dia bercerita tentang keluarga Indonesianya. Dia juga mengenang keakraban masa kecilnya dengan teman-temannya. Mereka bermain bersama diantara kerbau dan kambing di ladang. Dia bersama temannya bermain layang-layang dan berlarian di sawah. Dia mengingat senyum dan perhatian orang-orang tua yang penuh kekeluargaan. Membuat pendengarnya seakan lupa bahwa dia adalah seorang presiden Amerika. Pendengarnya larut dalam cerita yang dia sampaikan. Mereka terpukau, juga tertawa dan riang gembira.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Disini saya ingin ikut &lt;i&gt;nimbrung&lt;/i&gt; tentang kenangan Obama waktu kecil saat &lt;i&gt;"catching dragonflies".&lt;/i&gt; Saya juga senang melakukannya waktu kecil, menangkap capung. Capung banyak beterbangan saat kemarau. Saya masih ingat beberapa jenis capung. Yang terbesar adalah &lt;i&gt;Dodok Erok&lt;/i&gt; berwarna kebiruan, dan &lt;i&gt;Bambang Erang&lt;/i&gt; berukuran agak kecil dan berwarna merah. Sedang jenis yang paling kecil adalah &lt;i&gt;Titik Iyek&lt;/i&gt; dengan warna kecoklatan. Cara menangkapnya butuh ketrampilan dengan jalan perlahan dan mengendap-endap dari arah belakang capung. Sedikit gerakan kasar, capung akan melesat terbang menjauh. Namun jika mampu cukup dekat, tinggal menjepit ujung ekornya dengan kedua jari tangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Menangkap &lt;i&gt;Dodok Erok&lt;/i&gt; memang lebih menarik dibanding &lt;i&gt;Bambang Erang&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Titik Iyek&lt;/i&gt; karena dia paling besar di keluarga capung. Dengan cara lain, capung juga bisa ditangkap dengan &lt;i&gt;pulut&lt;/i&gt;, sejenis bahan perekat yang diberikan di ujung lidi dan dari jauh tinggal menempelkan &lt;i&gt;pulut&lt;/i&gt; di sayap capung. Capung yang tertangkap akan digunakan mainan. Cari benang yang agak panjang, kemudian ujungnya diikatkan di ekor &lt;i&gt;Dodok Erok&lt;/i&gt; dan dilepas lalu ditangkap lagi benangnya. Selembar daun kecil bisa diikatkan di ujung benang lainnya untuk sedikit pemberat. Seandainya Obama ngobrol dengan saya tentang menangkap capung ini tentu akan lebih &lt;i&gt;gayeng. &lt;/i&gt;:) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Lebih mengesankan adalah pengakuan tulus Obama bahwa &lt;i&gt;"Indonesia is part of me."&lt;/i&gt; Dia seolah bersyukur dan beruntung pernah dibesarkan dalam kesederhanaan lingkungan alam dan keberagaman budaya Indonesia. Dan ini memberikan banyak inspirasi bagi karir dan kehidupannya. Dia sebenarnya mengatakan sebagai anak&amp;nbsp;yang tidak berbeda dengan anak Indonesia lainnya. Diantaranya dia pun juga pernah bermain dan menangkap capung&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Ini harus memberikan semangat bagi anak-anak Indonesia lainnya. Terbukti anak Indonesia dengan kesederhanaan masa kecilnya pun bisa menjadi orang besar dunia. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;; &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4783689805561491731?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4783689805561491731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4783689805561491731&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4783689805561491731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4783689805561491731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/11/obama-sang-penangkap-dodok-erok.html' title='Obama, Sang Penangkap Capung'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TOUknJfC55I/AAAAAAAAAK4/uMUwTy02QTY/s72-c/Obama-Kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4651430171449486153</id><published>2010-11-11T22:11:00.010+09:00</published><updated>2010-12-14T13:28:02.583+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Speed bump'/><title type='text'>Terkejut di Gundukan Kejut</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TN0FKaMHyUI/AAAAAAAAAK0/d5kKtZPrsSc/s1600/GundukanKejut.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" px="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TN0FKaMHyUI/AAAAAAAAAK0/d5kKtZPrsSc/s200/GundukanKejut.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Baru saja berkonsentrasi melintasi rel kereta api, &lt;i&gt;mak jenggirat&lt;/i&gt; saya kaget dan secara reflek menginjak rem sambil membanting setir ke kiri. &lt;i&gt;Ujug-ujug&lt;/i&gt; kendaraan motor dari arah berlawanan &lt;i&gt;mak sliut&lt;/i&gt; mengambil jalur di depan kendaraan saya, sebelum akhirnya dia kembali ke jalurnya. Ternyata dia berusaha menghindari barisan gundukan kejut yang melintang di jalan sebelum perlintasan rel kereta api. Syukurlah kendaraan kami tidak saling bersenggolan yang akibatnya mungkin tidak hanya kerusakan kendaraan tapi juga harus berobat ke rumah sakit karena cedera. Ini nyaris celaka! (Foto: Perlintasan kereta api, selatan perempatan Sekar Pace, Solo).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bertujuan mengurangi kecepatan kendaraan yang akan melintasi rel kereta api, biasanya sebelum perlintasan dibuat gundukan-gundukan kejut melintang di atas jalan. Barisan gundulan kejut ini hanya sepanjang setengah badan jalan sebelah kiri dimana jalur kendaraan yang akan melintasinya. Memang ini cukup efektif agar pengguna jalan mengurangi kecepatan kendaraan ketika melintasi rel kereta api. Kalau tidak demikian, dia pasti akan &lt;i&gt;njondhil-njondhil&lt;/i&gt; di atas kendaraannya. Terutama bagi mereka yang hobinya &lt;i&gt;ngegas pol&lt;/i&gt; kendaraannya, &lt;i&gt;ndak&lt;/i&gt; peduli di perlintasan rel kereta atau jalan lain yang mengharuskan kendaraan mengurangi kecepatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Walau namanya gundukan kejut bukan berarti untuk membuat pengguna jalan terkejut, tetapi sebagai gundukan pengurangan kecepatan. Gundukan kejut, atau nama-nama lain yang semakna,&amp;nbsp;merujuk istilah bahasa Inggris &lt;i&gt;speed hump&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;speed bump&lt;/i&gt;. Keduanya mirip berupa gundukan &lt;i&gt;mblendhuk&lt;/i&gt; panjang melintang di atas jalan. Menurut Wikipedia, &lt;i&gt;speed hump&lt;/i&gt; umumnya memiliki tinggi 7,5 - 10 cm dari permukaan jalan yang bertujuan untuk mengurangi kecepatan kendaraan menjadi antara 15 - 30 Km/jam. Semakin tinggi gundukan kejut, semakin lambat kecepatan kendaraan diharapkan. Sedangkan &lt;i&gt;speed bump&lt;/i&gt; lebih agresif daripada &lt;i&gt;speed hump&lt;/i&gt; dimana pengurangan kecepatan kendaraan menjadi 8 - 15 Km/jam dan bahkan menjadi nyaris berhenti, atau kemudian menjadi benar-benar berhenti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Pembuatan gundukan kejut bisa jadi kontroversi. Terutama di jalan kawasan perumahan, gundukan kejut dibuat sendiri oleh warga dengan &lt;i&gt;cor-coran&lt;/i&gt; semen. Mungkin mereka berpikir gundukan kejut lebih &lt;i&gt;mujarab&lt;/i&gt; ketimbang sekedar tulisan "Kurangi Kecepatan, Banyak Anak Kecil", "Ngebut Benjut" atau bahkan gambar Tengkorak sekalipun. Jika satu rumah ada anak kecil dan orangtuanya merasa tidak aman karena lalu-lalang kendaraan, dia buat gundukan kejut di depan rumahnya. Trus juga rumah di sebelahnya dengan alasan lain. Demikian seterusnya, gundukan kejut itu bisa banyak menghiasi jalan. Dan karena dibuat oleh&amp;nbsp;warga yang berbeda, ketinggiannya pun jadi berbeda-beda. Ada yang sampai bisa &lt;i&gt;nggesrek&lt;/i&gt; bagian bawah kendaraan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #660000; font-family: 'Helvetica Neue',Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Balik maning&lt;/i&gt; ke insiden nyaris celaka di gundukan kejut perlintasan rel kereta api. Terlebih di perlintasan kereta api yang &lt;i&gt;blong-blongan&lt;/i&gt; tanpa ada palangnya, dari berbagai penelitian gundukan kejut ini terbukti mampu mengurangi angka kecelakaan akibat kecepatan berlebih. Namun gundukan kejut harus dijaga selalu terlihat menyolok dicat kuning-hitam atau putih. Juga beberapa meter sebelumnya&amp;nbsp;harus dipasang rambu peringatan akan adanya gundukan kejut. Tidak bermaksud &lt;i&gt;mek mela-melu&lt;/i&gt; mengkontroversi gundukan kejut, kenyataannya kecelakaan juga terjadi akibat pengendara yang &lt;i&gt;nglamun&lt;/i&gt; menjadi terkejut saat melintasi; atau orang yang &lt;i&gt;mbregudul&lt;/i&gt;&amp;nbsp;malah berusaha menghindari gundukan kejut. &lt;i&gt;Hambok yao &lt;/i&gt;ketika melewati gundukan kejut&amp;nbsp;jangan menghindar dan mengejutkan pengendara lain. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4651430171449486153?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4651430171449486153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4651430171449486153&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4651430171449486153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4651430171449486153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/11/terkejut-gundukan-kejut.html' title='Terkejut di Gundukan Kejut'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TN0FKaMHyUI/AAAAAAAAAK0/d5kKtZPrsSc/s72-c/GundukanKejut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1730557150259659609</id><published>2010-10-24T02:11:00.012+09:00</published><updated>2010-12-14T13:59:35.725+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Simpang Lima Semarang'/><title type='text'>Simpang Lima atau Enam?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TMMXI_5k3gI/AAAAAAAAAKk/Mrq0vLn6mWU/s1600/SimpangLima01.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="149" nx="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TMMXI_5k3gI/AAAAAAAAAKk/Mrq0vLn6mWU/s200/SimpangLima01.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Simpang Lima menjadi salah satu andalan tujuan wisata di Semarang Jawa Tengah. Ini bisa terlihat di poster tujuan wisata Semarang yang bisa dijumpai di tempat-tempat umum. Disebut Simpang Lima karena merupakan daerah simpang pertemuan lima jalan besar. Dari kedekatan arahnya, sebelah barat adalah jalan Pandanaran, dari arah barat-laut&amp;nbsp;jalan Gajah Mada, dari arah timur-laut adalah jalan KH Ahmad Dahlan, dari arah timur&amp;nbsp;jalan Ahmad Yani, dan dari arah selatan adalah jalan Pahlawan. Kelima jalan ini bertemu di jalan lingkar luar alon-alon, yang juga disebut jalan Simpang Lima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Memang Simpang Lima sangat menarik! Paling tidak ada tiga hal yang bisa dinikmati disini. Pertama tentunya adalah &lt;i&gt;recreational park-&lt;/i&gt;nya, alon-alon Semarang. Pohon palem dan pohon hijau lainnya terlihat teduh rimbun ditanam rapi di sepanjang pinggiran alon-alon Simpang Lima. Rumput alon-alon terlihat hijau menyejukkan. Pohon dan rumput hijau ini mampu menurunkan suhu panas sekitarnya di siang hari, juga tentunya mampu menyaring udara dari polutan yang dikeluarkan dari asap kendaraan. Saat panas terik matahari, terlihat orang-orang duduk &lt;i&gt;ngiyup&lt;/i&gt; di bawah pepohonan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Daya tarik kedua yang ditawarkan oleh Simpang Lima adalah wisata belanja. Di seputaran Simpang lima berdiri pusat berbelajaan besar seperti Citraland plaza, Simpang Lima Plaza, Gajahmada Plaza serta pusat pertokoan. Seperti umumnya plaza, tentunya sangat lengkap barang produksi yang ditawarkan. Berbagai barang kebutuhan sehari-hari sampai barang elektronik dan furnitur bisa dibeli disini. Juga lagi barang souvenir yang bisa diperoleh dari kios-kios Pedagang Kreatif Lapangan (PKL). Bagi yang ingin bermalam tidak jauh dari Simpang Lima, terdapat hotel berbintang seperti Hotel Ciputra dan Hotel Horizon, juga hotel-hotel melati yang tersebar di seputarannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Ini daya tarik ketiga yang banyak digemari, wisata kuliner. Baik yang berada di dalam plaza maupun yang di bawah tenda, dari kuliner asli Semarang sampai kuliner daerah lain. Mulai dari bakso lapangan tembak Jakarta, gudeg Solo, masakan Padang sampai masakan laut Lamongan. Dan yang asli Semarang, diantaranya nasi pecel "Mbok Sador" di ujung jalan Pahlawan dan nasi pecel "Yu Sri" dekat di ujung jalan Erlangga. Lauknya komplit mulai dari krupuk &lt;i&gt;karak,&lt;/i&gt; bakwan, tempe, tahu, babat, iso, sate jerohan ayam dan lainnya. Plus pisang ijo sebagai makanan pencuci mulut.&amp;nbsp;Katanya teman saya, belum lengkap rasanya berkunjung ke Semarang, jika belum menikmati nasi pecel Simpang Lima. Namun harus sabar mengantri karena warung pecel ini selalu penuh pembeli.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Ditambah lagi seperti umumnya alon-alon, di sebelah baratnya terdapat Masjid Raya "Baiturrahman" sebagai tempat beribadah, dan juga pusat kajian dan pengembangan Islam. Tentu banyak lagi yang menarik untuk diceritakan dari Simpang Lima. &lt;i&gt;Anyway, &lt;/i&gt;ada yang menggelitik pikiran saya, kenapa disini disebut Simpang Lima, sedangkan kalau dihitung jalan yang bertemu di simpang ini ada enam? Benar, selain lima jalan besar yang selalu disebutkan, ada satu jalan Erlangga dari arah tenggara yang kadang luput. Berarti namanya perlu diganti Simpang Enam &lt;i&gt;dong&lt;/i&gt;? &lt;i&gt;Ya ndak &lt;/i&gt;harus begitu.&amp;nbsp;Nama tempat sering diciptakan&amp;nbsp;merujuk ciri geografisnya, dan ciri ini terus berubah seiring perkembangan jaman. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #073763; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1730557150259659609?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1730557150259659609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1730557150259659609&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1730557150259659609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1730557150259659609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/10/simpang-lima-atau-enam.html' title='Simpang Lima atau Enam?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TMMXI_5k3gI/AAAAAAAAAKk/Mrq0vLn6mWU/s72-c/SimpangLima01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1581500704905084133</id><published>2010-09-30T00:45:00.004+09:00</published><updated>2010-12-14T14:03:48.382+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Becekan - Standing Party'/><title type='text'>Becekan &amp; Resepsi Standing Party</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TKNehW6UiUI/AAAAAAAAAKY/n-DptqYfdJE/s1600/Becekan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" px="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TKNehW6UiUI/AAAAAAAAAKY/n-DptqYfdJE/s200/Becekan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Tradisi &lt;i&gt;mbecek&lt;/i&gt; dilakoni masyarakat kampung sejak dulu secara turun-temurun. Suatu kegiatan dengan mendatangi dan memberikan bantuan berupa bahan makanan; beras, gula, dan sejenisnya kepada keluarga, tetangga atau kenalan yang memiliki hajat pernikahan atau khitanan. Bantuan bahan makanan biasanya diberikan oleh kaum wanita, sedang para laki-lakinya berupa uang. Pada dasarnya tradisi mbecek bertujuan sama seperti kegiatan gotong-royong lainnya seperti &lt;i&gt;sayan&lt;/i&gt; memperbaiki rumah atau kerja bakti membuat jembatan, yaitu saling membantu secara moril maupun materiil. Tradisi ini masih ada kentara terutama di komunitas desa.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Masyarakat kota lebih menyebutnya dengan resepsi untuk kegiatan becekan seperti itu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, resepsi adalah pertemuan dan perjamuan resmi yang diadakan untuk menerima tamu (pada pesta perkawinan, pelantikan). Memang &lt;i&gt;sami mawon&lt;/i&gt; dengan becekan, acara berkumpul saling bertemu, bersalaman dan menikmati hidangan makan dan minum bersama dalam suatu hajatan. Juga tamu yang diundang datang dalam resepsi ini bertujuan membantu secara moril dan materiil. Secara prinsip, resepsi masih bisa memiliki unsur gotong-royong. Wujud bantuan materiil mereka lebih bukan berupa barang tetapi uang, baik oleh para kaum wanita maupun laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #20124d;"&gt;Saat mudik lebaran waktu lalu, saya berkesempatan melakoni kedua tradisi mbecek dan resepsi di dua daerah dan waktu yang berbeda untuk hajat pernikahan. Tradisi mbecek ada di daerah perbukitan selatan kabupaten. Saya duduk di kursi undangan yang tertata berbaris tepat berada di depan rumah &lt;i&gt;shohibul hajat&lt;/i&gt; yang disediakan untuk tempat duduk seluruh tamu undangan yang dinaungi dengan &lt;i&gt;terop.&lt;/i&gt; Sedangkan resepsi diadakan di suatu gedung serbaguna di tengah kota. Ada dua baris kursi undangan disediakan di bagian pinggir ruangan yang dihias mewah. Namun jumlah kursinya tidak seimbang dengan jumlah undangan yang datang karena resepsi ini diadakan dengan konsep &lt;i&gt;standing party.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #20124d;"&gt;Dalam acara becekan dan resepsi itu para tamu undangan sama-sama diberi hiburan. Bentuk hiburannya cukup berbeda. Para tamu undangan dalam acara becekan waktu ini dihibur dengan lagu-lagu campursari yang terdengar dari pengeras suara yang terletak tidak jauh dari para tamu undangan. Dan saat lagu-lagu dari kepingan kaset telah habis, penjaga &lt;i&gt;sound system&lt;/i&gt; langsung menggantinya dengan kepingan kaset lainnya. Sedangkan acara resepsi di gedung serbaguna dihibur oleh &lt;i&gt;live music&lt;/i&gt; dengan pemusik dan penyanyi berpenampilan menarik, dipandu oleh seorang &lt;i&gt;Master of Ceremony.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Perjamuan makan dan minum di acara becekan dilayani para &lt;i&gt;sinoman&lt;/i&gt; yang mendatangi tamu undangan di kursinya. Di acara resepsi para undangan mendapatkan jamuan makan dan minum dengan &lt;i&gt;self-service&lt;/i&gt; prasmanan dan sebagian menu lain dilayani oleh juru boga. Menunya? Ya, tentu cukup berbeda. Cara menikmati menunya? Berbeda juga &lt;i&gt;lah.&lt;/i&gt; Dalam tradisi mbecek tamu undangan menikmati jamuan dengan duduk di kursinya masing-masing, dan di resepsi standing party, menu jamuan bisa dipilih dengan berjalan dan dinikmati sambil berdiri. Disadari atau tidak, nilai dan adab makan dan&amp;nbsp;minum telah bergeser dari becekan ke resepsi standing party. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #20124d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1581500704905084133?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1581500704905084133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1581500704905084133&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1581500704905084133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1581500704905084133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/09/becekan-resepsi-standing-party.html' title='Becekan &amp; Resepsi Standing Party'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TKNehW6UiUI/AAAAAAAAAKY/n-DptqYfdJE/s72-c/Becekan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3852074645560345117</id><published>2010-09-03T23:38:00.006+09:00</published><updated>2010-12-14T14:05:39.486+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manfaat Kurma Mendunia'/><title type='text'>Manfaat Kurma Mendunia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TIEIMQInofI/AAAAAAAAAKQ/QviGlXw75OI/s1600/Kurma-Pulung1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" ox="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TIEIMQInofI/AAAAAAAAAKQ/QviGlXw75OI/s200/Kurma-Pulung1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Puasa Ramadan selalu dilengkapkan dengan kurma. Memang keduanya sulit dipisahkan. Terasa hangat dan mantap saat berbuka puasa dengan kurma. Rasa lapar setelah seharian penuh berpuasa menjadi terpuaskan dengan manisnya kurma. Badan yang lemas menjadi bugar kembali, karena glukosa yang terdapat dalam buah kurma mudah dimanfaatkan sebagai sumber energi tubuh. Tentunya tidak hanya glukosanya, buah kurma banyak sekali mengandung vitamin, mineral dan nutrisi lain yang sangat berguna bagi tubuh manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kurma adalah buah dari keluarga tanaman palem atau palma (Arecaceae). Pohonnya menyemak mirip&amp;nbsp;pohon salak saat masih pendek dan menjulang seperti pohon kelapa ketika sudah tinggi yang bisa mencapai 10 meter atau lebih. Daunnya menyirip keluar dari dahan pelepah daun yang menjulang ke atas atau menyamping. Sedang buahnya menggerombol seperti tandan buah jambe. Banyak jenis kurma yang masing-masing memiliki kekhasan pada warna, ukuran dan rasa buahnya. Di Indonesia telah banyak makanan yang dikombinasi dengan rasa korma seperti roti kurma, cake kurma, martabak kurma, dan dodol kurma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Pohon kurma diperkirakan berasal dari&amp;nbsp;sekitar teluk Persia. Di jaman kuno tumbuh melimpah diantara sungai Nile dan Euphrate. Juga telah banyak tumbuh pohon kurma mulai dari Senegal sampai lembah sungai Indus bagian utara India. Terdapat bukti arkeologi adanya pembudidayaan kurma di daerah timur Arab sekitar tahun 4.000 SM. Pohon kurma dianggap sebagai simbol kesuburan dan terdapat di relief bangunan dan benda kuno. Suku nomaden biasanya menanam pohon kurma dekat oases di gurun pasir. Pohon kurma di Saudi Arabia sangat besar dibudidayakan dengan dukungan teknologi tinggi. Kementrian Pertanian Arab Saudi mengadakan kursus pelatihan budidaya kurma di seluruh negara dengan metode pertanian modern sehingga menghasilkan buah kurma berkualitas tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #0c343d;"&gt;Pohon kurma&amp;nbsp;telah dibudidayakan di Perancis, French Riviera (daerah pantai mediterania), bagian selatan Italia, Sisilia dan Yunani. Juga dibudidayakan di Afrika Barat di dekat gurun Sahara. Benih kurma dengan berbagai jenis telah dibudidayakan di bagian utara India dan Pakistan sejak 1869. Pohon kurma telah ditanam di sekitar Bohol Pilipina. Selanjutnya pohon kurma dibudidayakan di Australia, bagian timur laut Argentina, Brasil dan tumbuh baik karena iklim keringnya. Tahun 1899, pohon kurma sampai di Jamaica. Pohon kurma&amp;nbsp;bisa tumbuh normal di Bahama dan Florida Utara. Para penjelajah Spanyol memperkenalkan pohon kurma di Meksiko dan Kalifornia dan hasilnya mulai diekspor 1837. Kurma dibudidayakan di bagian selatan Arizona tahun 1890. Demikian berbagai jenis pohon kurma kini&amp;nbsp;ditanam di seluruh dunia. &lt;i&gt;(Morton, J. 1987. Date. p. 5–11. In: Fruits of warm climates)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Nama kurma juga diabadikan dalam kita-kitab suci agama samawi, dimana tempat turunnya wahyu agama&amp;nbsp;di daerah endemik pohon kurma. Juga dalam catatan sejarah hidup nabi Muhammad SAW, kurma menjadi bagian yang diriwayatkan dan juga dijadikan perumpamaan. Segala yang ada di pohon kurma memberikan manfaat mulai dari daun, buah, biji, batang dan akarnya. Demikian perumpanaan yang disunahkan untuk diteladani dalam kehidupan manusia, keberadaannya banyak memberikan manfaat bagi sesamanya. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #0c343d; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3852074645560345117?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3852074645560345117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3852074645560345117&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3852074645560345117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3852074645560345117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/09/manfaat-kurma-mendunia.html' title='Manfaat Kurma Mendunia'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TIEIMQInofI/AAAAAAAAAKQ/QviGlXw75OI/s72-c/Kurma-Pulung1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7226014423941866969</id><published>2010-08-21T22:32:00.002+09:00</published><updated>2010-12-14T14:06:10.360+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Salam Merdeka Dari Kampung'/><title type='text'>Salam Merdeka Dari Kampung</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TG_VJUXGfUI/AAAAAAAAAKA/w0-n2seuW3M/s1600/Logo-HUT-RI-65.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="color: #4c1130;"&gt;&lt;img border="0" height="178" ox="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TG_VJUXGfUI/AAAAAAAAAKA/w0-n2seuW3M/s200/Logo-HUT-RI-65.jpg" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Waktu itu, tiga tampah berwarna dasar putih ditulisi angka warna merah dan hitam di tengahnya masing-masing 8-17-45 dan dipasang di tiang gapura kiri. Tiga tampah lainnya ditulisi 8-17-Angka Tahun dipasang di tiang gapura kanan. Gapura didirikan dengan dua tiang bambu&amp;nbsp;di masing-masing kakinya. Juga dua potong bambu untuk palang atas gapura. Semua potong bambu dihaluskan ruasnya dan&amp;nbsp;dicat putih. Di antara dua palang atas dipasang lembar anyaman bambu berulisan "Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI". Gapura dihias rumbai-rumbai janur kuning, juga gambar atau hiasan lain yang mampu dibuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Gapura berdiri tepat diantara dua tugu &lt;i&gt;gawangan&lt;/i&gt; depan setiap rumah. Tugu ini terbuat dari tembok batu-bata, di sebelah kiri bertuliskan angka timbul 17 dan tugu sebelah kanan bertuliskan 45. Berwarna dasar putih dan tulisan angkanya berwarna merah. Di samping tugu bersambung pagar bambu yang telah diperbaharui rapi. Pagar bambu yang umum untuk memisahkan antara jalan dan pekarangan. Tiang pagar berjarak seragam, dengan bilah bambu pagar palang atas, tengah dan bawah. Masih dilengkapi dengan palang melintang agar pagar lebih kuat. Cat pagar putih, bersih dan sedikit memantulkan sinar jika terkena cahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Demikian rasa syukur dan bangga atas kemerdekaan negeri diujudkan dengan segala kepunyaan dan kebisaan terbaik. Semuanya disiapkan dan dibuat selesai awal bulan Agustus setiap tahun. Dari barang dan bahan sederhana yang bisa dimiliki. Bambu terlurus yang ditebang dari ujung pekarangan belakang rumah. Tampah diambil dari dapur dan nantinya digunakan lagi. Cat putih dari batu gamping yang telah lama kami rendam. Cat hitam terbuat dari isi baterai bekas yang sengaja disisihkan. Sedang janur kuning dari pohon kelapa yang dipanjat di kebun. Tali-temali gapura yang kuat dari bilah tipis bambu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Rumah sederhana juga ikut berhias. Selain hiasan rumbai janur kuning, dihias dengan jalinan pita merah putih. Dibuat sendiri dari kertas minyak, dipotong dan saling menempelnya dengan lem &lt;i&gt;kanji&lt;/i&gt; yang juga dibuat sendiri dari rebusan tepung ketela. Pita merah-putih dihiaskan melengkung-lengkung rapi sepanjang teras rumah sederhana. Sebagian kertas minyak merah-putih juga dibuat untuk hiasan seperti rantai. Kemudian beberapa rantai hias ini digantung dalam jarak tertentu di teras rumah. Gantungan rantai kertas merah-putih ini terlihat mengayun dan berputar diterpa angin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: #4c1130;"&gt;Itulah kami di kampung saat menyambut HUT Kemerdekaan. Mungkin saja kami terlihat miskin. Tapi bukan berarti kami miskin rasa syukur atas kemerdekaan ini. Semuanya itu hanya mewakili kesederhanaan hidup kami. Kami yakin kemerdekaan ini adalah berkah Gusti Allah yang harus disyukuri. &lt;i&gt;"Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya". (Preambule UUD Negara Republik Indonesia 1945, alinea ke-3).&lt;/i&gt; Tidak pernah menuntut,&amp;nbsp;kami&amp;nbsp;mengisi kemerdekaan dengan kerja keras kami di kampung. Salam kemerdekaan. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #4c1130;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #4c1130;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #4c1130; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7226014423941866969?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7226014423941866969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7226014423941866969&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7226014423941866969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7226014423941866969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/08/salam-merdeka-dari-kampung.html' title='Salam Merdeka Dari Kampung'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TG_VJUXGfUI/AAAAAAAAAKA/w0-n2seuW3M/s72-c/Logo-HUT-RI-65.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3749496862845092470</id><published>2010-08-12T20:42:00.016+09:00</published><updated>2010-12-14T14:07:49.145+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUT RI'/><title type='text'>Kekasih Yang Tak Dianggap: HUT RI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TGPdzsl0pOI/AAAAAAAAAJ4/5PXctF0hQoE/s1600/PentasHUT-RI.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="138" ox="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TGPdzsl0pOI/AAAAAAAAAJ4/5PXctF0hQoE/s200/PentasHUT-RI.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;"Hanya kita sendiri yang bisa lebih mencintai diri kita sendiri daripada orang lain" diucapkan di atas panggung oleh Pinkan Mambo, seorang artis penyanyi. Ucapan ini diantara&amp;nbsp;prolog yang dia sampaikan sebelum menyanyikan lagu hitnya "Kekasih Yang Tak Dianggap". Saya memuji kemampuan dia berinteraksi dengan penonton di depan dan sekitar panggung yang berdiri kokoh di pinggir timur lapangan sepakbola berumput sintetis. Interaksi tidak hanya mengandalkan gerakan tubuh, tetapi juga kata dan terlebih semangat menghiburnya. Bahkan sampai rela berbasah-basah terkena rintik hujan saat terus berusaha di atas &lt;i&gt;open stage&lt;/i&gt; bundar di depan panggung utama&amp;nbsp;HUT RI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Lagu itu salah satu dari beberapa lagunya yang dia nyanyikan. Semua lagunya mampu menggiring emosi penonton. Dia memang&amp;nbsp;mampu menghidupkan panggung dan menghibur penonton. Terdengar suara-suara lirih penonton ikut bernyanyi. Mereka terlihat menikmati suasara pentas musik dan lagu yang dia senandungkan. Mungkin karena lagu-lagu hitnya sendiri yang dia bawakan. Dan dia mampu memilih dan menyanyikan lagu hit penyanyi lain yang pas dengan karakter keartisan dia dan suasananya. "I love you" beberapa kali diteriakkan sebelum meninggalkan panggung setelah lagu terakhirnya. Suasana interaksi tetap hidup di saat langkah-langkah terakhirnya meninggalkan panggung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Menjelang Agustus, panggung hiburan&amp;nbsp;HUT Kemerdekaan Republik Indonesia mulai meriah menghiasi dan menghibur berbagai tempat di negeri ini. Banyak kegiatan &lt;i&gt;standard &lt;/i&gt;tahunan&amp;nbsp;diadakan untuk menyambut hari kemerdekaan, seperti pawai karnaval, panjat pinang, lomba permainan anak, bazar, dan sebagainya. Juga tentunya pertunjukan panggung hiburan itu, yang dimeriahkan sendiri oleh&amp;nbsp;warga pemukiman atau dengan mengundang artis lokal maupun nasional. Terlihat berbagai ornamen perayaan; gapura didirikan, lampu hias dipasang berwarna-warni, umbul-umbul menjulang tinggi dan tentunya bendera merah-putih terlihat berkibar. Seakan saat itu rasa nasionalisame menyeruak di seluruh pelosok negeri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Di sisi lain seiring berkembangnya demokrasi,&amp;nbsp;kebebasan, globalisasi&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;tekonologi, saat ini&amp;nbsp;di seluruh pelosok negeri&amp;nbsp;sudah begitu beragam partai, asosiasi, federasi,&amp;nbsp;keyakinan&amp;nbsp;dan hasil budi-daya. Keberagaman itu indah dan seharusnya memberi manfaat.&amp;nbsp;Namun sulit dipungkiri juga menumbuhkan &lt;i&gt;conflict of interest&lt;/i&gt;&amp;nbsp;yang cenderung bergesek saling-silang, dan bagi sebagian mereka rela melunturkan semangat kebangsaan dan nasionalisme demi kepentingannya. Kepentingan pribadi dan kelompok diagungkan mengabaikan peri kehidupan bernegara. Bahkan ada kelompok yang&amp;nbsp;berlatih dan menyiapkan diri di negeri sendiri untuk menggoyang negeri sendiri. Mereka perjuangkan kepentingannya dengan memecah dan mengorbankan negeri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Bukan bermaksud berlebay-ria. Ibarat negeri ini seperti judul lagunya Pinkan Mambo "Kekasih yang Tak Dianggap" oleh anak negerinya sendiri. Ya, mungkin saja anak negeri lebih melirik dan terpikat negeri lain. Seakan negeri ini sudah tidak elok dan tidak indah lagi. Namun siapa lagi yang bisa mencintai negeri ini selain anak negeri sendiri? Ternyata prolog Pinkan Mambo di atas&amp;nbsp;bisa mengingatkan kita: "Hanya kita sendiri yang bisa lebih mencintai diri kita sendiri daripada orang lain". Kita sering menyebut "negeri tercinta" pada negeri ini. Semoga saja&amp;nbsp;tidak&amp;nbsp;terlalu berdusta karena sebenarnya kita tidak menganggap negeri sendiri. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #660000; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3749496862845092470?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3749496862845092470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3749496862845092470&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3749496862845092470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3749496862845092470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/08/kekasih-yang-tak-dianggap-hut-ri.html' title='Kekasih Yang Tak Dianggap: HUT RI'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TGPdzsl0pOI/AAAAAAAAAJ4/5PXctF0hQoE/s72-c/PentasHUT-RI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5142603910675369076</id><published>2010-08-10T01:12:00.006+09:00</published><updated>2010-12-14T14:08:17.412+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Java Coffee &quot;Nasgithel&quot;'/><title type='text'>Java Coffee "Nasgithel"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="clear: left; color: #134f5c; float: left; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" bx="true" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TGAohfoTcJI/AAAAAAAAAJw/R--r6khjR4Q/s200/Kopi-Arabica.jpg" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Secara leksikal "Java Coffee" itu artinya &lt;i&gt;ya&lt;/i&gt; kopi yang dihasilkan dari pulau Jawa. Menurut Wikipedia, kata "Java" dalam bahasa populer di negara Amerika merujuk pada kopi secara umum. Memang sejarahnya kopi dari Jawa sudah mulai menyebar dan terkenal di pasar dunia sejak kolonial Hindia Belanda membudidayakannya secara besar-besaran di pulau Jawa. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, "Kopi Jawa" selain merujuk ke asal kopi, juga berarti minuman kopi yang berwarna hitam pekat, kental, panas dan terasa cukup manis. Ada akronim yang umum untuk menyebut kopi jenis ini di Jawa, &lt;i&gt;nasgithel (panas, legi, kenthel),&lt;/i&gt; panas, manis dan kenthal. (Foto: Kopi Arabica, sumber: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.plantamor.com/"&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;www.plantamor.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kalau anda pernah bertamu di satu keluarga Jawa di kampung, sangat mungkin anda pernah merasakan suguhan kopi ini. Kopi yang panas, manis dan kenthal disuguhkan dalam cangkir di atas tatakannya. Cara meminumnya tidak perlu menunggu sampai kopi dingin, tetapi dari cangkirnya langsung dituang ke tatakannya kemudian ditiup beberapa hembusan dan langsung &lt;i&gt;disruput.&lt;/i&gt; Panasnya masih terasa memang, tetapi tidak sampai membuat melepuh mulut. Justru ini yang membuat nikmat dan &lt;i&gt;nendang&lt;/i&gt; rasa kopinya. Dulu biasanya kopi ini dinikmati bersama dengan singkong rebus. Keduanya, kopi dan singkong rebus, menjadi ikon kenikmatan kuliner orang Jawa waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kopi awalnya berasal dari benua Afrika kemudian berkembang di seluruh dunia. Secara umum ada dua jenis kopi Arabica dan Robusta dengan berbagai subvarietasnya. Tanaman kopi bisa tumbuh di dataran rendah dan tinggi, dan tumbuh optimal di daerah sejuk. Ketika jaman kolonial Belanda, seorang bernama Zwaardecroon, membawa beberapa benih tanaman dari Mekkah ke Bogor. Selanjutnya kopi mulai dibudidayakan secara besar-besaran di seluruh pulau Jawa. Dan kopi menjadi tanaman komoditas penting dari pulau Jawa. Hasilnya dikirim ke pasar Eropa, dan sejak saat ini kopi dari Jawa&amp;nbsp;mulai merambah dunia. Sebagian sisa perkebunan kopi itu masih bisa bertahan hingga kini di sepanjang daerah pulau Jawa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kini banyak jenis minuman kopi yang cukup terkenal di dunia. Yang umum didengar saja ada kopi Espresso, kopi Cappuccino, kopi Macchiato, kopi Mocca, dan banyak lagi. Tahukah anda kopi yang paling langka dan mahal di dunia? Kopi Luwak. Kopi ini juga khas Jawa. Kopi yang dimakan oleh luwak (musang) kemudian biji kopinya keluar bersama kotorannya karena tidak mampu dicerna dan mengalami fermentasi alami di dalam perut musang. Proses ini memberikan tambahan rasa yang unik terhadap kopinya. Karena mulai ada kontroversi mengenai kopi luwak, baru-baru ini MUI (Majelis Ulama Indonesia) membahas fatwa tentang kopi luwak. Hasilnya kopi luwak dinyatakan halal setelah melalui proses pembersihan terlebih dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Saya percaya banyak yang pernah melihat logo "Kopi Jawa" seperti ini karena sering&amp;nbsp;memanfaatkan produknya. Logo&amp;nbsp;berupa sebuah cangkir yang memiliki pegangan di atas tatakannya berwana biru, kemudian ada asap kopi berwarna oranye. Itu logonya bahasa pemrograman "Java" yang dikembangkan oleh tim yang dimotori&amp;nbsp;James Gosling, di Amerika Serikat. Bahasa pemrograman ciptaannya itu diputuskan bernama Java. "&lt;i&gt;It's surprisingly difficult to find a good name for a programming language, as the team discovered after many hours of brainstorming. Finally, inspiration struck one day during a trip to the local coffee shop"&lt;/i&gt; Gosling recalls. (History of the World Wide Web by Shahrooz Feizabadi). Konon "Bapak Java" Gosling ini juga seorang penikmat Kopi Jawa. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #134f5c; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5142603910675369076?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5142603910675369076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5142603910675369076&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5142603910675369076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5142603910675369076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/08/java-coffee-nasgithel.html' title='Java Coffee &quot;Nasgithel&quot;'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TGAohfoTcJI/AAAAAAAAAJw/R--r6khjR4Q/s72-c/Kopi-Arabica.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-9025501591852331920</id><published>2010-07-17T21:40:00.007+09:00</published><updated>2010-12-14T14:08:46.686+09:00</updated><title type='text'>"Embah" Itu Telah Tiada</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TEGmBqLmOoI/AAAAAAAAAJo/9hRDJQaKmHk/s1600/PantheraTigrisSondaica.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494855567801727618" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TEGmBqLmOoI/AAAAAAAAAJo/9hRDJQaKmHk/s320/PantheraTigrisSondaica.jpg" style="float: left; height: 115px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 173px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;Kotak kayu mirip peti mati besar berisi harimau berukuran pas hingga hewan ini tidak bisa berbalik arah di dalamnya diletakkan di alun-alun. Kotak dikelilingi oleh barisan laki-laki bersenjata tombak. Cukup luas kelilingan orang itu kira-kira berdiameter 100 meter. Kemudian muncul orang berpakaian lengkap berjalan menuju kotak diikuti dua orang di belakangnya; satu membawa sepanggul jerami dan lainnya memegang obor. Jerami diletakkan tepat di depan kotak dimana arah kepala harimau. Orang yang berpakaian lengkap membuka pintu geser belakang kotak dan perlahan menggantikan dengan tutup kain gelap. Jerami dibakar pembawa obor. Mereka bertiga lalu keluar arena.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;Pertunjukan ini diiringi musik jawa. Karena makin panas saat api membakar sisi kotak dan asap masuk ke dalamnya, harimau mundur dan keluar dari kotak di sisi belakang. Setelah keluar sepenuhnya, sesaat harimau terlihat asing, mengamati sekitar, mengaum, mengibaskan badan dan melangkah ke arah berlawanan dengan matahari. Lalu berlari &lt;i&gt;congklang&lt;/i&gt; dan berusaha akan melompati barisan orang bertombak namun terlebih dulu tertusuk ujung tombak. Harimau berlari dan mengulangi lompatannya ke arah lain namun lebih enam tombak menancap di dadanya. Dan dalam upaya lompatan ketiganya untuk membebaskan diri, &lt;i&gt;the nobble beast&lt;/i&gt; ini mati dengan banyak luka bekas tombak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;Aturan dalam pertujukan ini orang tidak boleh mendekati harimau, tetapi saat harimau mendekat orang bisa menancapkan tombak hanya dalam jangkauannya. Pertunjukan "tiger fight" menjadi tontonan favorit semua kalangan waktu itu. Ribuan penonton di awalnya menyaksikan was-was tak bersuara. Kemudian mulai bergemuruh saat harimau keluar dari kotaknya. Sebagian melihat dengan memanjat pohon. Sebagian lainnya berada di atas kereta. Mereka juga ada yang melihat dari atas punggung kuda. Ribuan lainnya berdiri di pinggiran. Sementara kepala residen, pamong praja dan pejabat bangsa Eropa berada di tenda undangan menyaksikan pertunjukan tiger fight &lt;i&gt;(rampogan macan)&lt;/i&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;Tahun 1824 G. F. Davidson dari Batavia melakukan perjalanan ke Semarang. Disinilah mulai cerita tentang "Embah" Harimau Jawa itu, macan loreng hitam kuning yang hidup di hutan belantara Jawa. Dia menyaksikan pertunjukan "tiger fight" di alun-alun. Harimau buas yang baru ditangkap dari habitat asalnya di hutan rimba, dan dibawa ke alun-alun sehari sebelum pertunjukan. Saat itu, juga sering ada pertunjukan harimau diadu dengan banteng, namun dia belum beruntung untuk bisa menyaksikan ini. Tiger fight menjadi kenangan yang paling kuat dan tersendiri dalam ingatannya. Cukup terinci dan panjang dia bercerita tiger fight dalam bukunya “Trade and Travel in the Far East” yang saya unduh dari situs Gutenberg.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;Harimau Jawa &lt;i&gt;(Panthera tigris sondaica)&lt;/i&gt; adalah harimau endemik pulau Jawa dan tentunya "pernah" hidup dan berkeliaran di hutan-hutan Jawa. Ukuran badannya lebih besar dari harimau Sumatra. Beberapa referensi dan hasil penelitian menyatakan berbeda-beda tentang keberadaan harimau jenis ini. Ada yang menyatakan sudah punah sejak 1960-an, 1970-an, dan 1980-an. Jadi "Embah" itu sudah tiada kini. Namun ada juga yang menyatakan masih pernah melihat hewan ini sekitar 1990-an, dan lainnya berpendapat harimau itu masih ada sampai kini. Yang jelas, kemungkinannya memang sangat kecil harimau ini belum punah. Dan, &lt;i&gt;who knows&lt;/i&gt; kemungkinan sangat kecil ini akan jadi nyata. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #000066; font-family: georgia; font-size: 85%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-9025501591852331920?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/9025501591852331920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=9025501591852331920&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9025501591852331920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9025501591852331920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/07/embah-itu-telah-tiada.html' title='&quot;Embah&quot; Itu Telah Tiada'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TEGmBqLmOoI/AAAAAAAAAJo/9hRDJQaKmHk/s72-c/PantheraTigrisSondaica.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7321638497841332799</id><published>2010-07-04T22:27:00.013+09:00</published><updated>2010-07-05T23:30:50.715+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Odong-Odong Zone'/><title type='text'>Odong-Odong Zone</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TDCM4cr60uI/AAAAAAAAAJg/Ngu3iIBgaXI/s1600/OdongZone.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5490042847165600482" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 166px; CURSOR: hand; HEIGHT: 126px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TDCM4cr60uI/AAAAAAAAAJg/Ngu3iIBgaXI/s320/OdongZone.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;Tentu ini tak sebanding dengan &lt;em&gt;Timezone&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Amazone&lt;/em&gt;, arena bermain anak yang biasanya ada di pusat hiburan dan perbelanjaan mewah. Area bermain di ruang sejuk ber-AC. Seisi ruangannya dihias dekorasi dan lampu warna-warni menarik. Penjaga berpakaian seragam rapi siap melayani setiap pengunjung. &lt;em&gt;Timezone&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Amazone&lt;/em&gt; selalu didatangi anak-anak keluarga berduit. Sekali datang bisa menghabiskan uang puluhan atau bahkan ratusan ribu. Mereka bermain dengan membeli koin atau kartu gesek permainan di meja counter kaca yang berisi berbagai souvenir menarik bagi pengunjung. Anak, dan juga remaja, terlihat menikmati riang setiap jenis permainan modernnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;Ini hanya tempat bermain sederhana "berpindah" yang saya temui di pinggir jalan kota kecil. Biar agak menarik saya menyebutkan "Odong-Odong Zone". Hanya terdiri beberapa jenis mainan kreasi mereka sendiri. Tentu saja mainan tak sebagus, senyaman dan segemerlap aslinya yang ingin ditiru. Odong-odong Zone dibuat untuk anak-anak pemukim sekitar yang ingin sedikit menikmati rasa dan pengalaman bermain yang jauh dari tempat aslinya. Tanpa harus mengeluarkan tenaga dan biaya besar di taman atau pusat hiburan. Sambil lalu dan mampir karena tempatnya hanya di pinggir jalan yang agak luas. Apapun, tentunya senang melihat anak riang menikmati permainan. &lt;em&gt;(Foto: Becak Odong-odong, Utara Alon-Alon Blitar)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;Paling tidak ada tiga jenis sarana mainan yang saya lihat di Odong-odong Zone waktu itu. Satu jenis kreasi mainan &lt;em&gt;Marry Go Around&lt;/em&gt; menjadi mainan sejenis komedi putar yang berisi patung-patung kayu kuda yang bisa ditunggangi berjajar mengelilingi lingkaran putar. Satu lagi mirip &lt;em&gt;Spinner&lt;/em&gt; berisi mainan miniatur mobil, lokomotif, truk yang bisa dinaiki menggantung ditopang jari-jari besi dari pusat putarannya. Dan becak odong-odong yang biasa saya temui berkeliling kampung dan berhenti jika ada anak ingin bermain dengannya. Anak-anak menikmati permainan ini dengan menaikinya dan kemudian berputar. Semuanya digerakkan dengan tenaga manusia. Permainan dicat warna-warni menarik dan beroda roda sehingga bisa ditarik dan dipindahkan dari lokasinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;Becak odong-odong yang menarik anak saya untuk bermain. Sebuah becak yang dimodifikasi di bagian penumpangnya terdapat empat mainan anak. Bisa berupa mobil-mobilan, sepeda motor, bentuk bebek, atau kuda ukuran kecil yang bisa dinaiki anak. Kemudian tukang odong-odong mengayuh pedal becaknya, bukan agar becaknya jalan, tetapi agar empat mainannya bergerak naik-turun. Saat dikayuh lagu berbunyi dan saat lagu selesai maka selesai juga hitungan waktu naik yang harus dibayar. Saya hanya menunggu berdiri di sebelahnya. Ketika anak sudah terlihat puas bermain saya menanyakan kepada tukang odong-odong berapa ongkosnya. Seribu rupiah selama satu lagu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;Di tempat ini mereka datang pagi dan pergi menjelang sore hari. Malamnya mereka beristirahat dan menunggu hari esok untuk kembali menggelar sarana hiburan sederhana buat anak sekaligus mencari rejeki. Benar, harus beristirahat karena mereka seharian telah mengeluarkan tenaga untuk menggerakan alat permainan yang mereka tawarkan. Mereka harus menggerakannya dengan tenaga tangan atau kakinya agar mainan bergerak dan berputar. Semakin banyak anak yang menaiki mainannya semakin kuat tenaga yang harus dikeluarkan untuk menggerakkannya. Semakin banyak rejeki yang didapatkan tentunya. Dan semakin banyak anak kecil yang terhibur. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#333300;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7321638497841332799?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7321638497841332799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7321638497841332799&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7321638497841332799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7321638497841332799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/07/odong-odong-zone.html' title='Odong-Odong Zone'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TDCM4cr60uI/AAAAAAAAAJg/Ngu3iIBgaXI/s72-c/OdongZone.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5850816502855194684</id><published>2010-06-13T19:57:00.012+09:00</published><updated>2010-06-17T22:39:21.884+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Roundabout Tugu Cembengan Solo'/><title type='text'>Cembengan, Lebih Sekedar Tugu</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TBS67DpcI6I/AAAAAAAAAJQ/W9fzEPoNlEc/s1600/Tugu-Cembengan1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482212170170901410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 169px; CURSOR: hand; HEIGHT: 129px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TBS67DpcI6I/AAAAAAAAAJQ/W9fzEPoNlEc/s320/Tugu-Cembengan1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Tugu Cembengan berada di tengah perempatan bertemunya empat jalur jalan; dari utara jalan Ki Hajar Dewantoro, dari timur jalan Ir. Sutami dan selatan jalan Kolonel Sutarto dan dari barat jalan Tentara Pelajar. Tugu ini dicat dengan warna putih. Aslinya tugu Cembengan dibangun jaman Sri Susuhunan Paku Buwono X, Raja Kraton Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1893-1939. Tugu Cembengan adalah salah satu cagar budaya di Solo. Tugu yang ada kini adalah bangunan pengganti, namun tetap mempertahankan model bersusun aslinya. Model ini adalah khas tugu di tengah jalan perempatan yang dibangun jaman itu. (Foto: Tugu Cembengan, Solo).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Para bepergian dengan sarana transportasi darat antar kota propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur atau diantaranya cenderung melewati Tugu Cembengan. Demikian perempatan Tugu Cembengan kini cukup ramai lalu-lalang dan disinilah banyak terpasang media promisi, baliho, spanduk, poster dan sarana iklan lainnya. Tugu Cembengan berada di bagian timur kota Solo. Ini menjadi perempatan masuk ke pusat kota Solo dimana jalan utama keluar-masuk kota Solo melewati Tugu Cembengan. Jalan utama ini memiliki jalur lambat di kedua pinggirnya yang asri dipisahkan oleh jalur taman dan pohon hijau dengan jalan utamanya. Sedang jalur utamanya cukup luas memiliki dua jalur lalu-lintas dari dua arah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Tugu ini dekat kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta. Tentu mahasiswanya akrab dengan Tugu Cembengan. Apalagi dekat Tugu Cembengan ada warung wedangan lesehan HIK sebagai tempat mangkalnya mahasiswa. Warung dengan jajanan lengkap dan nasi bungkus murah-meriah. Warung ramai dikunjungi sekaligus tempat &lt;em&gt;refreshing&lt;/em&gt; mahasiswa mulai selepas maghrib sampai tengah malam. Konon kata "HIK" adalah singkatan Hidangan Istimewa Kampung. Juga suara khas penjualnya yang sesekali meneriakkan suara "HIK" melengking menarik pembeli. Dulunya wedangan HIK &lt;em&gt;movable&lt;/em&gt; dipikul oleh penjualnya berkeliling dari kampung ke kampung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Tugu Cembengan memiliki model bersusun tiga. Terdapat lubang di susun paling atas tembus ke empat sisinya ke arah jalan. Sangat memungkinan dulu lubangnya sebagai tempat lentera di malam hari. Jaman belum ada listrik adalah umum penduduk memasang lentera di pinggir jalan depan rumah dan perempatan di malam hari. Lentera untuk memberi penerangan dan peringatan kepada para pengguna jalan. Walau tentunya jaman dibangunnya tugu Cembengan jenis dan jumlah pengguna jalan tidak sebanyak sekarang. Demikian pengguna jalan menjadi berhati-hati saat memasuki daerah perempatan. Dengan adanya tugu, pengguna jalan memiliki hak jalan &lt;em&gt;(right-of-way rule)&lt;/em&gt; tetap di jalurnya masing-masing, kemudian melewati atau memutari Tugu Cembengan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Dengan tetap membawa nilai aslinya Tugu Cembengan telah berevolusi menjadi "roundabout" dengan taman di dalam bundaran dasar tugu. Taman memberikan nilai estetika dan tugunya sebagai monumen. Roundabout kini banyak dibangun di kota besar dunia sebagai &lt;em&gt;traffic rules&lt;/em&gt; dimana lalulintas harus berjalan satu arah melingkar, mengurangi kecepatan dan memberi hak jalan kepada kendaraan yang lebih dulu masuk jalur bundaran. Tugu Cembengan memiliki nilai sejarah, ekonomi, sosial, budaya, dan &lt;em&gt;traffic rules&lt;/em&gt; kini. Memang Tugu Cembengan lebih dari sedekar tugu. (Pulung Chahyono, http://pulung-online.blogspot.com, mitra_ulung@yahoo.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5850816502855194684?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5850816502855194684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5850816502855194684&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5850816502855194684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5850816502855194684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/06/cembengan-lebih-sekedar-tugu.html' title='Cembengan, Lebih Sekedar Tugu'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TBS67DpcI6I/AAAAAAAAAJQ/W9fzEPoNlEc/s72-c/Tugu-Cembengan1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7165328500735129264</id><published>2010-06-06T00:31:00.008+09:00</published><updated>2010-06-30T21:41:29.234+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nikmat Yang Terdustakan?'/><title type='text'>Nikmat Yang Terdustakan?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TApvz3HrOpI/AAAAAAAAAJI/E0fWLLIh3kk/s1600/Selorejo-Jatim.jpg"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5479314833409784466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TApvz3HrOpI/AAAAAAAAAJI/E0fWLLIh3kk/s320/Selorejo-Jatim.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;Bak untaian mutiara indah negeri ini. Ribuan pulau berjajar sambung-menyambung menjadi satu, itulah Indonesia. Gugusan pulau ini memiliki kekayaan dan distribusi flora dan fauna yang melimpah. Kondisi geologi dan geografinya berimplikasi pada aspek topografi, iklim, kesuburan tanah, dan sebaran tumbuhan dan hewan. Negeri dengan berbagai kandungan mineral bumi, kekayaan alam dan laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kekayaan dan keindahan alam juga memberi nuansa warna-warni budaya insan penghuninya. Demikian indah dan kayanya hingga menarik migrasi manusia ke negeri ini mulai dari jaman prasejarah hingga kini. &lt;em&gt;(Foto: Wisata Bendungan Selorejo, Jawa Timur).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Karena kesuburan alamnya konon migrasi awal manusia masuk wilayah negeri ini sekira 150.000 tahun lalu. Bangsa migran ini hidup dengan cara &lt;em&gt;hunting and gathering&lt;/em&gt; berpindah-pindah di daerah nusatara yang kaya dengan berbagai hewan dan buah-buahan. Mereka kelak menjadi nenek moyang suku-suku wilayah timur negeri. Selanjutnya sekira 2000 tahun sebelum Masehi, perpindahan manusia besar-besaran masuk ke kepulauan negeri ini yang kemudian menjadi nenek moyang suku-suku di wilayah bagian barat. Mereka telah memiliki peradaban yang cukup baik dimana mereka bisa bertani dan bercocok taman di dataran subur negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Sejak awal tarikh Masehi, para musafir dari negara seberang mulai datang ke negeri ini untuk melakukan hubungan dagang. Mereka dari India, Tiongkok, Persia dan wilayah Timur Tengah lainnya. Para musafir berdagang untuk berbagai rempah-rempah, lada, gaharu, cendana, pala, kemenyan, serta gambir. Juga berdagang emas, perak dan hasil kerajinan. Titik-titik perdagangan hasil bumi mulai tumbuh. Bahkan relief Candi Borobudur menunjukkan perahu bercadik khas anak negeri yang digunakan pedagang waktu itu. Hubungan dagang ini memberi pengaruh besar, terutama masuknya ajaran berbagai agama, dan sistem pemerintahan kerajaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Keahlian bangsa Portugis dalam navigasi, pembuatan kapal dan persenjataan membuat mereka melakukan ekspedisi, eksplorasi dan ekspansi untuk memperoleh hasil bumi. Dimulai tahun 1512 di Malaka, bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang tiba di negeri ini, dan berusaha menguasai sumber rempah-rempah yang berharga sampai ke Sunda Kelapa. Kekayaan negeri ini juga menarik bangsa lainnya hingga mulai tahun 1641 Malaka jatuh dibawah kekuasaan Belanda. Kemudian Belanda beralih ke Batavia sebagai pusat perdagangan hasil bumi dan administratif. Masa pendudukan Jepang mulai tahun 1942 dengan membawa berbagai hasil bumi keluar negeri, hingga berakhir saat Kemerdekaan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Seolah keindahan surgawi terpercik ke negeri ini. Hamparan lembah hijau. Pegunungan subur. Teduhnya pohon-pohon rindang. Mengalirnya air jernih sepanjang sungai. Beningnya air danau. Taman yang indah. Bunga yang mekar berwarna-warni. Buah-buahan yang melimpah dengan berbagai jenis dan nikmat rasanya. Biji-bijian yang menjadikan makanan dan wangi dedaunan sebagai pelengkapnya. Laut indah dan ikan melimpah. &lt;em&gt;"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"&lt;/em&gt; (Q.S. Ar-Rahmaan [55]: 13). Ini kalimat oratoris yang tidak memerlukan jawaban, tapi mengandung makna menegaskan. Semoga kita termasuk anak negeri yang tak pernah mendustakan nikmat-NYA. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com,/"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;http://pulung-online.blogspot.com,&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#000066;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7165328500735129264?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7165328500735129264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7165328500735129264&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7165328500735129264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7165328500735129264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/06/nikmat-yang-terdustakan.html' title='Nikmat Yang Terdustakan?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/TApvz3HrOpI/AAAAAAAAAJI/E0fWLLIh3kk/s72-c/Selorejo-Jatim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5503908624250016354</id><published>2010-05-28T23:33:00.007+09:00</published><updated>2010-05-30T00:12:51.243+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ali Javan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penemu Laser Gas'/><title type='text'>Nasehat Sang Penemu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S__W50hxi-I/AAAAAAAAAJA/HiEJWHQL8mc/s1600/AlbertEinsteinMedal.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5476331960747002850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S__W50hxi-I/AAAAAAAAAJA/HiEJWHQL8mc/s320/AlbertEinsteinMedal.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Semasa kecil Ali Javan selalu tertarik dengan ilmu pengetahuan dan bermain dengan banyak peralatan. Javan dilahirkan di Teheran Iran dari orangtua keturunan Azerbaijan. Setelah lulus dari SMA di Teheran, Javan pergi ke Amerika Serikat tahun 1949 belajar fisika dan matematika di Columbia University (New York). Tahun 1954 dia menerima gelar Ph.D dalam Ilmu Fisika dan terus melanjutkan kuliah lagi empat tahun sebagai mahasiswa Post Doctoral. Tahun 1958 Ali Javan bergabung dengan Bell Telephone Laboratories di Murray Hill, dan kemudian pindah ke MIT (Massachusetts Institute of Technology) di Cambridge. (Foto: Albert Einstein World Medal of Science).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Ali Javan adalah seorang profesor Fisika di Massachusett Instritute of Technology, dikenal sebagai pemimpin dunia bidang laser dan elektronika kuantum. Karena prestasinya dalam gas laser, Professor Javan menerima Stewat Ballentine Medal dari Institut Franklin 1964, Fany and John Hertz Foundation Medal 1966, Fredrick Ives Medal dari Optical Society 1975, dan tahun 1993 memperoleh Anugerah Albert Einstein untuk Ilmu Pengetahuan dari World Cultural Council. Dia menjadi peneliti di National Academy of Sciences and the American Academy of Arts and Sciences, peneliti di Third World Academy of Sciences, dan anggota kehormatan di Trieste Foundation for the Advancement of Science. Tahun 1966 dia menjadi peneliti Guggenheim, dan tahun 1979 dan 1995 sebagai peneliti Humbolt Foundation.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Laser gas adalah laser dimana arus listrik dilepaskan melalui gas untuk menghasilkan sinar. Javan menguji penemuan laser gas tahun 1960. Selanjutnya dia melakukan eksperimen suara telepon yang ditransmisikan melalui sinar laser. Laser gas menjadi dasar komunikasi optik fiber. Kini telekomunikasi melalui optik fiber menjadi umum, dan sekaligus menjadi teknologi utama internet jaman sekarang. Javan terus mengembangkan penemuannya dan berkonsentrasi dalam penggunaan bahan "nano scale" khususnya pada elektronika pada frekuensi optik. Dia telah mengantisipasi saat microchip akan beropeasi pada frekuensi gelombang ringan GHz (Giga-Hertz) daripada frekuensi radio MHZ (Mega-Hertz).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Anugerah Albert Einstein untuk ilmu pengetahuan adalah suatu anugerah yang diberikan oleh World Cultural Council setiap tahun. Anugerah ini sebagai penghargaan dan dukungan kepada mereka yang telah mengabdikan diri dan memiliki pencapaian tinggi di bidang ilmu pengetahuan melalui penelitian dan pengembangan teknologi. Pencapaian ilmu pengetahuan ini dipertimbangkan secara khusus oleh suatu komite kepada para peneliti yang telah memberikan kontribusi mendasar untuk kepentingan umat manusia. Anugerah ini diberikan untuk mengenang tokoh fisika terbesar di abad ke-20, Albert Einstein, dalam bentuk sertifikat (diploma), medali, dan uang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Dalam suatu wawancara, Ali Javan memberi nasehat kepada generasi muda. Kita dilahirkan sebagai diri kita. Lingkungan hanya dapat berpengaruh sampai titik tertentu, dan tidak bisa secara keseluruhan dan itu perlu diyakini. Javan juga berpesan, ikuti keinginanmu yang membahagiakan dan hiduplah dengan kreatif. Dengarkan suara hatimu. Carilah karir yang menurut anda menarik, bukan terlihat menarik. Hidup secara kreatif membuat hidup nyaman dan mendapatkan penghasilan yang baik, serta menjadikan semuanya lebih berharga. (Diterjemahkan dan dirangkum dari berbagai sumber, buat anakku. Pulung Chahyono, &lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5503908624250016354?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5503908624250016354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5503908624250016354&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5503908624250016354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5503908624250016354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/05/nasehat-sang-penemu.html' title='Nasehat Sang Penemu'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S__W50hxi-I/AAAAAAAAAJA/HiEJWHQL8mc/s72-c/AlbertEinsteinMedal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1742086894703038826</id><published>2010-05-21T21:49:00.007+09:00</published><updated>2010-05-22T23:24:01.896+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ringin Kurung Alon-alon Blitar'/><title type='text'>Ringin Kurung Blitar</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S_aCMfYGkwI/AAAAAAAAAIw/xgOcufPK4Ik/s1600/RinginKurungBlitar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473705548208050946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S_aCMfYGkwI/AAAAAAAAAIw/xgOcufPK4Ik/s320/RinginKurungBlitar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;Ringin kurung di tengah alon-alon kota Blitar seolah menjadi primadona. Paling tidak jika dibandingkan dengan pohon beringin lainnya di pinggiran alon-alon. Ringin itu dikurung dengan pagar besi tinggi berwana kuning tembaga. Tinggi pagar hampir setinggi pohonnya. Pagar kurung rapat dengan rancangan besi dan memiliki pintu masuk dengan jalan berundak di keempat penjuru mata angin. Di bagian atas pagar terdapat lampu hias melingkari kurungan yang akan bersinar indah di malam hari. Orang Jawa menyebut pohon beringin dengan "ringin". Jadi ringin kurung itu pohon beringin yang diberi pagar di sekelilingnya, seperti dikurung. (Foto: Ringin Kurung, Alon-Alon kota Blitar).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;Pohon beringin ini usianya mungkin sudah setua berdirinya kabupaten Blitar. Dan rasanya memang kurang lengkap kalau belum mendekati ringin kurung ini saat berkunjung masuk alon-alon. Untuk sekedar mengamati lebih dekat bentuk kurungannya serta relief-relief yang tertera di seputar tembok pondasi kurungan beringin. Atau bisa juga masuk ke dalam kurungannya. Relief itu berusaha menggambarkan potensi kekayaan alam dan produk andalan Blitar termasuk diantaranya relief gerombolan ikan koi, aktifitas masyarakat membuat kerajinan gendang dan barang gerabah, ibu-ibu pedesaan yang sedang mengolah hasil panen sawah, dan juga relief bangunan candi. Dan tentu ada relief Soekarno-Hatta saat membacakan teks proklamasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;Ketika bocah saya kerap bermain di alon-alon melihat "bakul jamu" biasanya juga memainkan sulap untuk menarik calon pembeli. Waktu itu ada para penjual minuman tradisional di bawah Ringin Kurung. Minuman dawet yang dipikul oleh penjualnya ke alon-alon. Dawet dalam wadah kwali besar dari tanah liat dan dilengkapi &lt;em&gt;irus&lt;/em&gt; (gayung kecil) pengambil dawet dari batok kelapa, bertangkai kayu berukiran gambar wayang. Di sebelahnya juga ada penjual minuman &lt;em&gt;legen&lt;/em&gt; (nira kelapa) dalam bumbung-bumbung bambu besar dan panjang yang juga dipikul. Penjual es plered juga ada. Tentu terasa segar siang hari meneguk minuman tradisional itu sambil menikmati suasana alon-alon saat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;Kenapa Ringin ini dikurung? Jaman dulu menurut kepercayaan jawa tradisional, pohon beringin seringkali dianggap keramat sebagai suatu pohon besar tempat bersemayamnya mahkluk halus atau roh leluhur. Kepercayaan demikian itu bahkan kadang masih terlihat sampai sekarang dimana di beberapa daerah ada pohon beringin besar yang dikeramatkan dan dijadikan tempat untuk menempatkan sesaji. Orang-orang mendatanginya untuk menaruh harapan. Saya telah berusaha menanyakan kenapa ringin ini dikurung ke orang yang mungkin tahu alasannya. Tetapi jawaban yang saya dapatkan tidak ada hubungannya dengan kepercayaan mistis ini. Walau tak tertutup kemungkinan ada jawaban lain dari orang yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;Terlepas dari nuansa mistis pohon beringin yang mungkin ada, menjaga pohon beringin tetap tumbuh sebenarnya mengandung suatu pesan yang bisa diajarkan yaitu menjaga dan melestarikan lingkungan alam. Pohon besar beringin memberikan banyak oksigen, mengurangi efek pemanasan global, memberikan keteduhan sekitar, dan guguran daunnya menjadi pupuk bagi pohon lainnya. Sedang di dahan dan ranting pohon beringin yang rindang juga menjadi habitat dan sarang berbagai burung dan serangga. Memang pohon beringin menyimpan "kehidupan" dan memberikan sesuatu pada kehidupan lain. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahhoo.com"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;mitra_ulung@yahhoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330000;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1742086894703038826?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1742086894703038826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1742086894703038826&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1742086894703038826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1742086894703038826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/05/ringin-kurung-blitar.html' title='Ringin Kurung Blitar'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S_aCMfYGkwI/AAAAAAAAAIw/xgOcufPK4Ik/s72-c/RinginKurungBlitar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1385463988459238417</id><published>2010-05-15T01:22:00.013+09:00</published><updated>2010-05-15T22:15:59.713+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Definisi Politik di Negeri Ini?'/><title type='text'>Anomali Definisi Politik</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S-16CBssZcI/AAAAAAAAAIo/GFQehy46hns/s1600/politik004.jpg"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471163297559242178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 173px; CURSOR: hand; HEIGHT: 118px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S-16CBssZcI/AAAAAAAAAIo/GFQehy46hns/s320/politik004.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;Kalau tidak saya sudahi &lt;em&gt;browsing&lt;/em&gt; arti politik mungkin berhari-hari belum selesai. Sebagai awam, saya hanya ingin cari tahu definisi politik khususnya yang berlaku di negeri ini. Saya ketik dan cari kata kunci politik melalui &lt;em&gt;searching engine&lt;/em&gt; dunia internet. Saya baca sebagian kecil arti kamus, etimologi, sejarah atau artikel yang berkaitan politik. Lebih tepatnya sebagian &lt;em&gt;kuecil&lt;/em&gt; sekali karena setelah &lt;em&gt;enter&lt;/em&gt; kata kuncinya, saat itu ditemukan sekitar 8.680.000 hasil penelusuran untuk "politic" bahasa Inggris. Dan saya coba lain dengan kata kunci "politik" bahasa Indonesia sekitar 263.000.000 hasil penelusuran. Wah ratusan juta! Dan itu sepertinya belum termasuk jumlah yang diminta diklik untuk menampilkan hasil lainnya dari situs yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Selama &lt;em&gt;klak-klik&lt;/em&gt; dan baca, saya berusaha pahami definisi politik dari situs KBBI online, the free dictionary, Webster, Oxford, dan podictionary. Juga berusaha memahami konteks politik dari artikel dan Wikipedia yang ternyata juga menyarankan membuka entri politik di &lt;/span&gt;&lt;a title="Search Wiktionary" href="http://en.wiktionary.org/wiki/Special:Search/Politics"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Wiktionary, Wikibooks, Wikiquote, Wikisource, Wikinews dan Wikiversity. Wah yang ini nyerah! Lihat dari arti KBBI, politik adalah mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan, seperti tata sistem pemerintahan, dasar pemerintahan. Kamus free dictionary, Oxford dan Webster secara umum memuat mirip &lt;em&gt;"the art or science of government or governing"&lt;/em&gt;. Etimology dictionary &lt;em&gt;"science of government," from politic (adj.), modeled on Aristotle's ta politika "affairs of state," the name of his book on governing and governments, which was in English mid-15c. as "Polettiques."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;Wikipedia, free dictionary memuat &lt;em&gt;"Politics is a process by which groups of people make collective decisions"&lt;/em&gt;. Sedang dari Wikipedia bahasa Indonesia, politik adalah proses &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;pembentukan dan pembagian kekuasaan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;dalam masyarakat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;khususnya dalam negara. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;"&gt;Teori klasik Aristoteles, politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Pemahaman lain, politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat. Memang dalam satu artikel berbahasa Indonesia ada diyatakan bahwa politik memiliki definisi yang banyak tergantung sudut pandang yang digunakan oleh si pembuat definisi. Wow!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Entahlah, mana yang lebih tepat untuk bisa mewakili dan digunakan dalam memahami arti politik khususnya di negeri ini. Juga disebut bahwa memahami konteks politik perlu mengerti sistem politik, perilaku politik, filsafat politik, proses politik, dan lain halnya. Namun dari beberapa definisi dan konteks politik tersebut bisa diambil unsur-unsur pokoknya (1) berkaitan dengan pemerintahan dan negara, (2) pengambilan keputusan dan tujuan kolektif, (3) kebaikan bersama, (4) tujuan kekuasaan. Unsur lain agak berbeda bisa ditambahkan dari Wikipedia bahasa Indonesia yaitu "pembagian kekuasaan", dan politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara "konstitusional maupun nonkonstitusional".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Akhir &lt;em&gt;browsing&lt;/em&gt; sampailah pada definisi politik di Yahoo! Answer. Dan semua tentu juga bisa menemukan dengan mengetik "Definisi politik secara etimologi?" Setelah &lt;em&gt;enter&lt;/em&gt; akan segera ditemukan. “Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak”, by Adam: "POLITIK ITU SEBUAH SEBUTAN ATAU SEMACAM SIMBOL YANG MENJELASKAN CARA BAGI ORANG2 YANG BERMAIN TAKTIK, TEKNIK DAN STRATEGI DALAM MENJALANKAN MISINYA, BAIK MISI YANG BAIK ATAUPUN MISI YANG JAHAT DALAM MENCAPAI TUJUANNNYA. SMOGA BERMANFAAT OK". Ini lebih gampang dipahami khususnya definisi politik di negeri ini. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahho.com"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;mitra_ulung@yahho.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#003300;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1385463988459238417?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1385463988459238417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1385463988459238417&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1385463988459238417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1385463988459238417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/05/definisi-politik.html' title='Anomali Definisi Politik'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S-16CBssZcI/AAAAAAAAAIo/GFQehy46hns/s72-c/politik004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2690555277802254069</id><published>2010-04-12T21:33:00.006+09:00</published><updated>2010-05-01T18:49:23.274+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menjinakkan Api Biru'/><title type='text'>Menjinakkan Api Biru</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S8MUvmkR7kI/AAAAAAAAAIg/8ZYqzXlOEwo/s1600/Fire04.jpg"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459229981342297666" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S8MUvmkR7kI/AAAAAAAAAIg/8ZYqzXlOEwo/s320/Fire04.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kebakaran terus saja terjadi melalap rumah, perkampungan, gedung, pasar atau pabrik. Mungkin api bisa cepat dipadamkan sebelum meluas namun juga bisa sampai berjam-jam bahkan berhari-hari. Korbannya bisa sampai ratusan jiwa. Bangunan hangus dan puing-puingnya rata tanah. Harta-benda yang dikumpulkan bertahun-tahun untuk masa depan hidup seketika terbakar habis. Tak kalah pilunya, jika ada anggota keluarga terjebak dalam kobaran api. Mereka mungkin saja selamat tapi harus menderita cacat seumur hidup. Pengalaman pedih ini tentu sulit dilupakan dalam hitungan bulan dan tahun. Bisa sampai akhir hayat! &lt;em&gt;(Foto: Penulis dalam simulasi pemadaman kebakaran).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Seiring berkembangnya teknologi, sesungguhnya bahaya semakin mengintai dan resiko kebakaran menjadi meningkat dalam kehidupan manusia. Termasuk teknologi peralatan listrik, dan yang paling &lt;em&gt;gres&lt;/em&gt; adalah alih teknologi kompor minyak menjadi kompor gas. Seperti umum disebut konversi minyak tanah ke gas. Alih teknologi ini berhasil dilakukan di berbagai kota negeri ini, mulai dari keluarga perumahan mewah sampai keluarga di kampung pinggiran yang padat. Mereka harus ikut peralihan ini karena tidak bisa lagi membeli minyak tanah untuk memasak. Dan sejak saat itu kebakaran dari kompor "api biru" ini mulai mengisi berita media cetak dan audio-visual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Menggunakan kompor gas tanpa tahu resiko dan cara menanganinya ibarat menantang si "api biru" ini. Bahan bakar gas dibeli, nyala api dipantikkan, dan oksigen dipasok udara sekitar. Lengkap, ketiga syarat munculnya api telah tersedia. Dan jika tidak bisa dikendalikan inilah yang menyebabkan kebakaran. Bahkan bisa diikuti ledakan tabung gas. Di lingkungan perusahaan umumnya tabung gas dikategorikan bahaya "beresiko tinggi" dan harus ditangani dan diawasi secara seksama. Mengecek fisik tabung secara teratur. Memastikan tabung telah dilakukan tes hidrostatik. Penggunaan mengikuti prosedur yang ketat. Bandingkan penggunaannya di rumah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Tata cara penggunaannya mungkin telah disampaikan langsung ke konsumen. Juga disosialisasikan melalui televisi dan media cetak. Konsumen kompor gas bervariasi latar-belakang dan demikian cara memahaminya. Bagaimana dengan resikonya? Menurut penulis ada lima titik berpotensi kebocoran gas beresiko kebakaran di (1) komponen dalam kompor, (2) sambungan kompor dan selang, (3) sepanjang selang, (4) sambungan selang dan kepala tabung, dan (5) badan tabung. Untuk mengantisipasinya saat membeli kompor dan selang pilih yang berkualitas dan berstandar nasional atau internasional. Periksa sambungan selang tidak bocor. Tabung gas berkondisi baik dan tidak banyak berkarat terutama di bagian las leher dan pantat tabung. Jangan lupa selalu bersihkan kompor dari tumpahan minyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Jika tercium bau gas bocor, pertama yang harus dilakukan segera matikan kompor gas. Kemudian tutup katup selang regulator dan lepas dari kepala tabung, lalu buka semua jendela dan pintu agar gas segera terdilusi udara sekitar. Jangan nyalakan kompor sebelum kebocoran gas diperbaiki! Sebagus dan semanfaat apapun kemajuan suatu teknologi selalu menimbulkan resiko baru, dan mengatasi resiko harus dimulai dari produsen, distributor sampai ke konsumen. Setiap pihak harus melakukan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing agar manfaat teknologi bisa diperoleh bersama. Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan manfaat. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;http://pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2690555277802254069?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2690555277802254069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2690555277802254069&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2690555277802254069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2690555277802254069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/04/menjinakkan-api-biru.html' title='Menjinakkan Api Biru'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S8MUvmkR7kI/AAAAAAAAAIg/8ZYqzXlOEwo/s72-c/Fire04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5531605089653312922</id><published>2010-04-02T23:13:00.016+09:00</published><updated>2010-04-09T18:40:37.589+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Payung Raksasa Madinah'/><title type='text'>Di Bawah Payung Raksasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S7X9CgGwgeI/AAAAAAAAAIY/jR1Xh_Pj5GI/s1600/PayungRaksasa1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455544743049069026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 165px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S7X9CgGwgeI/AAAAAAAAAIY/jR1Xh_Pj5GI/s320/PayungRaksasa1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Setiap menjelang waktu sholat payung raksasa itu selalu mengembang dan menguncup kembali setelahnya. Di siang hari helai raksasa payung ini mampu menghadang teriknya panas matahari menerpa diri yang sedang bersujud, dan di kala malam menahan hawa dingin yang menusuk. Helai payung raksasa ini berbentuk bersegi berwana putih semu krem. Helai payung berhiaskan ornamen bentuk diamond berwana hijau. Saat mengembang, sisi-sisi helai payung saling bertemu dengan sisi-sisi helai payung lain, menghampar seperti atap langit. &lt;em&gt;(Foto: Payung Raksasa, Masjid Nabawi Madinah).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Di pertengahan tinggi tiang terdapat lampu berkerangka hias berbentuk sangkar kuning memancarkan kilau cahaya keemasan. Lampu-lampu di dalamnya terlindung tutup kaca sehingga tetap mampu menerangi sekitar di malam hari dan menambah indahnya payung raksasa. Ketika payung mengembang penuh, kerangka sangkar lampu hias ini terlihat seperti pangkal bunga yang indah keemasan. Helai-helai payung raksasa seakan kelopak bunga putih indah yang sedang mekar. Megah diatas tangkai tiangnya yang menjulang dari permukaan lantai marmer yang mengkilap. Demikian saat menguncup ia seperti bunga kuncup kokoh tegak berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payung raksasa ini terpasang di bagian luar dan dalam Masjid Nabawi Madinah Al Munawwarah. Saat akhir tahun 2008 payung-payung raksasa banyak terlihat di sebelah timur Masjid Nabawi. Sebagian diantaranya terdapat di bagian tengah masjid, menempati ruang langit-langit yang terbuka. Tiang-tiang payung terlihat sedang dibangun di sisi-sisi luar lain Masjid. Suatu pemandangan indah saat menguncup dan mengembang. Saat payung kuncup atau ketika kubah geser membuka, saat itu di dalam Masjid Nabawi diri ini bisa memanjatkan doa-doa penyejuk jiwa langsung beratap langit biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Nabawi dibangun berdasarkan asas taqwa oleh Rasulullah SAW saat masuk kota Madinah. Pada jaman nabi masjid itu dibangun seluas 2.500 m2 (50 x 50 m) dengan tinggi atap 3,5 meter. Kemudian Masjid Nabawi mengalami beberapa kali renovasi pada jamannya. Terakhir Raja Fahd merenovasi masjid dan mempeluas menjadi 82.000 m2 meliputi bangunan-bangunan terdahulu dengan tinggi atap 12.55 meter. Ini adalah proyek perluasan paling besar sepanjang sejarah Masjid Nabawi. &lt;em&gt;(Sejarah Madinah Munawwarah, Dr. Muhammad Ilyas Abdul Ghani).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah "payung raksasa", diri ini bersimpuh tasyahhud dengan jiwa tulus ikhlas di bawah iman "Tidak ada &lt;em&gt;Ilah&lt;/em&gt; selain Allah". Setulus hati tanpa berhitung lipatganda pahalanya. Tidak ada sesuatu yang dapat menenteramkan jiwa dan mengusir kegalauan darinya, selain beriman yang sesungguhnya kepada Gusti Allah, &lt;em&gt;Rabb&lt;/em&gt; semesta alam. Sehingga tercipta ketenangan dalam menghadapi setiap kenyataan hidup, kerelaan hati dalam menerima dan menjalani ketentuan Gusti Allah, serta keikhlasan dalam menerima segala takdir-NYA dalam kesementaraan dunia ini. (Pulung Chahyono, www.pulung-online.blogspot.com, mitra_ulung@yahoo.com) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5531605089653312922?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5531605089653312922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5531605089653312922&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5531605089653312922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5531605089653312922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/04/di-bawah-payung-raksasa.html' title='Di Bawah Payung Raksasa'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S7X9CgGwgeI/AAAAAAAAAIY/jR1Xh_Pj5GI/s72-c/PayungRaksasa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-9195242645877095457</id><published>2010-03-27T19:59:00.013+09:00</published><updated>2010-03-27T20:44:55.928+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Di Tengah Berita'/><title type='text'>Diantara Dua Sisi Berita</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S63mg1AYzuI/AAAAAAAAAIQ/hdzGSrVVupI/s1600/Berita1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453268175474446050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 123px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S63mg1AYzuI/AAAAAAAAAIQ/hdzGSrVVupI/s320/Berita1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Di tengah hiruk-pukuknya era teknologi informasi, berita silih berganti di sekitar kita. Bisa kapan saja, pagi, siang, sore dan malam hari. Sewaktu-waktu! Telah banyak stasiun televisi yang menyiarkan berita setiap jam, atau setiap saat dengan &lt;em&gt;breaking news&lt;/em&gt;. Kadang berita disajikan seapik dan semenarik mungkin untuk "menghibur" para penikmatnya. Dengan demikian lebih menarik berita yang didapatkannya. Juga para pemburu berita, rela mengejar berita sampai ke pelosok kampung, gunung, hutan, di siang, malam, hujan, panas untuk pemirsanya. Bahkan ditengah desingan peluru mereka ada! (Foto: Displai berita dinding surat kabar harian, Solo).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Kini memang para "penikmat" berita dimanjakan oleh perangkat teknologi informasi. Melalui gadget media online, berita juga mampu diakses. Berita, gambar dan video bisa didapat. Hingga sambil tiduran pun bisa mendapatkannya. Tinggal buka telepon gengam diantaranya, lalu browsing berita sambil tengkurap, miring atau terlentang. Semua berita lokal, nasional dan internasional. Bahkan berita itu di-&lt;em&gt;update&lt;/em&gt; setiap detik! Berita gempa di negeri jauh segera dibaca. Gosip dunia artis segera diketahui. Bahkan melalui situs jaringan sosial, seorang teman tahu apa yang sedang dilakukan teman lainnya di seberang benua. Berita mudah dengan segala dampaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Alhasil berita itu menjadi tak bisa dipisahkan dari keseharian setiap orang kini. Penyedia berita memahami peluang ini. Mereka tumbuh bak jamur, baik yang dikelola pribadi, kelompok maupun institusi. Mereka mengambil peran dan meramaikan bursa berita. Bahkan sebagian berusaha mengendalikan berita. Berita diulas dari berbagai sisi dan sudut pandang siapapun, apapun dan kapapun. Itu kebebasan pers! Dan kecenderungannya berita kontroversi sering digemari. Penyedia berita melihat ini! Penyedia berita terlibat dalam membuat kontroversi dan warna-warni berita yang berkembang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Alur dasar pemberitaan perlu diteliti dari sudut pengirim, berita dan penerima. Kita perlu pahami tentang pengirimnya, makna berita itu sendiri, serta manfaat bagi penerimanya. Lebih lanjut memahami berita sesuai konteksnya. Setiap berita yang terbaca, terdengar dan terlihat harus disaring, ditelaah dan diteliti dulu kebenarannya. Tidak langsung disetujui atau tidak disetujui, apalagi langsung diikuti dan ditindak-lanjuti! Baik berita itu dari surat kabar, majalah, televisi, radio, situs berita, SMS, jejaring sosial atau lisan sekalipun. Tak jarang isi berita berbeda antar pengirim dan media dalam waktu singkat. Kita harus berhati-hati menyikapi perbedaan berita!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Dengan ketelitian mampu memahami kebenaran berita. Agar tak terjebak dalam misinterpretasi, distorsi, strategi atau konspirasi pemberitaan. Demikian terhindar dari dampak berita yang tidak membawa manfaat. Akhirnya kita harus berlapang-dada menerima kebenaran berita meski tak sesuai harapan, pemahaman, pengetahuan, atau keyakinan kita. &lt;em&gt;"Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu"&lt;/em&gt; (Q.S. Al Baqarah [2]: 147). Berita yang benar mampu menciptakan kehidupan yang tenang, menghilangkan kecurigaan, memberikan keselamatan, serta menenteramkan jiwa. (Pulung Chahyono, http://pulung-online.blogspot.com, mitra_ulung@yahoo.com)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-9195242645877095457?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/9195242645877095457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=9195242645877095457&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9195242645877095457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/9195242645877095457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/03/diantara-dua-sisi-berita.html' title='Diantara Dua Sisi Berita'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S63mg1AYzuI/AAAAAAAAAIQ/hdzGSrVVupI/s72-c/Berita1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2330138279729321852</id><published>2010-03-14T11:07:00.005+09:00</published><updated>2010-03-14T23:52:36.760+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jungle Gym Bon Rojo Blitar'/><title type='text'>Tarzan Pohon Besi</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S5xF2_lRE6I/AAAAAAAAAII/FEuqmbp-HWI/s1600-h/BonRojoBlitar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448306460294452130" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 163px; CURSOR: hand; HEIGHT: 140px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S5xF2_lRE6I/AAAAAAAAAII/FEuqmbp-HWI/s320/BonRojoBlitar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Dari waktu ke waktu permainan anak senyatanya tak berubah temanya. Dulu anak bermain menggelantung, mengayun, meluncur, melompat, memanjat, berjombatan, berputar, bermain air dan sekarangpun juga masih demikian. Hanya tempat dan sarana bermainnya yang berubah menyesuaikan kemajuan jaman dan kondisi lingkungan. Dulu anak bermain di alam aslinya di halaman rumah, kebun, sungai dan bahkan juga di pinggir jalan. Seiring berkembangnya waktu, habitat bermain anak ini semakin berkurang, bahkan hilang. Kalaupun masih, tak layak lagi untuk bermain. Kini mereka harus mencari habitat baru untuk bermain. &lt;em&gt;(Foto: Jungle Gym, Playground di Recreational Park "Bon Rojo" Kota Blitar)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Jika dulu anak gemar bermain bergelantungan, sekarang pun masih demikian. Namun anak sekarang hanya bisa bermain ini di playground. Sarana buatan dimana anak bermain bergelantungan ini biasa dikenal &lt;em&gt;jungle gym, monkey bar&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;climbing frame.&lt;/em&gt; Seperti namanya, jungle gym ingin memberikan pengalaman kepada anak bermain olah-gerak badan bergelantungan layaknya di lingkungan alam aslinya. Biasanya terbuat dari pipa-pipa besi yang saling disambung dengan ulir atau las yang kuat dan halus. Model kerangkanya bisa berbeda-beda dari sederhana sampai sangat lengkap dan rumit strukturnya. Demikian anak bisa memanjat, duduk, menggantung, memutar dan mengayun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Bermain bergelantungan ternyata bermanfaat bagi pengembangan fisik, sosial dan emosional anak. Memperkuat seluruh otot kaki, tangan dan badan. Meningkatkan kemampuan pengendalian dan keseimbangan badan. Bisa membantu anak meningkatkan kecekatan dan ketrampilan alamiah serta menciptakan percaya diri atas kemampuannya. Juga bisa mengembangkan imajinasi anak dengan gerakan-gerakan yang diinginkannya. Termasuk mengasah problem solving yang tepat dimana dan kemana harus bergelayut dan keluar diantara struktur yang harus dilewati. &lt;em&gt;It improves power (strength to reach new heights), agility (moving from one point to another as quickly as possible), speed, balance (to stay on the path to the top), and coordination (Frost, 2005).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Namun jika tak berhati-hati, anak bisa terluka saat bermain ini. Bisa terpeleset, terbentur, terpelintir dan terjatuh. Akibatnya mungkin memar, keseleo, tergores, bahkan patah tulang. Sedikitnya lima hal penting ini perlu diperhatikan agar anak menikmati permainan jungle gym dengan selamat:&lt;br /&gt;(1) Anak harus selalu diawasi ketika bermain.&lt;br /&gt;(2) Pakaian anak jangan terlalu longgar dan banyak asesoris.&lt;br /&gt;(3) Jangan gunakan jungle gym yang basah dan lincin.&lt;br /&gt;(4) Tidak boleh menarik dan menghalangi gerakan anak lain yang sedang bermain bersama.&lt;br /&gt;(5) Gunakan &lt;em&gt;common sense,&lt;/em&gt; orang dewasa harus mencegah situasi dan gerakan anak yang bisa membahayakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Memang sungguh asyik bermain ini! Seolah Tarzan raja rimba bergelantungan dari akar-sulur dan dahan pohon lalu berganti menjangkau ke akar-sulur dan dahan lainnya. Kadang mengayun, memanjat, dan berputar diantara akar-sulur dan dahan. Pernahkah anda bermain bergelantungan seperti itu sewaktu kecil? Bermain seperti ini tentu sangat menyenangkan bagi anak-anak. Sampai lupa waktu. Dulu masih banyak pepohonan untuk sarana bermain disekitar rumah dan tempat-tempat umum. Lingkungan bermain anak yang menyenangkan di alam aslinya. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#003300;"&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2330138279729321852?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2330138279729321852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2330138279729321852&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2330138279729321852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2330138279729321852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/03/tarzan-pohon-besi.html' title='Tarzan Pohon Besi'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S5xF2_lRE6I/AAAAAAAAAII/FEuqmbp-HWI/s72-c/BonRojoBlitar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4821770299648430352</id><published>2010-02-27T01:27:00.011+09:00</published><updated>2010-03-08T23:23:41.179+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Turk Bufesi Madinah'/><title type='text'>Turk Bufesi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S4f3GaLinAI/AAAAAAAAAIA/oFVF6QBbGuQ/s1600-h/TurkBufesi.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442590364179536898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S4f3GaLinAI/AAAAAAAAAIA/oFVF6QBbGuQ/s320/TurkBufesi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Tulisan "TURK BUFESI" itu terbaca di papan stainless sebuah toko di kompleks pertokoan belakang Masjid Nabawi, Madinah Al-Munawwarah. Dari unsur kata "bufe" mungkin tulisan itu artinya toko makanan Turki. Memang toko ini menjual berbagai minuman dan makanan. Toko ini berada diantara toko lain yang menjual berbagai peralatan sholat dan barang souvenir. Cukup mudah ditemukan karena toko ini selalu terlihat berjubel pembeli yang antri membeli makanan atau minuman. Toko sejenis bisa ditemui di beberapa tempat sekitar Masjid Nabawi. Penjaga toko bertopi putih kelihatan sibuk melayani pembeli. (Foto: Turk Bufesi, belakang Masjid Nabawi, Madinah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Setiap minuman dan makanan yang ditawarkan di toko ini sangat menarik dinikmati. Yang khas dari toko ini adalah roti bulat-lonjong (seperti hotdog bun) berisi daging dan rempah. Di meja bagian depan toko ini terlihat daging ayam yang disusun bertumpuk-tumpuk melingkari poros besi yang bisa berputar. Di sisi dalam terdapat elemen listrik yang selalu membara untuk memanggang daging agar masak dan tetap panas. Diantara lapis-lapis tumpukan daging terdapat lemak yang sekaligus sebagai pelezat dan perekat diantara tumpukan daging. Di beberapa toko kadang hanya menyajikan satu jenis daging saja, namun ada toko yang menyajikan sekaligus daging ayam dan daging sapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Meramu makanan ini diawali dengan mengiris tipis-tipis dengan pisau di sisi luar susunan daging. Bergantian diiris di sisi lainnya agar susunan daging ini selalu berbentuk simetris tirus merata. Diameter lingkaran kecil di bagian bawah susunan daging dan besar di bagian atasnya. Bentuknya bagus terlihat! Irisan-irisan tipis daging yang jatuh di meja bawahnya dicampur dengan rempah dan sayuran (sejenis salad). Lalu sedikit dicacah dengan pisau agar potongannya tidak terlalu besar. Lalu disiapkan roti bulat-lonjong dan dibelah di tengahnya menjadi dua bagian. Campuran daging, rempah dan sayuran ini kemudian dimasukkan ke bagian tengah roti dan dibungkus kertas tissue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Sungguh lezat rasanya! Harganya bisa 4 atau 5 real tergantung dari isi dagingnya apakah daging ayam atau sapi. Saat itu 1 real setara dengan sekitar 3 ribu rupiah. Umumnya para jamaah haji membeli dan membawanya pulang ke pondokan atau menikmatinya di sekitar toko. Sebagai pelengkap nikmatnya makanan ini, mereka juga membeli segelas minuman dari toko yang sama. Selalu saja toko sejenis ini banyak dikunjungi pembeli dan terlihat berkerumun di sekitarnya. Terutama di pagi hari setelah usai menunaikan sholat subuh atau malam hari setelah sholat isya' ketika jamaah dalam perjalanan pulang dari masjid Nabawi menuju pondokannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#003300;"&gt;Sejarah kejayaan kesultanan Ustmani Turki yang pernah menjadi pusat peradaban Islam ternyata telah memberikan nuansanya di Madinah, termasuk makanannya. Dan masakan Turki ini menjadi menu yang umum dinikmati pemukim Madinah yang cukup hiterogen. Memang sejak awal-mula Madinah, banyak pendatang dari daerah dan negara sekitar tertarik menetap di Madinah karena kesuburan tanah dan kurmanya serta perkembangan kotanya yang pesat sebagai pusat perdagangan. Masakan Turki ini pun suatu saat terlihat dinikmati para pemukim sambil duduk beralas karpet dekat "Turk Bufesi" diterangi indahnya sinar lampu malam selepas sholat isya'. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#003300;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4821770299648430352?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4821770299648430352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4821770299648430352&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4821770299648430352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4821770299648430352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/02/turk-bufesi.html' title='Turk Bufesi'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S4f3GaLinAI/AAAAAAAAAIA/oFVF6QBbGuQ/s72-c/TurkBufesi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2787277600759555215</id><published>2010-02-13T18:43:00.027+09:00</published><updated>2010-02-14T13:27:36.065+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terdakwa di Siang Bolong'/><title type='text'>Terdakwa di Siang Bolong</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3aDiTLPT5I/AAAAAAAAAH4/TRObrll7t3o/s1600-h/TerdakwaSiang.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437678225382657938" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 122px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3aDiTLPT5I/AAAAAAAAAH4/TRObrll7t3o/s320/TerdakwaSiang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Siang itu sekitar jam 12:00 saya makan siang di rumah sebagaimana hari-hari biasanya. Setelah selesai makan siang yang disiapkan istri, sesekali saya ngobrol dengan anak terkecil saya yang asyik bersama mainannya. Saat itu saya masih duduk di kursi makan ketika nada dering telepon genggam saya berbunyi: &lt;em&gt;"Tut tat tit tut tat tut tut…" &lt;/em&gt;Saya lihat ada panggilan dari nomor telepon seluler dan tidak terdapat namanya di layar telepon saya. Nama penelpon belum masuk di daftar kontak telepon. Saya penasaran ingin mengetahui siapa yang menelpon. Mungkin kenalan saya yang telah mengganti nomor telepon? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;em&gt;"Pak Dani, motor saya sudah selesai saya bawa ke bengkel... "&lt;/em&gt; terdengar jauh suara dari penelpon setelah saya pencet tombol terima telepon. &lt;em&gt;Byuh,&lt;/em&gt; saya dipanggil dengan nama lain. &lt;em&gt;"Maaf Bapak mungkin salah sambung, nama saya Pulung"&lt;/em&gt; saya berusaha menjawab dan menjelaskan nama saya bukan seperti yang dia sebutkan. Saya tunggu beberapa saat tetapi tak ada suara balasan yang terdengar. Saya berpikir penelpon telah menyadari bahwa dia telah salah tekan nomor telepon. Setelah sambungan telepon berhenti, saya memasukkan telepon genggam ke dalam saku baju. &lt;em&gt;No problem,&lt;/em&gt; beberapa kali saya pernah menerima salah-telepon. Dan saya pun juga pernah salah menekan nomor telepon. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Setelah 1 jam beristirahat siang di rumah, saya keluar untuk berangkat melanjutkan kerja mencari nafkah. Sampai di tempat kerja saya langsung sibuk dengan pekerjaan harian di dalam dan luar tempat kerja. Sore hari saya meninggalkan tempat kerja dan pulang kembali ke rumah. Setelah makan malam, sambil &lt;em&gt;leyeh-leyeh glethakan&lt;/em&gt; saya buka telepon. Saya ingin membaca berita terkini dari detik.com seperti biasa saat waktu senggang. Tertarik membaca &lt;em&gt;booming&lt;/em&gt; berita yang laris-manis dibahas media saat ini! Namun saya lebih dulu lihat ada SMS di &lt;em&gt;inbox&lt;/em&gt; telepon dan belum terbaca. Saya merasa tidak mendengar nada SMS masuk, mungkin waktu sibuk dengan pekerjaan. SMS pun saya buka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;em&gt;Weladalah… &lt;/em&gt;agak kaget saya membaca isi SMS yang telah dikirim jam 13:34 siang. Saya berusaha memahami kata demi kata secara perlahan: &lt;em&gt;"Pak dani sampean nda ush brkelit mdh2an bpk mrsakn apa yg tlh saya alami jd bpk tau gmn rasax jth dri mtr bknkh bpk jnji br tnggng jwb". &lt;/em&gt;Beberapa saat saya terus berusaha memahami maksud isi SMS yang seutuhnya. Kemudian saya lihat nomor pengirim SMS, dan saya cocokkan dengan nomor telepon masuk waktu saya istirahat siang tadi. Nomornya sama! Berarti orang yang sama; orang yang telah menelpon saya saat istirahat siang dan orang yang mengirim SMS ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Saya mereka-reka kejadian. Penelpon sekaligus pengirim SMS itu mungkin korban kecelakaan lalu-lintas. Dia pengendara motor dan terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain yang dikemudikan oleh orang bernama Pak Dani. Kemudian Pak Dani berjanji akan mengganti biaya kerusakaan motornya. &lt;em&gt;Oh my… &lt;/em&gt;saya segera telepon nomornya, tapi suara mesin penjawab otomatis operator yang terdengar: &lt;em&gt;"Maaf telepon yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan area".&lt;/em&gt; Sampai 3 kali saya berusaha menelponnya dan selalu tidak tersambung. Saya ingin sampaikan lagi bahwa saya benar-benar bukan Pak Dani seperti yang dia maksudkan. Semoga segera terselesaikan masalahnya Bro! (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2787277600759555215?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2787277600759555215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2787277600759555215&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2787277600759555215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2787277600759555215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/02/terdakwa-di-siang-bolong.html' title='Terdakwa di Siang Bolong'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3aDiTLPT5I/AAAAAAAAAH4/TRObrll7t3o/s72-c/TerdakwaSiang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5973587353732229647</id><published>2010-02-12T22:34:00.012+09:00</published><updated>2010-02-17T19:06:13.954+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamatan Bersih Desa'/><title type='text'>Doa Keselamatan Anak Negeri</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3VaPwyxUpI/AAAAAAAAAHg/3sdMqXMopTE/s1600-h/DoaBersama02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437351351962129042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3VaPwyxUpI/AAAAAAAAAHg/3sdMqXMopTE/s320/DoaBersama02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#330033;"&gt;Setiap tahun warga kampung kami berkumpul bersama mengadakan doa keselamatan kepada &lt;em&gt;Sang Murbeng Dumadi&lt;/em&gt; di acara Bersih Desa. Suatu tradisi &lt;em&gt;slametan&lt;/em&gt; desa yang dimaksudkan untuk membersihkan unsur-unsur negatif dan energi merusak dari lingkungan desa. Kami berdoa bersama agar terhindar dari musim paceklik, wabah penyakit, gagal panen, bencana alam dan malapetaka lainnya. Tanpa memperhatikan agama dan keyakinan, semua orang laki-laki dewasa mewakili keluarganya hadir dan berkumpul untuk memanjatkan doa keselamatan. Biasanya acara doa Bersih Desa kami adakan di perempatan jalan desa, namun jika situasi kurang memungkinkan karena hujan atau hal lain tempatnya dipindahkan di balai kelurahan atau tempat lain yang disepakati bersama. Kami semua duduk bersila berjajar beralas tikar dan saling berhadapan memanjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;Setiap orang yang datang membawa &lt;em&gt;ambeng&lt;/em&gt; makanan nasi (dulu masih sering ada nasi jagung atau campuran beras-jagung), sayur dan lauknya. Sesuai kemampuan ekonomi setiap keluarga, makanan yang dibawa akan bervariasi, ada yang berlauk tempe, daging ayam dan daging sapi. Makanan dikumpulkan dulu, lalu dibagikan secara acak dan rela sebelum doa keselamatan dimulai oleh Modin Desa atau pemuka spiritual kampung. Selesai berdoa, kami menikmati acara makan bersama dan selebihnya makanan dibawa pulang untuk keluarga di rumah. Karena mayoritas kami adalah petani, biasanya ada &lt;em&gt;ubo rampe&lt;/em&gt; berbagai hasil bumi, sebagai simbol agar kami selalu diberi rejeki dengan melimpahnya hasil tanaman dan buah-buahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;Tentu saja setiap insan ingin selamat! Dimanapun mereka, di desa atau kota, di gunung atau pantai. Mereka selalu memiliki doa keselamatan baik sendiri maupun bersama yang mungkin dengan bahasa dan cara yang berbeda. Demikian pagi itu komunitas anak negeri berkumpul bersama memanjatkan doa di tengah lapangan sepakbola. Kami saling berdekatan membentuk lingkaran menghadap satu titik di tengah. Bersatu hati berdoa memohon keselamatan kepada Sang Maha Pencipta dipimpin oleh setiap pemuka agama. Dinaungi mendung yang sedikit mewarnai langit dan menyejukan pagi. Disaksikan pegunungan yang kokoh berdiri melingkungi dan lerengnya terhampar hijau daun pepohonan seakan diselimuti permadani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;Sebelum mengakhiri acara doa keselamatan bersama terdengar lagu "Heal the World". Tangan saling bergandengan satu dengan lainnya. Seakan simbol bahwa kami satu sebagai anak negeri dan akan terus berbuat bersama agar negeri pijakan kami selalu dalam keselamatan. Kami berharap kehidupan akan lebih baik bagi kami, keluarga dan anak-cucu. Menyanyi bersama seakan harapan segera terwujud: &lt;em&gt;Heal the world. Make it a better place. For you and for me and the entire human race. &lt;/em&gt;Tanpa menuntut siapapun kecuali bagi "anda dan saya" memulai dari diri sendiri di lingkungan sendiri agar keselamatan hidup tercipta. Kita peduli dengan kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;Doa keselamatan kepada Sang Pencipta Alam sering berbeda dalam bentuk ritual, sarana dan simbolnya di berbagai lingkungan dan belahan dunia. Mereka berdoa menurut agama dan keyakinan sesuai ajaran, kondisi, tradisi, atau kesepakatan komunitasnya. Adalah universal setiap komunitas selalu mendambakan keselamatan dan memiliki ritual doa keselamatan. Seperti jalannya kehidupan, sesungguhnya berdoa itu berarti bersyukur, berharap, dan bersabar. Disamping bijak bersikap dan bertindak agar setiap insan, unsur alam dan sistem nilai kehidupan terus terjaga keselarasannya demi selalu tercipta keselamatan bagi semua makhluk dan lingkungan alam. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#330033;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#330033;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#330033;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#330033;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5973587353732229647?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5973587353732229647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5973587353732229647&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5973587353732229647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5973587353732229647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/02/keselamatan-anak-negeri-doa.html' title='Doa Keselamatan Anak Negeri'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S3VaPwyxUpI/AAAAAAAAAHg/3sdMqXMopTE/s72-c/DoaBersama02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4424544662176531789</id><published>2010-01-26T17:07:00.014+09:00</published><updated>2010-01-28T08:16:49.900+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bencana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Point of No Return'/><title type='text'>Tatkala Alam Berubah Garang</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S16kDavMVvI/AAAAAAAAAHY/gnNkZBo7Cho/s1600-h/longsor.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430958579279222514" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S16kDavMVvI/AAAAAAAAAHY/gnNkZBo7Cho/s320/longsor.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;Seakan bencana terus saja terjadi di negeri ini. Mulai kecelakaan tragis angkutan darat, laut, dan udara karena cuaca katanya. Robohnya gedung serta kebakaran bangunan dan hutan mengorbankan manusia dan lingkungan. Banjir bandang dan air meluap menggenangi pemukiman berakibat lumpuhnya kehidupan. Jebolnya tanggul air yang melanda perumahan. Longsor tanah dan lumpur dari lereng perbukitan dengan korban jiwa dan harta benda. Wajar jika lalu terbetik pikiran dan pertanyaan apa kesalahan manusia hingga harus menanggung bencana berat dan terus-menerus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;Heinrich (1931) dengan teori empirisnya bahwa &lt;em&gt;"an accident is the end result of a chain of events".&lt;/em&gt; Suatu kecelakaan &lt;em&gt;(accident),&lt;/em&gt; dalam skala besar disebut bencana &lt;em&gt;(disaster),&lt;/em&gt; hanyalah akibat semata yang disebabkan rangkaian kejadian sebelumnya. Tidak begitu saja terjadi. Ini lalu dilanjutkan Frank Bird melalui penelitian berbagai kecelakaan di seluruh dunia bahwa faktor penyebab terbesar adalah perilaku tidak selamat manusia 88%, kondisi berbahaya 10% (bisa dikendalikan manusia), serta diluar kendali manusia 2%. Jadi kecelakaan atau bencana disebabkan oleh rangkaian kejadian "tidak selamat" sebelumnya dan manusialah pelaku utamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;Bahkan 14 abad lalu, Gusti Allah telah memperingatkan manusia melalui firman-NYA: &lt;em&gt;"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar"&lt;/em&gt; (Q.S. Ar-Rum [30]: 41). Perbuatan tangan manusia harus dipahami secara menyeluruh disamping makna perbuatan destruktifnya, juga kelalaiannya melakukan perbuatan preventif. Kelalaian manusia sebagai pengemban &lt;em&gt;rahmatan lil alamin.&lt;/em&gt; Tentu termasuk kelalaiannya membuat tata aturan, sarana dan tindakan pencegahan agar hasil budaya dan perilakunya tidak bersifat merusak dan tetap mempertimbangkan keselamatan manusia dan alam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;Setelah terjadi bencana sering terbincang korban jiwa sekian orang, sejumlah rumah rusak, dan sekian besar biaya ruginya. Ini akibat langsungnya saja! Ibarat hanya ujung kepala gunungnya saja, belum perut dan kaki gunungnya. Benar, mereka hanya berbincang akibat di daerah "permukaan" saja. Akibat tidak langsungnya bisa diibaratkan sebagai perut dan kaki gunung itu. Disitu justru lebih berlibat-ganda akibat yang harus ditanggung; orang kehilangan sanak keluarganya, anak terhenti sekolahnya, mereka cacat badannya, orang kehilangan mata pencahariannya, hasil budaya yang hilang. Lebih banyak lagi &lt;em&gt;mutiplier efects&lt;/em&gt; yang berimbas!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;Ketika alam menjadi garang menebar bencana, saat itulah titik dimana manusia tak akan mampu lagi mencegahnya &lt;em&gt;(Point of No Return)&lt;/em&gt;&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;Tidak akan pernah bisa mengembalikannya seperti sediakala walau dibantu pihak manapun. Ibarat nasi telah menjadi bubur, tak bisa dikedang lagi. Dan bencana itu telah menebarkan kerusakan dan kepedihan. Lebih parah sampai tingkat yang tiada terkira nilai dan lamanya waktu. Bahkan sampai anak cucu! Manusia harus menanggung akibat perbuatan destruktif maupun kelalaian preventif yang harus dilakukan sebelum &lt;em&gt;Point of No Return. &lt;/em&gt;Dan sebaik-baik upaya adalah mencegahnya. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#006600;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4424544662176531789?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4424544662176531789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4424544662176531789&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4424544662176531789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4424544662176531789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2010/01/tatkala-alam-berubah-garang.html' title='Tatkala Alam Berubah Garang'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/S16kDavMVvI/AAAAAAAAAHY/gnNkZBo7Cho/s72-c/longsor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-417035313011691653</id><published>2009-12-24T02:59:00.031+09:00</published><updated>2009-12-24T13:53:40.490+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasih Ibu Sepanjang Jalan'/><title type='text'>Hari Ibu &amp; Sarip Tambak-Oso</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SzJcDJH4zeI/AAAAAAAAAHQ/Ag4egEz0feA/s1600-h/G05B0065.JPG"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#330033;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418494510738492898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SzJcDJH4zeI/AAAAAAAAAHQ/Ag4egEz0feA/s320/G05B0065.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meski pemuda itu mati mengenaskan badannya tertembus peluru, tapi saat terdengar jeritan sang Ibu memanggilnya: "Sarip!...", maka bangkitlah pemuda itu dari kematiannya. Dia hidup lagi! Demikian walau berulangkali Sarip mati, setiap terdengar jeritan Ibunya memanggil namanya, dia akan hidup lagi. Seolah ketika jiwanya melayang, tiba-tiba tertarik dan kembali menyusup ke jasadnya saat terdengar jerit kasih sayang sang Ibu tercinta. Karena dia ingin segera menyongsong dan merengkuh Ibunya. Seorang Ibu yang membesarkannya dengan segala ketulusan tanpa batas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;Doa dan cinta kasih sang Ibu selalu berada dalam jiwa Sarip. Dialah satu-satunya orang tua Sarip setelah Bapaknya meninggal ketika dia masih kecil. Tertanam dalam ingatannya ketika Ibu menggendongnya ke pasar untuk menjual hasil kebun, menjolok jambu untuknya, dan mengusap ingusnya dengan ujung jariknya yang lusuh. Sang Ibu yang selalu menunggu Sarip tertidur pulas dan merapikan selimut sarungnya sebelum dia sendiri memejamkan matanya. Pagi hari sang Ibu selalu memetik sayuran segar di kebun belakang rumahnya sebelum Sarip bangun, dan berusaha menyajikan sarapan terbaik yang dia bisa dapatkan untuk anaknya. Semua itu dia lakukan demi cintanya kepada Sarip kecil sampai dewasa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;Tanpa bisa ditahan, Sarip sang pemuda dari dusun Tambak-Oso itu murka ketika dia mendengar bahwa Ibu tercintanya disiksa oleh Lurah Gedangan. Dia segera bergegas mencari Ibunya. Setelah tahu kondisi Ibunya yang tersiksa, dia langsung menghajar dan membunuh lurah Gedangan itu! Karena Sarip merasa sangat tidak rela Ibunya disiksa oleh Lurah Gedangan hanya karena Ibunya yang miskin terlambat membayar pajak. Pemuda itu sangat menyayangi Ibunya seperti demikian cinta sang Ibu kepadanya. Selama hidupnya dia mencurahkan segala hidupnya untuk kebahagiaan Ibu tercinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;Namun sayang setelah lama dia menjadi buron, Sarip akhirnya tertangkap kompeni Belanda. Dia dipenjarakan. Kompeni itu meminta bantuan saudara Sarip untuk mengetahui rahasia kesaktian Sarip yang mampu hidup lagi. Akhirnya diketahui bahwa kesaktian Sarip itu terletak pada jeritan kasih sayang Ibunya. Dia akan tetap hidup dengan kasih-sayang Ibunya. Lalu, Ibunya ditangkap dan dibunuh terlebih dulu oleh kompeni Belanda. Sehingga ketika Sarip tertembus peluru kompeni, tiada lagi jeritan kasih sayang Ibunya yang memanggil namanya untuk bangkit dari matinya. Sarip pun mati menyusul Ibu tercintanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;Di Hari Ibu, ketika kita membaca cerita-cerita dari negeri seberang tentang kasih-sayang Ibu yang menggugah hati, kita mungkin tak sadar bahwa di negeri inipun banyak cerita tentang cinta tulus sekaligus keperkasaan sang Ibu kita sendiri. Salah satunya seperti cerita rakyat &lt;em&gt;(folklore) &lt;/em&gt;yang biasa dipentaskan dalam seni Ludruk ini. Jeritan kasih sayang sang Ibu yang mampu membangkitkan sang anak dari kematiannya. Sesungguhnya hikmah cerita ini ingin menggambarkan betapa kasih sayang sang Ibu mampu menembus batas-batas yang tak terbayangkan. Suara kasih sang Ibu mampu menerangi ruang-ruang kalbu dan "menghidupkan" anaknya. Jeritan kasih Ibu mampu didengar oleh jiwa-jiwa anaknya yang melayang tanpa batas. Dan doa Ibu diijabah. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330033;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-417035313011691653?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/417035313011691653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=417035313011691653&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/417035313011691653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/417035313011691653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/12/hari-ibu-sarip-tambak-oso.html' title='Hari Ibu &amp; Sarip Tambak-Oso'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SzJcDJH4zeI/AAAAAAAAAHQ/Ag4egEz0feA/s72-c/G05B0065.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-3968598691868170566</id><published>2009-12-18T13:44:00.020+09:00</published><updated>2009-12-22T08:13:40.580+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lilin Tak Pernah Padam'/><title type='text'>Nyalakan Nasionalisme Tugu Lilin</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SysJlqdxEnI/AAAAAAAAAHI/2b-W3BuIvps/s1600-h/TuguLilinSolo.jpg"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416433519502103154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SysJlqdxEnI/AAAAAAAAAHI/2b-W3BuIvps/s320/TuguLilinSolo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Saat jalan santai pagi di sepanjang jalan Dr. Wahidin, Laweyan, Solo, saya tertarik membaca lebih dekat tulisan yang tertera di sisi barat Tugu Lilin di jalan pertigaan Penumping. &lt;em&gt;"Tugu Kebangkitan Nasional, Peringatan Pergerakan Kebangsaan Indonesia, 25 Tahun, 20 Mei 1908-1933".&lt;/em&gt; Tugu itu bentuknya bulat panjang ke atas mirip lilin, seperti namanya Tugu Lilin yang dikenal masyarakat. Tugu dibangun tanggal 20 Mei 1933 untuk memperingati 25 tahun berdirinya pergerakan Boedi Oetomo. Sekaligus untuk membangkitkan semangat perjuangan nasional dan pengabdian kebangsaan. (Foto: Tugu Lilin, monumen sejarah kebangkitan nasional berlatar semburat keemasan sinar mentari pagi, medio Desember 2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Pergerakan Boedi Oetomo lahir dari hasil pertemuan dan diskusi yang sering dilakukan oleh para tokoh pemuda di Jakarta. Mereka memikirkan dan membahas nasib bangsa pribumi yang sangat buruk dan selalu dianggap bodoh dan tidak bermartabat oleh bangsa lain. Kemudian mereka mencari cara dan sarana untuk memperbaiki keadaan bangsa pribumi yang amat buruk dan diperlakukan tidak adil oleh penguasa kolonial. Sedangkan para birokrat (pamong praja) kebanyakan hanya memikirkan kepentingan sendiri dan jabatannya. Mereka justru mendukung pemerintah kolonial dengan menekan rakyat dan bangsa sendiri, dengan menarik pajak sebanyak-banyaknya untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa kolonial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Seabad lalu benih nasionalisme itu telah ditaburkan oleh para tokoh pemuda. Mereka telah menyulut api nasionalisme. Sekali tersulut, pantang untuk padam! Untuk itu, mereka membangun organisasi pemuda Boedi Oetomo tepatnya 20 Mei 1908 dengan pendirinya Dr. Soetomo. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional di negeri ini. Sedangkan Tugu Lilin itu menjadi simbol menyalanya nasionalime dengan semangat persatuan dan kesatuan Nusantara. Konon, saat berkesempatan berkeliling Nusantara, KRMH Woerjaningrat, penggagas pendirian tugu ini, selalu mengambil sejumput tanah di setiap daerah yang dikunjungi. Setiap jumput tanah dari seluruh daerah Nusantara dikumpulkan dan diletakkan di dasar pondasi tugu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Untuk meresmikan tugu monumental ini Dr. Soetomo datang dari Jakarta ke Solo di tahun 1933 dan saat meresmikan berucap, &lt;em&gt;''Van Solo begin de vyctory" &lt;/em&gt;(Dari Solo kemenangan dimulai). Memang terasa ada semangat kemenangan kebangkitan nasional pada monumen berketinggian sekitar 8 meter itu. Tugu ini berada di halaman depan Sekolah Teknologi Menengah (STM) "Murni" Surakarta, di bawah naungan Yayasan Perguruan Murni, yang didirikan tanggal 19 Desember 1915. Dilihat dari tahun yang tertera, pendirian sekolah lebih dulu dari tugu nasionalisme ini. Seperti ada pesan jelas bahwa nasionalisme harus mulai ditanam dan dipupuk di sekolah-sekolah. Nasionalisme harus tumbuh kuat agar generasi bangsa mampu memaknai nasionalisme secara utuh. Lihatlah tiada negara besar dan maju, yang semangat nasionalisme bangsanya lemah dan terpecah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Senyatanya cita-cita para pejuang kebangkitan nasional itu belum berhasil penuh. Di negeri ini masih terasa ada pribumi dinomor-sekiankan atau bahkan ada pribumi yang merasa tidak setara dengan bangsa lain. Di sektor industri, dagang, administrasi pemerintahan, dan perbankan, masih terlihat bangsa lain dilayani berlebih atau bahkan dipertuankan. Sulit dipungkiri, ini sisa pengaruh budaya stratifikasi sosial yang dulu diciptakan penguasa kolonial di negeri ini: Golongan I orang barat asing, Golongan II orang timur asing, dan Golongan III pribumi. Waktu itu, juga diikuti perbedaan hak dan kewajiban; superioritas orang asing dan inferioritas pribumi. Bukankah itu di era kolonial? Benar, kini stratifikasi sosial itu telah enyah dari negeri ini, bahkan juga di seluruh dunia. Ayo bangkit! (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-3968598691868170566?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/3968598691868170566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=3968598691868170566&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3968598691868170566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/3968598691868170566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/12/nyalakan-nasionalisme-tugu-lilin.html' title='Nyalakan Nasionalisme Tugu Lilin'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SysJlqdxEnI/AAAAAAAAAHI/2b-W3BuIvps/s72-c/TuguLilinSolo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-6436916713664598308</id><published>2009-12-03T20:58:00.014+09:00</published><updated>2009-12-16T14:17:51.513+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kenapa Kita Mundur?'/><title type='text'>Mengapa Mereka Maju?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Sxeo6cQPeoI/AAAAAAAAAHA/aePyiGppKO4/s1600-h/Aljabar.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410979199279135362" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 132px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Sxeo6cQPeoI/AAAAAAAAAHA/aePyiGppKO4/s320/Aljabar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kala itu saat pandangan dan pemikiran para ilmuwan Barat bertentangan atau ditentang oleh keyakinan penguasa negeri dan agama, mereka lebih memilih keilmuan dan rela meninggalkan negeri dan agamanya. Mereka justru ingin semakin membuktikan bahwa pandangan dan pemikiran keilmuannya juga demi kebaikan dan kebenaran sebagaimana yang mereka yakini. Hasil pandangan dan pemikiran mereka itulah yang banyak memberikan sumbangan pada kemajuan berbagai disiplin ilmu dan teknologi pada jamannya yang sebagian besar berkembang hingga sekarang. Dengan demikian mereka menjadi maju dan unggul menguasai teknologi, ekonomi dan politik dunia kini. (Foto: Monumen astronomi, Madinah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka meninggalkan agama dan memilih ilmu pengetahuan, walau kadang mereka harus mati karena pilihannya itu. Socrates (470-399 SM) yang dikenal sebagai bapak dan sumber ilmu etika atau filsafat dituduh oleh penguasa merusak generasi muda karena metode berfilsafatnya. Socrates adalah guru dari Plato (427-347 SM) filsuf besar dalam sejarah manusia. Socrates dihukum mati melalui proses peradilan resmi penguasa, dengan cara meminum racun sesuai keputusan pengadilan. Masih beruntung Aristoteles (384-322 SM) seorang filsuf besar mampu lari dari negerinya menghindari naas seperti Socrates. Walau akhirnya ia harus wafat di tempat pelariannya. Ia menulis berbagai ilmu Fisika, Metafisika, Etika, Politik, Ilmu Kedokteran dan Ilmu Alam. Di bidang ilmu alam, dialah orang yang pertama mengumpulkan dan mengklasifikasikan spesies-spesies biologi secara sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galileo Galilei (1564-1642 M) adalah astronom, filsuf, dan fisikawan yang berperan besar dalam revolusi ilmu. Dia memberi banyak sumbangan keilmuan dalam penyempurnaan teleskop, observasi astronomi, dan hukum gerak (dinamika). Selain itu, Galileo juga dikenal sebagai pendukung Copernicus mengenai konsep peredaran bumi mengelilingi matahari. Pemikirannya tentang matahari sebagai pusat tata surya bertentangan dengan keyakinan gereja waktu itu bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Akibatnya Galileo dianggap merusak iman dan diajukan ke pengadilan gereja. Ia dihukum dengan pengucilan dalam tahanan rumah sampai meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Jika mereka lebih memilih meninggalkan agama mereka demi ilmu pengetahuan, kita justru kadang rela meninggalkan ajaran agama demi mengejar kemubaziran (kesia-siaan dan ketidak-manfaatan). Jika agama mengajarkan menjunjung sumpah dan amanah tetapi malah menyepelekan dan mengingkarinya, bukannya itu meninggalkan ajaran agama? Itulah yang menyebabkan kegagalan memberikan manfaat dalam kehidupan alam ini. Bukankah ruh kita telah disumpah untuk bersaksi bahwa Allah sebagai Tuhannya? Sehingga tidak ada alasan untuk mengingkari ajaran-NYA yang memberikan amanah kita sebagai khalifah yang bermanfaat untuk &lt;em&gt;rahmatan lil alamin.&lt;/em&gt; Inilah yang membuat mundurnya esensi kebaikan dan kebenaran, dan dengan demikian tidak pernah mendapatkan sebenarnya manfaat dan keunggulan dunia dan akherat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Juga ditegaskan dalam buku "Mengapa Kaum Muslimin Mundur" karangan Al-Amir Syakib Arsalan bahwa salah satu sebab tertinggalnya umat Islam karena gagal menemukan hal yang bermanfaat. Dari Abu Hurairoh ra, dia berkata bahwa Rosululloh SAW pernah bersabda: "&lt;em&gt;Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorang ialah ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya."&lt;/em&gt; (Diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya). Padahal jaman Nabi dan sahabat, Islam telah begitu maju menguasai bagian dunia, termasuk daerah Romawi dan Persia. Dalam ilmu pengetahuan, Ibnu Sina (Avicenna) dikenal sebagai Bapak Kedokteran Dunia. Juga ilmuwan Islam Al Khawarizmi mampu mengembangkan ilmu Matematika seperti Aljabar dan Algoritma yang dikenal sampai kini. (Pulung Chahyono, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#000066;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-6436916713664598308?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/6436916713664598308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=6436916713664598308&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6436916713664598308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6436916713664598308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/12/mengapa-mereka-maju.html' title='Mengapa Mereka Maju?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Sxeo6cQPeoI/AAAAAAAAAHA/aePyiGppKO4/s72-c/Aljabar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7316430924141230923</id><published>2009-11-08T00:07:00.010+09:00</published><updated>2009-12-16T14:19:01.888+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Geleri Etnik Jatim Park'/><title type='text'>Diorama Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SvWOMg8D8wI/AAAAAAAAAG4/73v4n9CSfmM/s1600-h/JatimPark.jpg"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401379673752204034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 127px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SvWOMg8D8wI/AAAAAAAAAG4/73v4n9CSfmM/s320/JatimPark.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;Diorama adalah gambaran kejadian atau keadaan yang diejawantahkan melalui bentuk tiga dimensi, patung serta seluk-beluk lain untuk menyerupai kehidupan dan lingkungan aslinya dengan skala yang sama atau berbeda. Umumnya diorama menggambarkan perjalanan manusia, tokoh, kejadian, keadaan, kehidupan, juga pemandangan untuk tujuan pendidikan, wisata atau hiburan. Diorama biasanya dipajang di museum, bangunan bersejarah, atau tempat wisata agar mampu memberi gambaran yang lebih nyata kepada pengunjung mengenai suatu obyek atau kejadian. (Foto: Galeri Etnik Tengger, Jatim Park)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai diorama gambaran kehidupan bisa dilihat di kompleks Galeri Etnik Nusantara, Jatim Park. Salah satunya adalah diorama kehidupan suku Tengger. Dimana terdapat beberapa orang duduk, dan diantaranya seorang pemuka spiritual dengan memakai &lt;em&gt;udeng &lt;/em&gt;(ikat kepala tradisional)&lt;em&gt;,&lt;/em&gt; baju hitam dan &lt;em&gt;kemben&lt;/em&gt; (sejenis sarung) batik. Sosok ini duduk bersila beralaskan tikar dengan tungku berisi arang bakaran kemenyan di depannya. Mereka berada dalam ruangan berdinding papan kayu di bagian bawah dan ayaman bambu di setengah bagian atasnya. Di galeri ini banyak diorama kehidupan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disetujui atau tidak, kehidupan itu senantiasa dinamis dan berubah-ubah, tidak statis dan &lt;em&gt;mandeg&lt;/em&gt;. Kehidupan berubah juga karena ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang di berbagai aspek. Lihatlah dengan berkembangnya teknologi, berubah pula sistem komunikasi, rancang-bangun, produksi dan hasil budidaya manusia. Perubahan meliputi sisi fisik kehidupan serta sisi non-fisik berupa hubungan interaktif antar manusia serta tatanan kehidupannya. Termasuk pola pikir dan perilaku manusia sebagai makhluk hidup yang saling bersinggungan dan saling memberi dampak dengan makhluk lain dan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya kondisi dan bentuk kehidupan akan terus bertransformasi tiada henti, berubah dan berganti. Sebaiknya kita tidak selalu mengambil sikap pasif, defensif, berprasangka negatif atau curiga terhadap setiap perubahan yang terjadi terhadap manusia maupun aspek-aspek kehidupannya. Kita juga tidak harus berjuang menolak dan melawan setiap perubahan yang tidak disenangi. Justru kita harus berusaha agar arus perubahan itu mampu disaring dan dialirkan guna mengarahkan kehidupan menjadi lebih baik bagi umat manusia, lingkungan serta peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah setiap "diorama" kehidupan itu berubah dari waktu ke waktu. Songsonglah hari esok yang datang, menjemput dan membawanya. Seperti malam yang membawa gelap dan siang dengan terangnya yang terus berganti. Hari demi hari pun bergulir dan tahun demi tahun selalu berjalan. Memang sesungguhnya perubahan tidak hanya bisa mengantarkan manusia pada kemajuan yang lebih baik, tetapi juga kemunduran yang tak disadarinya. Namun demikian tentunya rahasia Gusti Allah tetap akan tersembunyi tanpa mampu diketahui makhluk-NYA. Sang Maha Bijaksana akan tetap pada kehendak dan ketentuan-NYA atas kehidupan ini. (Pulung Chahyono; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#330033;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7316430924141230923?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7316430924141230923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7316430924141230923&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7316430924141230923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7316430924141230923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/11/diorama-kehidupan.html' title='Diorama Kehidupan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SvWOMg8D8wI/AAAAAAAAAG4/73v4n9CSfmM/s72-c/JatimPark.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-5548485828397446549</id><published>2009-10-16T10:33:00.023+09:00</published><updated>2009-11-13T16:41:11.456+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asam Jawa Yang Hilang'/><title type='text'>Kemana Si Rimbun Asam Jawa?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/StfPQckj7XI/AAAAAAAAAGw/xUEYg0Pe-6U/s1600-h/PohonAsamJawa01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393006960253857138" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/StfPQckj7XI/AAAAAAAAAGw/xUEYg0Pe-6U/s320/PohonAsamJawa01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Sejenak saya berhenti di tempat pajang buah asam di satu lorong super market. Asam dikemas dalam kotak karton berwarna dominan merah. Tulisan kemasan berbahasa Inggris &lt;em&gt;"Sweet Tamarind" net weight 500 gr. Product of Thailand. Keep refrigerated for better teste.&lt;/em&gt; Saya lihat harganya per kotak hampir 50 ribu rupiah. Sama, buah asam ini seperti buah asam umumnya! Di banyak referensi juga disebut Asam Jawa dengan nama ilmiah &lt;em&gt;Tamarindus indica&lt;/em&gt; yang biasa digunakan sebagai bumbu masak. Selain sebagai bumbu berbagai masakan, asam biasanya untuk menghilangkan bau amis ikan, bahan sirup, selai, gula-gula, minuman dan jamu. Buah asam banyak mengandung vitamin C, kalsium, fosfor, dan karbohidrat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Wah, buntutnya jadi teringat masa lalu. Lho kok? Tepat di depan rumah saya dulu ada pohon asam besar dan rimbun. Kalau ada hujan yang tidak terlalu deras, orang akan berhenti dan berteduh di bawah pohon asam ini. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan setelah hujan reda. Juga demikian saat musim panas, kadang orang berhenti sejenak &lt;em&gt;ngiyup&lt;/em&gt; di bawah pohon. Sesekali terdengar suara "plok", buah asam matang jatuh ke tanah. Asam banyak berserakan di bawah pohonnya. Saya biasa &lt;em&gt;luru&lt;/em&gt; dan makan buah asam matang begitu saja setelah dibuka kulitnya. Rasanya asam-asam manis. Buah asam menggelembung, bengkok atau lurus. Bijinya bisa bergandeng sekitar 6 gelembung. Asam matang kulitnya keras berwarna kecoklatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Konon pepohonan asam telah ditanam di pinggir jalan-jalan Blitar sejak jaman kolonial Belanda, juga di daerah-daerah lain Nusantara ini. Diceritakan oleh Ayah saya bahwa sampai awal 1950-an, di sepanjang pinggir selatan jalan Merdeka Blitar masih berjajar pohon-pohon asam. Iya, di jalan Merdeka itu, di jantung kota Blitar yang kini penuh pertokoan! Diceritakan juga petugas kebersihan selalu rutin menyapu membersihkan sepanjang jalan di pagi dan sore hari. Oh, kota lama yang terkelola dengan baik, dan bisa dibayangkan betapa teduh dan indahnya kota Blitar waktu itu! Inilah mungkin secuil keindahan yang pernah disaksikan oleh William Barrington D'Almeida dan dituangkan dalam bukunya &lt;em&gt;"Life in Java: with sketches of the Javanese, volume I"&lt;/em&gt; diterbitkan Hurst and Blackett, London 1864. Di halaman 298, Barrington menulis Blitar adalah tempat tamasya yang sangat menyenangkan bagi pengagum keindahan alam. Lingkungannya yang ramah dengan pemandangan Gunung Kelut menjadikan "superb panorama". Barrington juga menggambarkan Blitar yang menyebut sebuah kampungnya mirip Swiss (Mencari Secuil Swiss di Blitar, &lt;a href="http://blitarkita.com/"&gt;http://blitarkita.com/&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Terakhir sampai awal 1980-an, saya masih menyaksikan sisa-sisa pohon Asam Jawa terlihat berdiri di sebagian jalan-jalan di dalam dan luar kota Blitar. Biasanya pohon bagian bawahnya dicat putih melingkari batangnya, dan di pinggir atas dan bawah cat putih diberi garis cat hitam. Agar para lalu-lalang bisa lebih jelas melihat pohon asam dan mewaspadainya di pinggir jalan. Kalau kita dulu berada di pertigaan Cepaka, kemudian menghadap ke Barat, Utara atau Timur, jajaran rimbun pohon asam ini jelas terilihat di pinggir-pinggir jalan. Bayangan teduh pohon asam ini menutupi permukaan aspal jalan. Kini pohon-pohon asam ini masih tersisa di sebagian kecil pinggiran Blitar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Dengan batang pohon kokoh, daun kecil menyirip rimbun dan selalu hijau, pohon asam tak hanya mampu memperindah dan membuat suasana kota teduh. Sebuah penelitian tentang tanaman-tanaman kota menunjukkan bahwa pohon asam menjadi tanaman terbaik karena kemampuannya menyerap polutan terbanyak, khususnya Pb (timbal) yang dihasilkan dari asap kendaraan. Juga kayu pohon asam bisa untuk mebel, kayu bangunan, kerajinan, ukir-ukiran dan patung. Lebih dari itu, tidak perlu negeri ini mengimpor buah asam dari negera lain, malah bisa menjadi negeri pengekspor Asam Jawa. Wajar khan? (Pulung Chahyono; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-5548485828397446549?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/5548485828397446549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=5548485828397446549&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5548485828397446549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/5548485828397446549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/10/kemana-si-rimbun-asam-jawa.html' title='Kemana Si Rimbun Asam Jawa?'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/StfPQckj7XI/AAAAAAAAAGw/xUEYg0Pe-6U/s72-c/PohonAsamJawa01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-4312300034873753637</id><published>2009-10-01T16:37:00.013+09:00</published><updated>2010-10-30T13:33:42.093+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jangan Bersedih Sedikit Harta'/><title type='text'>Jangan Sedih Karena Miskin</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SsRdm5JPr0I/AAAAAAAAAGo/DhMOk1Y5Mjo/s1600-h/Miskin.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387533976997965634" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SsRdm5JPr0I/AAAAAAAAAGo/DhMOk1Y5Mjo/s320/Miskin.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 118px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 169px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #003300; font-family: trebuchet ms; font-size: 85%;"&gt;Jangan bersedih kalau harta anda sedikit atau keadaan anda memprihatinkan, sebab nilai diri adalah sesuatu yang berbeda (La Tahzan, Dr. ‘Aidh al-Qarni). Jangan terjebak dalam rasa sedih, terpuruk,&amp;nbsp;dan suramnya hati karena miskin harta-benda. Terimalah setiap pemberian Gusti Allah dengan hati ikhlas dan syukur, niscaya kita menjadi manusia yang paling kaya. Karena keikhlasan hati dan selalu bersyukur dalam kondisi demikian bisa menumbuhkan rasa tenteram dalam hidup. Demikian inilah disebut hati yang kaya. Nilai diri tidak diukur dengan harta-benda yang dimilikinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara leksikal denotatif miskin adalah tidak berharta, serba kekurangan, dan berpenghasilan rendah. Orang disebut miskin jika dalam keadaan kurang makanan, pakaian seadanya, tidak bertempat-tinggal layak, tidak mampu bersekolah, serta kualitas hidupnya rendah. Orang umumnya cenderung memahami miskin secara materialistis, komparatif dan subyektif. Memang, miskin sering diartikan dari sudut pandang ekonomi dan sosial! Sehingga setiap daerah dan negara akhirnya akan berbeda ketika membuat ukuran kemiskinan. Bank Dunia pun mengelompokkan kemiskinan menjadi dua jenis dengan miskin absolut, dan miskin relatif karena ketegori miskin itu terpengaruh oleh waktu dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miskin sebagai definisi di atas bisa juga karena pilihan! Ya, pilihan karena budaya dan pemahaman hidup. Misal, sebagian suku Badui Arab lebih menyukai hidup di tenda &lt;em&gt;(beit alsha'r)&lt;/em&gt; berpindah-pindah dengan unta dan domba ternaknya di padang pasir luas Arab, walau Raja Arab membangunkan rumah permanen. Sebagian suku di Papua, lebih menikmati hidup di rumah adat &lt;em&gt;(honai)&lt;/em&gt; di pedalaman, meski Pemerintah Daerah memukimkan mereka di pinggir jalan dan kota. Seorang Siddhartha Gautama memilih hidup sebagai pertapa di hutan daripada gelimang kekayaan di kerajaan. Juga sebagian orang Jawa yang berprinsip &lt;em&gt;urip sak madya, ora usah ngoyo, nrimo ing pandum,&lt;/em&gt; yang artinya hidup tidak harus berlimpah dan bergelimang&amp;nbsp;harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, kenapa kemiskinan harus dipahami sebagai ketidak-mampuan dan hal yang memprihatinkan? Justru banyak orang yang dikategorikan berada di dalam "tirani" definisi&amp;nbsp;miskin di dunia ini merasakan damai, tenang dan bahagia hidupnya. Bahkan dengan itu mereka menjadi lebih leluasa dan yakin bisa mendekatkan diri dengan Sang Pencipta, serta menjelajahi sejuknya keyakinan ruhaninya. Mereka demikian lebih bisa mengamalkan perbuatan baik dan bijaksana dalam kesederhanaan lingkungannya. Mereka lebih mampu menjernihkan pikiran dan menjauhkan diri dari keserakahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau toh material&amp;nbsp;menjadi pertimbangan sumber definisi, sebenarnya hidup ini bagai roda berputar. Banyak orang miskin lalu menjadi kaya dan sebaliknya dalam sekejap tanpa bisa ditahan dan ditolaknya. &lt;em&gt;"Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya. Dan apa saja yang Allah tahan, maka tidak seorang pun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"&lt;/em&gt; (Q.S. Faathir [35]: 2). Seluruh rejeki hamba berada di tangan Gusti Allah dan Dia telah mengatur semua itu dengan segala kebijaksanaan-NYA. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-4312300034873753637?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/4312300034873753637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=4312300034873753637&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4312300034873753637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/4312300034873753637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/10/jangan-sedih-karena-miskin.html' title='Jangan Sedih Karena Miskin'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SsRdm5JPr0I/AAAAAAAAAGo/DhMOk1Y5Mjo/s72-c/Miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2596106107968560742</id><published>2009-09-08T16:27:00.015+09:00</published><updated>2009-12-17T12:10:04.889+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kembang Api Ramadhan'/><title type='text'>Kembang Api Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqYIF5U6PBI/AAAAAAAAAGg/lUcwaUCvRfc/s1600-h/kembangapi.jpg"&gt;&lt;span style="color:#330000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378995702321527826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqYIF5U6PBI/AAAAAAAAAGg/lUcwaUCvRfc/s320/kembangapi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#330000;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Pedagang kembang api selalu menghiasi pinggir-pinggir jalan di bulan Ramadhan. Mereka mulai menyeruak menjajakan kembang api di awal bulan Ramadhan. Dagangan kembang api ditata rapi di lapak mereka. Lapak yang sederhana terdiri dari satu meja dan papan kayu miring. Semua jenis kembang api dengan kemasannya yang berwarna-warni di tata berjajar sesuai jenisnya di meja dan papan miringnya. Menarik untuk berhenti dan membelinya bagi para lalu-lalang. Penjualnya cukup menunggu disamping lapaknya duduk di kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembang api banyak dijual menjelang lebaran. Kembang api dinyalakan di malam hari sambil menikmati "kemenangan" setelah seharian puasa menahan lapar dan dahaga. Biasanya pada saat menjelang lebaran, semua anggota keluarga berkumpul saling bertukar cerita dan pengalaman sementara anak-anak riang merayakannya dengan menyalakan kembang api di halaman rumah. Banyak pedagang yang telah mulai menjual kembang api sebelum bulan awal Ramadhan. (Foto: Lapak penjual kembang api, sisi utara Aloon-aloon Blitar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain untuk mainan, kembang api sering digunakan lebih spektakuler untuk seni pentas, perayaan, dan pesta religius dan kultural. Salah satu bentuk kembang api spektakuler adalah pesta kembang api. &lt;em&gt;Kembang api bisa menghasilkan empat efek primer: suara, cahaya, asap, dan bahan terbang. Dalam pesta kembang api, dirancang agar dapat meletus sedemikian rupa dan menghasilkan cahaya yang berwarna-warni seperti merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, dan perak.&lt;/em&gt; (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sebagai mainan, kita perlu tetap berusaha agar anak bisa menikmati permainan kembang api tanpa terluka. Luka bakar umumnya karena percikan atau tetesan apinya. Kembang api yang dimainkan bisa membayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar! Berikut adalah petunjuk sederhana menghindari luka akibat permainan kembang api:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Jangan membiarkan anak kecil menyalakan kembang api sendiri. Orang dewasa harus mendampingi, menyalakan dan, kalau harus dipegang tangkainya, membantu memegang tangkai kembang api. Ingatkan orang sekitar bahwa kembang api akan dinyalakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Menyalakan kembang api dekat barang mudah terbakar sangat berbahaya. Nyalakan kembang api di halaman atau tempat terbuka yang luas. Sebisa mungkin kembang api tidak dipegang tangan saat menyala, tapi dikaitkan di dahan pohon, tiang atau pagar. Jaga jarak agar tidak terkena percikan api.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Tangkai kawat kembang api yang baru padam masih panas. Jangan sampai tersentuh tangan atau terinjak kaki tanpa alas. Setelah dingin buanglah tangkai bekas dan bungkus kembang api di tempat sampah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Memang bermain kembang api kini tidak hanya didominasi anak kecil namun juga orang dewasa sesuai jenis kembang apinya. Untuk tujuan permainan dan hiburan, puluhan jenis kembang api berbagai ukuran bisa didapatkan di pedagang kembang api pingir jalan. Diantaranya kembang api yang umum yaitu jenis percikan bertangkai, gasing, roket, kembang tetes, dan air mancur. Kembang api menjadi bagian yang selalu menyambut dan menyemarakkan bulan Ramadhan. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2596106107968560742?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2596106107968560742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2596106107968560742&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2596106107968560742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2596106107968560742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/09/kembang-api-ramadhan.html' title='Kembang Api Ramadhan'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqYIF5U6PBI/AAAAAAAAAGg/lUcwaUCvRfc/s72-c/kembangapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-8347144238899845621</id><published>2009-09-04T16:28:00.004+09:00</published><updated>2009-09-07T16:38:26.874+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tahu Gejrot Cirebon'/><title type='text'>Simbiosis Tahu Gejrot</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqDCDcNR7pI/AAAAAAAAAGQ/YlqhS9YB4aU/s1600-h/Tahu-Gejrot03.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377511319447662226" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 119px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqDCDcNR7pI/AAAAAAAAAGQ/YlqhS9YB4aU/s320/Tahu-Gejrot03.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Makanan khas Cirebon ini terdiri tahu goreng yang diiris-iris dan bumbu kuahnya campuran kecap manis, cabe rawit, garam, bawang putih, gula merah. Semua bahan bumbu kuahnya terlebih dulu digerus lembut dalam cobek tanah liat. Kuah Tahu Gejrot bisa dibuat dengan rasa pedas, sedang atau tidak pedas. Irisan-irisan kecil tahu goreng kemudian diletakkan di atas kuah bumbunya. Dan makanan ini biasanya langsung dihidangkan dalam cobek kecil tanah liat yang sebelumnya digunakan untuk menggerus bumbu kuahnya. Makan tahu gejrot dengan menusuk setiap irisan tahunya dengan garpu kecil. Makanan daerah yang berkesan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata makanan khas daerah seringkali tidak rumit. Yang lebih berperan kreasi dan ide untuk mampu mempopulerkan makanan khas daerah. Pihak berperan termasuk pemerintah daerah dan masyarakatnya. Sesuai kapasitasnya mereka perlu promosikan masakan khas di daerahnya dulu. Ketika masakan daerah ini sudah memenuhi selera daerah, masakan ini akan terus digemari di daerahnya. Bahkan ketika seseorang keluar dari daerahnya, mereka akan tetap merindukan makanan daerahnya. Dan dipastikan selanjutnya, makanan ini akan mulai dikenal oleh orang-orang di luar daerah. Ketika itu orang-orang memahami bahwa masakan itu adalah khas daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu Gejrot khas Cirebon telah dikenal di luar daerahnya terutama di Jawa Barat dan Jakarta. Di Jakarta biasanya Tahu Gejrot dijual dengan menggunakan gerobak dorong atau gerobak becak. Mirip pedagang bakso atau rujak buah, para penjualnya bisa saja berkeliling atau mangkal di tempat tertentu. Gerobak Tahu Gejrot ini mudah dikenali karena di sisi gerobaknya biasanya terdapat tulisan "Tahu Gejrot Khas Cirebon". Dan tumpukan tahu-tahu gorengnya terlihat di bagian atas gerobak yang sisi-sisinya terbuat dari kaca. Pedagang Tahu Gejrot biasa ditemui di depan pasar, pertokoan atau bahkan gedung perbelanjaan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual Tahu Gejrot yang mangkal di tempat tertentu menyediakan beberapa kursi yang ditempatkan di depan dan samping gerobaknya. Penjualnya langsung mengirisi tahu goreng dan membuat bumbu tahu gejrot di papan sisi samping gerobaknya. Pembelinya hanya perlu menunggu sebentar penjualnya menyiapkan makanan ini. Memang bahan bumbu sederhananya telah disediakan untuk penyajian yang cepat. Para pembeli menikmati makanan tahu Gejrot dengan duduk di kursi yang ada. Setelah selesai makan Tahu Gejrot, pembeli tinggal membayar harganya dan juga sederhana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Di samping tempat mangkalnya penjual Tahu Gejrot biasanya juga ada gerobak penjual minuman. Mereka menjual teh botoh, sprite, frutea dan lainnnya baik yang dingin dalam kotak es atau tidak. Sambil pembeli Tahu Gerjot merasakan nikmatnya Tahu Gejrot, bisa pesan minum. Cepat tentunya, minuman tinggal dibuka tutupnya, diberi sedotan dan langsung diminum. Tanpa disadari di tingkat "akar rumput" pedagang Tahu Gejrot mampu bersimbiosis mutualisme dengan pedagang minuman di daerah barunya, tentunya selain simbiosis sosial-ekonomi di daerahnya sendiri. (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-8347144238899845621?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/8347144238899845621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=8347144238899845621&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8347144238899845621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/8347144238899845621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/09/simbiosis-tahu-gejrot.html' title='Simbiosis Tahu Gejrot'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqDCDcNR7pI/AAAAAAAAAGQ/YlqhS9YB4aU/s72-c/Tahu-Gejrot03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7310015339692305978</id><published>2009-08-25T18:33:00.015+09:00</published><updated>2009-12-17T16:06:41.779+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Founding Father Indonesia'/><title type='text'>Sang Pendiri Negeri</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SpOw4H-JhDI/AAAAAAAAAGI/m4n4oOo0Yns/s1600-h/Sukarno.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373833258642015282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SpOw4H-JhDI/AAAAAAAAAGI/m4n4oOo0Yns/s320/Sukarno.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:85%;color:#330099;"&gt;Masihkah kita ingat Founding Father Indonesia? Tentu saja ingat, Soekarno dan Mohammad Hatta adalah Founding Fathers Indonesia. Atas nama bangsa Indonesia, Sang Pendiri Negeri dan Bapak Bangsa ini menandatangi naskah proklamasi dan sekaligus memproklamirkan kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelahnya, kedua Bapak Bangsa ini diangkat menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Keduanya adalah pahlawan nasional dan simbol persatuan bangsa Indonesia. Beliau adalah simbol perjuangan nasional dalam meraih kemerdekaan dari tangan penjajah. (Foto: Patung Soekarno, Bundaran Perempatan Gebang, Blitar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenanglah kuat mereka sebagai Bapak Pendiri Bangsa ini. Para Founding Father ini berperan penting dalam kemerdekaan negeri ini. Mereka memiliki peran berpengaruh dalam pembentukan sistem kenegaraan, sistem politik, tata pemerintahan. Mereka adalah patriot bangsa yang terlibat dalam penyusunan Undang-Undang Dasar Negara. Para pendiri negeri ini telah berfikir jauh ke depan bahwa negeri ini harus diatur berdasarkan hukum. Mereka mulai berpirah mulai dari Kongres Pemuda 1928 dan Sumpah Pemuda bertumpah darah satu, berbangsa satu dan berbahasa satu, Indonesia! Mereka adalah lebih dari Pahlawan negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tentu tidak muncul begitu saja. Jauh sebelum negeri ini merdeka, mereka adalah anak-anak muda bukan sembarangan yang bersumpah setia pada negeri ini. Lihatlah Soekarno yang waktu ini baru berumur 26 tahun telah duduk sebagai pimpinan Partai Nasional Indonesia (1927). Mohammad Hatta berumur 25 tahun mendirikan Perhimpunan Indonesia di negara Belanda. Mereka bahu-membahu mulai memperjuangkan harkat dan martabat negeri ini bersama pemuda-pemuda luar biasa lainnya. Mereka adalah pemuda-pemuda yang sebenarnya telah mampu memancarkan sinar kepahlawanannya. Mereka berpikir jauh seolah berhasrat kuat merengkuh kembali kejayaan negeri, seperti yang pernah ada dalam sejarah Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui perjuangan panjang mereka termasuk melalui badan-badan yang ada waktu itu, lahirlah Pancasila, Pembukaan UUD dan Batang Tubuh UUD 1945. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) beranggotakan 21 orang yang mewakili semua suku negeri. Dengan diketuai Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta, badan inilah yang mengesahkan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah kemerdekaan Indonesia. Bapak Pendiri Bangsa ini telah begitu taktis merancang suatu negeri indah nan makmur berlandaskan hukum bersama para pejuang-pejuang nusantara lainnya. Mereka adalah orang-orang yang sangat berperan dalam penyusunan sistem politik, pemerintahan dan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pendiri Negeri ini berwawasan sangat luas ke depan. Pancasila dan UUD 1945 tidak pernah lekang tertinggal jaman. Pancasila memuat lima butir nilai hidup yang telah mengalami pemikiran panjang, dipahami dan diterima semua suku dan golongan. &lt;em&gt;Undang-Undang Dasar (UUD) adalah hukum dasar yang berlaku di suatu negara. Undang-undang ini tidak mengatur hal-hal yang terperinci, melainkan hanya menjabarkan prinsip-prinsip yang menjadi dasar bagi peraturan-peraturan lainnya. (Wikipedia, bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).&lt;/em&gt; Jangan pernah paksakan dasar-dasar negara itu diubah hanya untuk memuaskan ambisi satu generasi, apalagi kelompok. Demikian juga, semangat nasionalisme mereka jangan pernah lekang sedikitpun dari setiap hati anak negeri! (Pulung Chahyono)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7310015339692305978?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7310015339692305978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7310015339692305978&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7310015339692305978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7310015339692305978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/08/sang-pendiri-negeri.html' title='Sang Pendiri Negeri'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SpOw4H-JhDI/AAAAAAAAAGI/m4n4oOo0Yns/s72-c/Sukarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-195979615870111159</id><published>2009-07-25T17:34:00.004+09:00</published><updated>2009-07-25T18:10:58.133+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Earth Song'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Michael Jackson'/><title type='text'>Senandung Alam Sang Legenda</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SmrE8PMqh9I/AAAAAAAAAGA/C8rppER7pEI/s1600-h/Alam-Shore.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362314845488842706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 166px; CURSOR: hand; HEIGHT: 132px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SmrE8PMqh9I/AAAAAAAAAGA/C8rppER7pEI/s320/Alam-Shore.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Melihat acara "Official All Time Top 40" urutan tangga lagu Michael Jackson di MTV yang dipandu oleh David Gest (12/07/2009) seperti menyaksikan aksi mempesona sang maestro ilusionis yang membuat mata ini tak rela untuk terpejam. Menyimak empat puluh lagu terbaik sang "King of Pop" mulai sejak ia menjadi bagian dari Jackson 5 sampai ajalnya menjelang. Memang ia seorang Raja Pop yang tiada tertandingi sampai kini. Lihat lima lagu teratasnya versi MTV ini: (1) Earth Song, (2) Billie Jean, (3) You Are Not Alone, (4) Black or White, (5) Heal The World.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menarik dalam lagu puncak tangga teratas "Earth Song", yang biarlah untuk tulisan ini aku alihbahasakan menjadi judulnya "Senandung Alam" agar lebih dekat memahaminya. Senandung tentang kesedihan dan kepedihan alam mungkin tepatnya. Tentu saja menarik karena sebelumnya Jackson lebih banyak menulis dan menyanyikan lagu-lagu yang bertemakan sosial dan kemanusiaan, seperti "We are the world" dan "Heal The World". Dan inilah satu-satunya lagu Jackson yang bercerita tentang kelestarian alam dan perlindungan binatang. Lagu yang bersenandung tentang binatang-binatang dibunuh demi kepuasan manusia. Senandung tentang pohon-pohon hutan yang ditebang karena keserakahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping liriknya, tayangan video musik lagu "Earth Song" manambah miris hati yang melihatnya. Berlatar hutan tropis Amazon, terlihat kekejaman manusia terhadap binatang dimana gajah-gajah, ikan paus dan binatang lain dibantai. Pohon-pohon hutan dijarah tiada tersisa. Kemudian kekeringan melanda. Debu-debu berterbangan. Puing-puing yang terbakar. Asap menyelimuti. Seolah alam dan binatang itu sedang meradang dalam detik-detik kepunahannya. Bumi telah menjadi ladang pembantaian. Bumi telah berdarah-darah. Tidakkah kita merasakan sakitnya? Lihatlah apa yang telah kita lakukan terhadap bumi. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;em&gt;Did you ever stop the notice. The crying earth the weeping shores.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Memang lagu ini telah menarik perhatian dunia, khususnya para pecinta alam maupun penyayang binatang. Lagu ini telah menuai penghargaan dari berbagai organisasi dunia di bidang pelestarian lingkungan dan binatang. Juga menerima nominasi Grammy Award 1997. Jackson menerima Genesis Award: 1995 Dorris Day Music Award, yang diberikan setiap tahun kepada mereka yang memiliki kepekaan terhadap kelestarian binatang. "Earth Song" telah menarik perhatian dunia tentang pengrusakan dan penghancuran alam sebagai akibat dari berbagai kegiatan manusia. (Writer of Negeria Exchange, 2008- Wikipedia, Free Encyclopedia). Dan banyak lagi prestasi lain lagu ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#996633;"&gt;Diakhiri dengan khayalan menyejukkan dalam video musik lagu ini. Dengan efek multimedia canggih, seolah waktu itu bisa diputar balik. Ya, seperti menyiram butiran air dingin kedalam hati yang melihatnya. Menyejukkan hati setelah disuguhi gambaran-gambaran tragis kerusakan alam dan binatang. Seolah ingin melenyapkan rasa jengah dan miris yang timbul setelah melihatnya. Binantang-binatang kembali hidup. Kehancuran bumi berhenti dan alam pulih kembali. Pohon di hutan-hutan yang berdiri lagi. Hijau dan segar kembali. Seandainya bisa seperti itu, semua yang mati hidup lagi dan yang hancur pulih kembali. Sayangnya itu hanya khayalan! (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-195979615870111159?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/195979615870111159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=195979615870111159&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/195979615870111159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/195979615870111159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/07/senandung-alam-sang-legenda.html' title='Senandung Alam Sang Legenda'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SmrE8PMqh9I/AAAAAAAAAGA/C8rppER7pEI/s72-c/Alam-Shore.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-6131259385803487420</id><published>2009-07-09T17:11:00.016+09:00</published><updated>2009-09-08T08:00:12.405+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pasar Pahing Dalam Kenangan'/><title type='text'>Mengenang Pasar Pahing</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqWQUyRFdKI/AAAAAAAAAGY/KhhWGJhzF6I/s1600-h/pasarpahing.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378864016729142434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqWQUyRFdKI/AAAAAAAAAGY/KhhWGJhzF6I/s320/pasarpahing.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;Pasar Pahing menempati sebagian lahan yang dulunya areal pabrik minyak kelapa milik pengusaha Belanda yang diratakan setelah jaman kemerdekaan. Saya ingat sampai awal 1980-an, orang masih menyebut pemukiman di belakang dan samping pasar dengan "kampung pabrik". Pinggir utara pasar dulu langsung berbatasan dengan jalan gang, sedang bagian timur juga terdapat jalan gang. Di tengah pasar ada bangunan yang di dalamnya terdapat los-los pedagang pasar. Pasar ini persis ada di bagian utara dan timur perempatan jalan besar desa Pakunden, kota Blitar. Demikian juga orang menyebut jalan simpang ini dengan "Prapatan Pasar Pahing". Lokasi pasar sangat strategis, dari arah utara, barat dan selatan ada desa-desa penghasil bumi yang hasil panennya dijual melalui pasar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan jual-beli sampai meluber ke jalan-jalan sekitar Prapatan Pasar Pahing, terutama hari &lt;em&gt;Pahing &lt;/em&gt;yang menjadi namanya&lt;em&gt;.&lt;/em&gt; Pinggir jalan barat perempatan pagi subuh menjadi tempat mangkal obrokan hasil bumi; bengkoang, ketela, nanas, rambutan, mangga, kelapa dari desa-desa barat Blitar. Pinggir jalan selatan perempatan pagi sekali juga sudah ditempati para penjual kayu bakar dan gulungan daun jati. Ya, dulu daun jati digunakan sebagai pembungkus barang dagangan dan makanan. Obrokan para penjual ayam, bebek, menthok ada di pinggir jalan utara perempatan. Para pembeli borongan langsung bertransaksi dengan penjual di tempat mangkalnya dan mereka menjualnya lagi di pasar lain dan kios mereka. Sedang pinggir jalan timur perempatan tempat bongkar-muat barang yang biasanya dijual di los-los pasar Pahing, yang umumnya dipasok dari arah timur pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah pasar ada pohon beringin besar rimbun sekali. Kokoh berdiri, tepatnya sedikit ke arah sudut utara-timur areal pasar. Akar-akar tunjangnya sebagian terlihat di atas tanah, saling bertumpuk dan berjajar dari pangkal pohonnya menjalar ke segala arah, kemudian hilang menyusup masuk ke tanah. Akar-akar ini bak ratusan ular berbagai ukuran saling melilit mengarah dan menopang ke pangkal pohonnya. Dahan, ranting dan daun hijaunya menyebar luas ke semua sisi pohon sampai radius bermeter-meter. Ribuan julur akar gantungnya menjuntai dari dahan atas sampai permukaan tanah. Juntaian akar julurnya ini seperti tirai-tirai yang bisa disibak ketika kita melaluinya. Buah-buah kecil beringin yang berwarna merah kehitaman terlihat jatuh berserak diatas tanah bercampur dengan guguran daunnya yang telah kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon beringin ini mampu membuat suasana teduh Pasar Pahing. Panas terik matahari dan derasnya hujan seolah tidak bisa menembus rimbunnya ranting dan daun Beringin. Enam orang yang saling bergandeng-tangan mungkin baru bisa melingkari penuh batang pohonnya. Jika sore menjelang, sekawanan demi sekawanan burung blekok terlihat terbang ke arah pohon ini, hinggap dan bersarang di dalam rimbunnya daun. Saat pagi &lt;em&gt;umun-umun,&lt;/em&gt; burung-burung blekok terbang meninggalkan sarangnya menuju areal persawahan dan sungai untuk mencari makan. Tak ketinggalan, anak-anak riang bermain di bawah pohon Beringin sore saat pasar sepi. Mereka bermain ayunan dengan menggelayut di julur-julur akarnya. Burung-burung blekok dan anak-anak yang damai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati malam, warung-warung nasi, tahu lonthong, wedang ronde, bakul soto, bakul kembang dan penjual rokok buka di dalam pasar. Mereka berjualan sampai hampir pagi. Para pedagang mainan anak kelilingpun banyak yang bermalam sekaligus membuat mainan di dalam los-los Pasar Pahing. Pasar selalu ramai dikunjungi orang-orang desa sekitar untuk menikmati makanan atau sekedar duduk-duduk. Mereka ngobrol dan berkelakar di warung-warung ini sampai kantuk. Juga becak banyak mangkal di perempatan Pasar Pahing. Seolah ramainya Pasar Pahing enggan berakhir, siang menyambung malam, kemudian menjelang pagi berganti pelaku jual-beli. (Pulung Chahyono; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.pulung-online.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;http://www.pulung-online.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-6131259385803487420?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/6131259385803487420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=6131259385803487420&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6131259385803487420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/6131259385803487420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/07/mengenang-pasar-pahing.html' title='Mengenang Pasar Pahing'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SqWQUyRFdKI/AAAAAAAAAGY/KhhWGJhzF6I/s72-c/pasarpahing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7645962611157952018</id><published>2009-06-18T13:12:00.012+09:00</published><updated>2009-06-22T16:39:42.332+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cintaku Negeriku'/><title type='text'>Kumbakarna dan Patriotisme</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SjnADKjueYI/AAAAAAAAAFw/iRr1VLU-sKo/s1600-h/Patriot.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#660000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348517193085516162" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 169px; CURSOR: hand; HEIGHT: 122px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SjnADKjueYI/AAAAAAAAAFw/iRr1VLU-sKo/s320/Patriot.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#660000;"&gt;Syahdan, negara Alengka terdesak hebat oleh pasukan Rama dengan panglima perangnya Hanuman. Silih berganti, panglima perang negara Alengka terbunuh oleh pasukan Rama. Tinggalah Begawan Kumbakarna yang masih tenggelam dalam pertapaan-tidurnya. Kakaknya Rahwana, Raja Alengka, membangunkan sang Begawan untuk memintanya menjadi panglima perang negara Alengka. Karena panglima perang sebelumnya, Indrajid anak lelaki kesayangan Rahwana, telah terbunuh dalam perang. Kumbakarna menolaknya mentah-mentah. Bahkan sebelumnya dia juga telah mengingatkan Rahwana agar mengembalikan Dewi Shinta yang diculiknya dari Rama, putra mahkota negara Ayodya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui dialog panjang penuh emosi antara adik dan kakak, antara raja dan begawan, akhirnya Kumbakarna bersedia menjadi panglima perang negara Alengka. Namun sang Begawan menyatakan kesediaannya ini tidak lain karena kecintaannya kepada negaranya. Kumbakarna pun akhirnya gugur bersama semangat patriotismenya membela negara Alengka yang terus digempur Pasukan Rama. Kumbakarna gugur bukan karena membela kakaknya Rahwana yang menculik Dewi Shinta, tetapi karena kecintaannya terhadap tanah tumpah darahnya. Dewa-dewi pun turun ke bumi menyambut arwah sang patriot ini dan menghantarkannya ke Swargaloka. Ini adalah kisah patriotis yang melegenda dalam kisah Ramayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patriotisme ibaratnya tidak terpengaruh apakah pemimpin negaranya benar atau salah. &lt;em&gt;"Right or wrong is my country".&lt;/em&gt; Patriotisme adalah kecintaan, kesetiaan, dan kebanggaan seseorang terhadap bangsa dan negaranya. Seorang patriot sejati akan menyatakan bahwa keutuhan bangsa dan negaranya adalah "harga mati". Ini tidak bisa ditawar! Patriotisme berasal dari kata "patriot" dan "isme" yang berarti jiwa atau semangat kepahlawanan. Seorang patriot memiliki sikap berani dan rela berkorban demi bangsa dan negara, sebagai martir pembela tanah air. Pengorbanan harta-benda dan jiwa-raga, segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang masa perang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, para patriot pahlawan negeri ini juga telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi cintanya pada tanah air. Patriotisme mereka menembus batas-batas kedaerahan, adat-istiadat, pandangan serta keyakinan. Para patriot ini terbakar rasa cintanya pada negeri dan rela berkorban demi terbebasnya negeri dari cengkeraman kolonial. Meski hanya berbekal bambu runcing, mereka berani menyongsong ganasnya mesiu dan dentuman meriam. Mereka rela berjuang, bergerilya, berjalan dari dusun ke dusun, dari hutan ke hutan berbulan-bulan. Demi negeri tercinta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Manakala suatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan." &lt;/em&gt;(Wikiquote: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945). Kini patriotisme tidak harus dimaknai dengan darah dan perang semata. Patriotisme juga bisa diejawantahkan melalui perjuangan intelektual dan diplomasi. Bahkan di era maju ini makna patriotisme semakin berkembang dan bisa diartikan sebagai kerelaan dan kesetiaan terhadap kedermawanan dan kemanusiaan; memberi amal bantuan, mengkritisi ketidakadilan, keberanian menyelamatkan orang lain, menolak kesewenang-wenangan, dan semangat membangun negerinya, bisa diartikan sebagai tindakan "patriotis". Perang adalah jalan terakhir, Bung! (Pulung)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7645962611157952018?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7645962611157952018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7645962611157952018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7645962611157952018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7645962611157952018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/06/kumbakarna-dan-petriotisme.html' title='Kumbakarna dan Patriotisme'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SjnADKjueYI/AAAAAAAAAFw/iRr1VLU-sKo/s72-c/Patriot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-7484276024335738390</id><published>2009-06-08T11:17:00.009+09:00</published><updated>2009-07-02T13:25:54.311+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hiduplah Seperti Lebah'/><title type='text'>Jangan Seperti Lalat</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Six1jad2SOI/AAAAAAAAAFo/Qtv6GLCrdXU/s1600-h/ForOthers02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344776109042321634" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Six1jad2SOI/AAAAAAAAAFo/Qtv6GLCrdXU/s320/ForOthers02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Hiduplah seperti lebah, jangan seperti lalat! Memang dalam sebuah hadits, lebah dijadikan metafor bagi orang beriman. Lebah memakan sari bunga, dan mengeluarkan madu. Lebah juga tidak merusak atau mematahkan sesuatu yang dihinggapinya. Keberadaan lebah diharapkan, dan bahkan dibudidayakan, untuk memberikan manfaat bagi manusia. Tetapi lalat, keberadaannya selalu tidak diharapkan oleh manusia. Karena lalat mendatangkan penyakit. Lalat memakan makanan yang kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap. Lalat banyak berkerumun dan berterbangan di tempat sampah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Itulah pesan spiritual yang disampaikan KH. Duri Ashari, seorang ustadz terkenal dari Semarang, yang saya simak sekitar awal tahun ini di suatu acara tausiah &lt;em&gt;sersan (serius tapi santai)&lt;/em&gt; di markas KBIH Mandiri, daerah Sumber, Solo. Sebagai pelengkap, Beliau juga menambahkan nasehat metafor serupa lainnya &lt;em&gt;"Uripo koyo jeruk iso didum kanggo wong akeh lan ora nyereti ning gulu"&lt;/em&gt; (Berusahalah untuk hidup seperti buah jeruk, bagian-bagiannya bisa dibagi ke orang banyak, dan tidak membuat tenggorokan seret). Maknanya serupa, yaitu hidup harus bermanfaat bagi orang banyak dan selebihnya harus ikhlas; disini dikiaskan agar tidak membuat tenggorokan seret dan sulit ditelan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyatakan &lt;em&gt;"Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain".&lt;/em&gt; Dan ini pula yang selalu dicontohkan dalam kehidupan Kanjeng Nabi bahwa sebagai manusia harus memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi orang lain. Inilah hebatnya pesan-pesan Kanjeng Nabi selalu memuat nilai spiritual universal. Pesan-pesan dunia sepanjang masa! Sampai kapanpun, siapapun orangnya di dunia ini perlu meneladani dan melakukan nilai universal ini. Namun hanya orang-orang yang telah tercerahkan dan penuh kasih pada sesamanya yang mampu dan tergerak melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia lain. Apakah dia orang miskin, orang kaya, pejabat, artis, pelajar, karyawan, wiraswastawan, dan sebut saja yang lainnya. Memberikan manfaat sesuai kapasitasnya, bukan malah menyusahkan orang lain atau mengambil hak-hak orang lain! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Ada dua kata kunci dalam frasa "bermanfaat bagi manusia lain" yang perlu diperjelas; "bermanfaat" dan "manusia lain" sebagai predikat dan obyeknya. Kata "bermanfaat" tidak bisa dipahami sebagai memberi sesuatu berupa material saja, tetapi juga mencakup immaterial. Ya, kedua-duanya, bisa berarti memberi manfaat berupa barang, tenaga, pikiran, semangat dan pengetahuan. Sedangkan kata "manusia lain" juga harus dipahami baik secara langsung maupun tidak langsung. Artinya memberikan manfaat secara langsung kepada manusia itu sendiri dan juga secara tidak langsung dengan menciptakan kondisi dan lingkungan yang bisa bermanfaat bagi manusia lain. Memang demikian, harus memahami maknanya secara menyeluruh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;Saya melihat masih semakna dan lihatlah contoh pengejawantahannya. Kesuksesan dalam hidup ini tidaklah bergantung pada apa yang anda dapatkan dalam hidup ini, namun bergantung pada apa yang anda perbuat bagi orang lain.&lt;em&gt; "Success in life has nothing to do with what you are going in life or accomplish for yourself. It’s what you do for others" (Danny Thomas).&lt;/em&gt; Danny Thomas adalah seorang penyanyi, komedian, MC dan artis film terkenal di Amerika (1914-1991). Dia lahir di daerah peternakan kuda di Michigan dari keluarga imigran asal Libanon. Thomas mendirikan St. Jude's Research Hospital, sebuah rumah sakit yang didedikasikan untuk menyembuhkan penyakit anak-anak dan dibuka tahun 1990 di Memphis, Tennessee. (Pulung) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-7484276024335738390?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/7484276024335738390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=7484276024335738390&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7484276024335738390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/7484276024335738390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/06/jangan-seperti-lalat.html' title='Jangan Seperti Lalat'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/Six1jad2SOI/AAAAAAAAAFo/Qtv6GLCrdXU/s72-c/ForOthers02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-2942055053548468551</id><published>2009-06-02T16:10:00.006+09:00</published><updated>2009-06-02T20:30:51.020+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sama di Muka Hukum'/><title type='text'>Equality Before the Law</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SiTRcp1ao2I/AAAAAAAAAFg/-Cfu_WFXJy0/s1600-h/law02.jpg"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342625348164690786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 170px; CURSOR: hand; HEIGHT: 118px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SiTRcp1ao2I/AAAAAAAAAFg/-Cfu_WFXJy0/s320/law02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tahun 1903 dua orang imigran muda tiba di negara Inggris. Keduanya melarikan diri dari kota Alexandria, Mesir karena mereka merasa di negara Inggris akan mendapatkan kebebasan. Tidak hanya kebebasan dari keluarganya yang tidak menyetujui pernikahan mereka, tetapi kebebasan berdasarkan hukum dari semua bentuk diskriminasi. Mereka percaya bahwa negara Inggris adalah suatu negara yang memperlakukan semua orang dengan sama, tanpa melihat warna kulit, ras, agama dan jenis kelamin. Kedua orang tersebut adalah kakek dan nenek yang menurunkan ibu saya. Demikian awal pidato Lord Phillips, Hakim Agung, England and Wales, di &lt;em&gt;East London Muslim Centre,&lt;/em&gt; dengan judul "Equality Before the Law" tanggal 3 Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa negara, pembuat hukum dan penegak hukum di tangan yang sama. Di negara Inggris kekuasaan untuk keduanya dipisahkan. Parlemen membuat hukum. Pemerintah mengelola negara sesuai ketentuan hukum. Dan jika ada individu atau pejabat negara diduga melanggar hukum maka hakim yang memutuskan apakah benar hukum telah dilanggar, menetapkan sanksi dan tindakan perbaikan. Hakim di negara ini diangkat oleh &lt;em&gt;Independent Appointment Committee.&lt;/em&gt; Mereka melakukan tugas sesuai sumpah. Mereka memperlakukan setiap orang sama. Hakim tidak terpengaruh oleh harapan pemerintah, dan tidak ada pejabat yang berani mempengaruhi hakim dalam memutuskan perkara. Setiap hakim independen secara individual, dan Hakim Agung pun tidak bisa mengarahkan hakim lain dalam memutuskan perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum di negeri Inggris dibuat berdasarkan nilai-nilai universal toleransi, keterbukaan, persamaan dan saling menghargai. Setiap orang yang datang ke hadapan hukum di negara ini akan menerima perlakuan yang sama dalam penerapan hukum. Hakim akan memperlakukan semua pihak yang berperkara dengan cara yang sama. Tugas hakim adalah menerapkan hukum, tanpa mempertimbangkan apakah dia setuju atau tidak dengan hukum tersebut. Justru di negara ini, pertanyaannya sudah bukan lagi "Apakah hakim memperlakukan setiap orang sama?", tetapi "Apakah hukum memperlakukan setiap orang sama?". Memang hukum cenderung merefleksikan motif, keinginan, keyakinan, perilaku dan prasangka atau kurangnya prasangka dari pihak pembuat hukum. Demikian juga Parlemen cenderung menetapkan hukum yang mencerminkan perilaku dan keinginan mayoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal agama, di negara Inggris setiap orang bebas menunaikan ibadah agamanya. Terdapat sekitar 1,6 juta umat Muslim hidup di negara Inggris. Mereka menjadi bagian penting dan bernilai dalam masyarakat Britania. Mereka terwakili dengan baik dalam kelompok masyarakat, diantaranya melalui &lt;em&gt;Muslim Council of Britain.&lt;/em&gt; Mereka memiliki tujuan membangun hubungan masyarakat yang lebih baik dan bekerja demi kebaikan bersama dalam kesatuan masyarakat. Juga di &lt;em&gt;London Muslim Center&lt;/em&gt; ini mereka bertujuan membangun hubungan antar agama dan kohesi masyarakat, salah satunya. Di negara Inggris sudah ada 3 Bank Islam yang disetujui &lt;em&gt;Financial Services Authority&lt;/em&gt; untuk melakukan usaha berdasarkan hukum Syariah. Sejumlah sukuk juga telah dijual di Bursa Saham London. Bahkan bulan Mei 2008 di negara Inggris ada perusahaan asuransi Islam atau &lt;em&gt;“takaful” provider&lt;/em&gt; yang mulai beroperasi dan ini adalah pertama di benua Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya cuplik dari teks pidato Lord Phillips, Hakim Agung, England and Wales, yang aslinya 10 halaman. Saya menemukan teks pidato ini saat saya berselancar di dunia internet &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.judiciary.gov.uk/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000066;"&gt;www.judiciary.gov.uk&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000066;"&gt;. Banyak makna yang bisa dipetik, terutama bagi negara penganut model pemerintahan negara demokrasi "trias politica" dimana kekuasaan dibagi menjadi eksekutif, legislatif dan yudikatif. Masing-masing kekuasaan ini dipisahkan dan independen di bidang tanggungjawabnya masing-masing. Terutama lembaga yudikatif adalah benar-benar independen untuk melindungi hak dan kebebasan setiap warga negara. Setiap orang sama dimuka hukum! Sampai disini, cobalah tengok sistem peradilan di Indonesia. (Pulung)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-2942055053548468551?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/2942055053548468551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=2942055053548468551&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2942055053548468551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/2942055053548468551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/06/equality-before-law.html' title='Equality Before the Law'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SiTRcp1ao2I/AAAAAAAAAFg/-Cfu_WFXJy0/s72-c/law02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-1834052969067702951</id><published>2009-05-21T13:41:00.011+09:00</published><updated>2009-06-26T14:49:48.249+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kali Lahar Blitar'/><title type='text'>Kali Lahar, Riwayatmu Dulu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/ShTcN-TveRI/AAAAAAAAAFY/Iipc7KjCH0c/s1600-h/Kali-Lahar3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338133590963091730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 118px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/ShTcN-TveRI/AAAAAAAAAFY/Iipc7KjCH0c/s320/Kali-Lahar3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000066;"&gt;Benar, kali ini adalah jalur lahar. Orang juga menyebutnya dengan "kali Lahar". Aliran kali Lahar seolah membelah kota Blitar, berkelok melewati beberapa desa di dua kecamatan Kota Blitar; kecamatan Kepanjen Kidul dan Sukorejo. Kali Lahar ini bermula dari hulunya di lereng Gunung Kelud, dan berakhir di hilirnya di Sungai Brantas. Tepatnya berhulu di kali Badak di ujung lereng Kelud kecamatan Nglegok, dan berakhir di tempuran kali Brantas di desa Gendong, kecamatan Sanan Kulon. Diperkirakan panjang seluruh badan kali Lahar dari hulu sampai hilir sekitar 55 Km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kali Lahar seakan sulit dipisahkan dengan cerita gunung Kelud dan letusan laharnya. Seperti cerita gunung Kelud yang memuntahkan lahar panas, awan panas, pasir dan debu vulkanik di tahun-tahun lalu, kali Lahar pun juga menjadi cerita turun-temurun. Termasuk cerita kecemasan warga masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran kali jika gunung Kelud meletus. Seperti beberapa waktu yang lalu dinyatakan ada peningkatan aktifitas gunung Kelud, para warga sekitar bantaran kali Lahar menjadi orang yang paling mewaspadai dan diwaspadai keselamatannya. Mereka masuk dalam daftar orang yang akan dievakuasi jika lahar benar terjadi. Kewaspadaan letusan gunung Kelud tentunya juga diperhitungkan dan disampaikan kepada semua warga Blitar pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah dengar cerita cukup menegangkan tentang kali Lahar. Dan cerita menegangkan ini biasanya berulang saat obrolan-obrolan panjang warga ketika gunung Kelud diberitakan akan meletus. Walau kadang letusan tidak benar terjadi kemudian, atau hanya issue insidentil antar warga masyarakat. Kadang hanya karena cuaca sangat panas orang akan bilang: "Wah &lt;em&gt;sumuk&lt;/em&gt; puanas, jangan-jangan gunung Kelud akan meletus." Mungkin saja, karena mereka belajar dari pengalaman letusan sebelumnya. Diceritakan bahwa letusan gunung Kelud tahun 1951 dan 1966 telah memakan banyak korban jiwa terutama di sekitar bantaran kali Lahar. Korban manusia itu bergeletakan atau bahkan tersangkut pepohonan di sepanjang pinggiran kali Lahar. Konon juga banyak korban ditemukan di daerah luberan lahar dari kali Lahar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan belas tahun lalu, tahun 1990, saya menyaksikan ganasnya letusan gunung Kelud. Akibat letusannya, berjuta-juta meter kubik pasir dihamburkan dari kawahnya ke langit, melayang dan jatuh menutupi tebal atap-atap rumah, halaman dan jalan sampai radius puluhan kilometer. Pasir memang tidak lepas dari setiap letusannya. Dari dalam kawah gunung Kelud, pasir juga terus terbawa air ke sepanjang sungai. Banyak warga sekitar bantaran kali Lahar bermata pencaharian sebagai pencari pasir untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anaknya. Mereka membawa &lt;em&gt;cikrak&lt;/em&gt; bambu dan menyelam sejenak ke dasar sungai, dan ketika muncul ke permukaan &lt;em&gt;cikrak&lt;/em&gt; mereka telah penuh pasir. Dan pasir dari &lt;em&gt;cikrak&lt;/em&gt; demi &lt;em&gt;cikrak&lt;/em&gt; mereka kumpulkan di gundukan pasir pinggir kali. Para lalu-lalang di atas jembatan kali Lahar Pakunden dulu bisa dilihat sebagian kegiatan warga yang mencari pasir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama teman-teman sekolah dasar saya dulu kadang ke kali Lahar untuk mandi dan &lt;em&gt;ciblon&lt;/em&gt; saat terasa gerah di musim panas. Selepas pulang dari SDN 1 Blitar berjalan lurus ke arah Timur, ke Blitar Pojok kita menyebutnya. Kemudian menuruni lereng sungai dan mandi di aliran kali atau di &lt;em&gt;belik&lt;/em&gt;, sumber air kecil di pinggir sungai. Masih bening sekali air kali Lahar waktu itu. Karena beningnya biasanya kita mengumpulkan batu berwarna dan berbentuk bagus dari dasar sungai. Juga menangkap &lt;em&gt;kroco&lt;/em&gt;, sejenis siput kecil yang terlihat jelas saat merambat di dasar sungai. Mencari ikan dengan &lt;em&gt;newu&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;gogo&lt;/em&gt;, cara sederhana menangkap ikan dengan tangan. Biasanya dapat ikan &lt;em&gt;cethol, cengor&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;wader&lt;/em&gt; kecil, atau ikan kecil berwarna-warni. Kemudian ikan-ikan ini dimasukkan ke kantung plastik bekas diisi air untuk dibawa pulang, dan kemudian dipelihara di bak air jamban di rumah. Itu dulu! (Pulung Chahyono, &lt;a href="http://www.pulung--online.blogspot.com/"&gt;www.pulung-online.blogspot.com&lt;/a&gt;; &lt;a href="mailto:mitra_ulung@yahoo.com"&gt;mitra_ulung@yahoo.com&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8922551526814088464-1834052969067702951?l=pulung-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulung-online.blogspot.com/feeds/1834052969067702951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8922551526814088464&amp;postID=1834052969067702951&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1834052969067702951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8922551526814088464/posts/default/1834052969067702951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulung-online.blogspot.com/2009/05/kali-lahar-riwayatmu-dulu.html' title='Kali Lahar, Riwayatmu Dulu'/><author><name>pulung</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02071454119703060473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/SPLY9mN64DI/AAAAAAAAAAM/0dZtuc0xQoM/S220/pulung01.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VKYccI6AYyg/ShTcN-TveRI/AAAAAAAAAFY/Iipc7KjCH0c/s72-c/Kali-Lahar3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8922551526814088464.post-8231838005182761243</id><published>2009-05-14T13:00:00.010+09:00</published><updated>2009-06-26T14:46:43.059+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manusia dan Masalah'/><title type='text'>Problem Can Be Asset</title><content type='html'>&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_VKYccI6AYyg/SguXzrE8WhI/AAAAAAAAAFQ/9bONmLNxFqQ/s1600-h/Problem-Asset.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335525097543064082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 168px; CURSOR: hand; HEIGHT: 117px" alt="" src="http://lh6.ggpht.com/_VKYccI6AYyg/SguXzrE8WhI/AAAAAAAAAFQ/9bONmLNxFqQ/s320/Problem-Asset.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;color:#330000;"&gt;Masalah &lt;em&gt;(problem)&lt;/em&gt; adalah sesuatu yang menghambat atau menjadi ganjalan dalam mencapai tujuan, cita-cita atau sasaran yang diinginkan. Sesuatu hal yang belum terselesaikan. Dalam arti luas, masalah adalah segala sesuatu yang dianggap berbeda secara signifikan antara kenyataan yang ada dengan keadaan yang diharapkan. Setiap masalah memerlukan penyelesaian. Waktu diperlukan untuk menyelesaikan masalah, tergantung dari tingkat kerumitan masalah. Penyelesaian masalah memerlukan proses pemikiran. &lt;em&gt;(Wikipedia, the free encyclopedia). &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia berbeda masalahnya. Demikian juga cara memadang masalah, setiap manusia bisa berbeda dalam memahami dan memaknai masalah yang beragam jenis, sifat dan lingkupnya. Mereka bisa berbeda dalam menganggap masalah apakah sederhana/rumit, biasa/luar biasa, berat/ringan, gampang/sulit, besar/kecil, dan pribadi/umum. Sumber masalah mungkin dari faktor internal manusia itu sendiri, eksternal, atau gabungan daripadanya. Manusia tentunya akan berupaya menyelesaikan masalahnya dengan caranya yang berbeda-beda pula, sesuai lingkungan dan hasil yang dikehendaki. Bisa saja seseorang menggunakan cara tradisional, kekeluargaan, pendekatan budaya, religius, pemikiran rasional, sistematis, atau teknik-teknik penyelesaian masalah (&lt;em&gt;problem solving techniques)&lt;/em&gt; terkini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu cerita. Seorang lelaki muda tiba-tiba berkata "Saya menghadapi masalah", sambil mendatangi Dr. Norman Vincent Peale di Fifth Avenue, New York, kemudian merangkulnya seraya memohon, "Dr. Peale, tolong bantu saya. Saya tidak dapat mengatasi masalah saya yang terlalu banyak." Dr. Peale berkata, "Bukankah kita telah membicarakan masalah anda. Bila anda melepaskan rangkulan anda, saya akan menunjukkan suatu tempat dimana orang-orang yang tidak memiliki masalah." Laki-laki muda itu menanggapi, "Jika anda dapat menunjukkan tempat itu, saya bersedia mengeluarkan b
